Langsung ke konten utama

Museum Tsunami Aceh




Tampak Dari Depan


Rancangan  Bapak Ridwan Kamil

Liburan Ke Aceh takkan lengkap jika tidak mengunjungi bangunan yang berdiri kokok ditengah Kota. MUSEUM TSUNAMI ACEH  Sebuah bangunan yang diprakarsai oleh Bapak Muhammad Ridwan Kamil atau biasa disapa Kang Emil ini diresmikan pada bulan februari 2008 oleh Presiden Susilo Bambang Yodhoyono. Dan bangunan ini akhirnya menjadi primadona untuk meningkatkan pariwisata di Aceh, sekaligus mengenang Musibah yang terjadi  pada tanggal 24 Desember 2004 

Desain Museum Tsunami ini sungguh indah dan luar biasa, dari luar saja saya sudah menggumam sendiri, betapa hebat nya Kang Emil ini ya.

Saat pertama kami masuk dalam ruangan, tiba2 kami harus melewati tempat yang gelap, dan ditemani suara deruh ombak,seakan akan  saya saat itu berada dikegelapan laut, sesekali percikan air yang jatuh dari atas  membasahi sedikit pakaian saya. Setelah melewati lorong ini, kami melihat ruangan yang penuh dengan batu2 seperti nisan.. ( mulai merinding saya, karena ruangan ini cukup hening dan sangat tenang ) heeheh maaf, ternyata saya salah, Batu batu ini ternyata sebuah layar dimana kita bisa menyaksikan peristiwa terjadinya tsunami.. terdiam sejenak menyaksikan  peristiwa saat itu, dan tanpa terasa menetes air mata saat saya menonton peristiwa itu.

Jalan yang Menurun Gelap serta Ditemani gemuruh Air


Batu2 kukira Nisan ternyata sebuah Layar Tv... ( Malunyeee )

Tak Mau Larut dengan kesedihan, kami beranjak ke ruangan lain, kami berhenti di ruangan Sumur Doa, Ruangan ini hanya menggunakan cahaya dari atas corong yang berlafas ALLAH dan dari pintu masuk saja ,namun lantunan ayat suci alqur'an didalamnya lagi2 membuatku merinding dan pilu, apalagi ruangan yang berbentuk corong ini didindingnya ditempel nama nama korban tsunami.  dan diujung corong ini terdapat tulisan ALLAH, diartikan sebagai tanda bahwa kita semua akan kembali kepada Nya kelak, Ya Allah lagi2 aku takjub dengan interior bangunan ini sekaligus aku sedih..begitu banyak nama2 korban yang tertera disana.


Ujungngya sebuah Corong Berlafaz ALLAH

Nama2 korban Tsunami yang ditempel di dinding 

Lanjut kami memasuki ruangan yang penuh foto2 peristiwa Tsunami, lagi2 melihat foto2 ini keluar lagi air mataku...Aaahh hati ku benar2 dibuat terharu selama didalam ruangan ini, apalagi Museum ini juga menyediakan Ruangan seperti Bioskop kecil, dimana kita bisa menonton langsung peristiwa Tsunami seperti dilayar lebar..Suara pilu dan isak tangis korban, membuatku tak tahan untuk menahan air mata , Alhasil setelah film selesai diputar,,mataku pun memerah..


Galery Museum yang Penuh Foto2 menyayat Hati


Foto Kapal2 yang diterjan Tsunami


Hati Ibu Mana yang kuat melihat Foto diatas ????

Kami mulai keluar dari ruangan yang penuh kepiluan ini,dan menjelajahi satu persatu bagian2 bangunan yang dirancang super bagus ini.. diluar museum ini terdapat sebuah kolam, dimana kolam ini dikelilingi oleh batu2 yang bertuliskan nama nama negara yang membantu dalam peristiwa Tsunami, serta diatas langit2 bangunan ini juga terdapat bendera nama nama negara yang bertuliskan damai,




Bendera2 diatas dari Berbagai Negara dan bertuliskan DAMAI

Masyarakat Aceh patut berbahagia, karena adanya Museum Tsunami ini , Kota Aceh menjadi ramai didatangi oleh pengunjung baik dari dalam daerah maupun dari manca negara, dan pastinya Semua yang datang kesini kagum dengan Bangunan dan isi dari  Museum ini.

Oh iya, masuk ke Museum Tsunami ini tidak dipungut biaya, artinya gratis, jadi sangat disayangkan jika sudah ke Aceh namun tidak mampir kesini untuk mengenang peristiwa bersejarah, Jam buka museum Tsunami Aceh  Setiap Hari jam 9.00wib -16.15 wib , Jum'at Tutup dari jam 12.00- 14.00wib dan Hari Libur Nasional Tutup.

Mari berkunjung ke Museum Tsunami Aceh :) 

































Komentar

Postingan populer dari blog ini

Mencoba Menu Sei Sapi Makanan Khas NTT di Cafe JomTea Batam

Beberapa bulan ini wara wiri diberanda media sosialku menu Sei Sapi, hanya saja menu ini tersedia di Jakarta sehingga aku tak bisa mencobanya. Karena berbahan dasar dari daging Sapi yang merupakan daging kesukaanku akhirnya aku browsing mengenai kuliner ini. Ternyata Se'i Sapi merupakan kuliner yang berasal dari Nusa Tenggara Timur, jika didaerahnya sana se'i sapi menggunakan bahan dari daging Babi namun dikota kota lain sudah menggunakan daging sapi atau ayam sebagai bahan utamanya. Sei Sapi Diasap Bukan Dibakar Sei sendiri merupakan daging yang dimasak dengan cara di asap  dalam waktu yang cukup lama, sehingga saat dimakan rasa asapnya pasti ada terasa. Jadi beda aromanya dengan daging yang dibakar.  Sei Sapi Dicocol Dengan Sambal Mercon Di cafe Jomtea Sei Sapi di jual dengan pilihan berbagai aneka sambal seperti : Sambal Mercon Sambal Matah Sambal BBQ Sambal Mushroom Karena aku penyuka kuliner pedas, jadi aku memilih Sei Sapi sambal merecon dengan harga 23K, namun karena ad...

Review si Kecil yang Canggih, FOREO LUNA play plus

Hai hai hai, masih setiakan sama blog dari sarahjalan ? nah kali ini aku pengen share tentang pengalaman aku memakai FOREO LUNA play plus  ni. Namun, sebelum aku menceritakan pengalamanku memakai FOREO LUNA play plus, aku mau mengingatkan kembali bagaimana tahapan menggunakan FOREO LUNA play plus. Biasanya Setelah pulang kerja seperti biasa aku melakukan aktifitas dulu dirumah sampai malam menjelang, dan sebelum tidur membersihkan wajah dengan benar menjadi rutinitas wajib cara mengatasi jerawat. Sebelum aku memulai cuci muka, biasanya aku menggunakan cleansing water dengan menggunakan kapas. Setelah itu barulah aku mulai membersihkan wajah dengan menggunakan alat pembersih wajah FOREO LUNA play plus Ada beberapa  Tahap membersihkan wajah menggunakan FOREO LUNA play plus : Basahi wajah dengan air, kemudian kasi sabun pembersih wajah secara menyeluruh Hidupkan FOREO LUNA play plus dengan cara menekan tombol kecil yang terletak di belakang body FOREO, ...

Cara Mendapatkan Foto Copi Sertifikat Rumah yang Masih Milik Bank

Melihat kondisi rumah kecil saya yang atapnya bocor dimana mana, membuat hati saya selalu gundah ketika hujan turun dengan derasnya, maklum saja dari 8 tahun yang lalu memang saya belum pernah merenovasi atap rumah yang memang sudah lapuk alias asbesnya retak2.  Sudah berusaha menyisihkan uang gaji, namun tetap saja tidak cukup untuk merombak kembali atap rumah saya,apalagi dinding2 nya juga sudah mulai rusak. Bahan material dan upah dari tukang sudah membuat saya terkaget kaget.