Tampilkan postingan dengan label EVENT-WISATA. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label EVENT-WISATA. Tampilkan semua postingan

Jumat, 01 Februari 2019

Menyaksikan Perlombaan Keelboat Diantara Kencangnya Angin Dan Ombak Dalam Event 4Th Wonderful Indonesia Nongsa Regatta 2019

Angin utara guys, dimana angin bertiup kencang disertai dengan ombak yang cukup tinggi,  itu tandanya bahwa Batam punya event keren yang setiap tahun ditunggu tunggu oleh para peserta dari berbagai negara di dunia, dan di tahun keempat  kembali Nongsa Point Marina Resort Batam menjadi tuan rumah untuk para peserta Keelboat  bertanding unjuk kebolehan ditengah laut yang dirangkum dalam event 4Th Wonderful Indonesia Nongsa Regatta 2019.

Event yang berlangsung selama 3 hari  25-27 Januari 2019 ini menghadirkan para peserta dari berbagai negara yakni, Singapura, Inggris, Amerika dan New Zealand. Mereka datang sendiri ? tentu tidak dong, mereka datang ke Batam bersama keluarga, Dengan kata lain, event ini sekaligus jadi pintu masuk wisatawan mancanegara ke Croasborder Kepri. 


Keelboat Yang Sedang Bertanding di 4Th Nongsa Regatta 2019

Rabu, 06 September 2017

Vote Video Wonderful Indonesia Dalam Ajang UNWTO Award -Tourism Video Competition


Bulan September 2017 ini, Indonesia kembali mengikuti kompetisi video pariwisata negara yang diselenggarakan oleh United Nation World Tourism Organization ( UNWTO ). Kementrian Pariwisata (Kemenpar ) ikut mengirimkan video yang berdurasi 3 menit dengan judul " Wonderful Indonesia : The Journey to a Wonderful World ".

Video Wonderful Indonesia yang bertajuk The Journey to a Wonderful World sendiri menampilkan beberapa destinasi dan budaya popular di Tanah Air, seperti  Raja Ampat, Lombok, Bali, Yogyakarta dan pesona bawah laut Wakatobi.

Video promosi pariwisata Indonesia ini akan bersaing dengan 63 video promosi wisata dari negara lain dalam ajang UNWTO Award- Tourism Video Competition untuk kategori People's Choice Awards.  Kompetisi itu sendiri diadakan dalam rangka menyambut event ke-22 UNWTO General Assembly yang akan digelar di Chengdu - China pada September 2017 ini.

Masyarakat Indonesia diharapkan dapat berperan membantu video Wonderful Indonesia ini menjadi pemenangnya, dengan melakukan vote secara online paling lambat tanggal 11 September 2017 dengan cara : 



1. Buka website  www.indonesia.travel/vote4id

2. Isi Nama dan Alamat Email

3. Pilih Video Wonderful Indonesia

4. Submit

Dalam menvote Video Wonderful Indonesia ini, kita hanya bisa menggunakan satu email, satu suara, satu IP Adress baik untuk yang menggunakan PC atau smartphone. Selain melakukan vote secara online, kita diperbolehkan menyebar tautan video Wonderful Indonesia di sosial media pribadi seperti Facebook, Instagram, Twitter dengan tagar #VoteVideoIndonesia.

Jika video Wonderful Indonesia berhasil menjuarai ajang di UNWTO awards maka nantinya akan membawa dampak positif bagi pariwisata Indonesia, dan ini akan menegaskan kembali betapa kuat dan indahnya pariwisata Indonesia, sehingga nama Indonesia akan langsung melejit dan dikenal dunia serta menjadi incaran pelancong dari berbagai belahan dunia.

Kamu cinta Indonesia ?
Kamu bangga dengan Indonesia ?
Ayooo buktikan dengan menvote Video WonderfulIndonesia secara online.








 


Selasa, 04 Juli 2017

Festival Pulau Penyengat Syawal Serantau Juli 2017

Berita bagus lagi ni buat kita semua warga Kepri,  Juli 2017 ini Batam Pos Enterpreneur School yang didukung oleh Bank Indonesia, Pemerintah Provinsi Kepualauan Riau, dan Pemerintah Kota Tanjungpinang akan mengadakan kembali event di Pulau Penyengat Tanjungpinang.

Banyak perlombaan yang akan di adakan dalam  Festival Pulau Penyengat Syawal Serantau, antara lain : 

1. Short Film Netizen Penyengat Halal Competition

Kompetisi melibatkan para netizen (pengguna internet ) untuk membuat promosi Pulau Penyengat melalui Short Film ( tayangan multi media ) dan diupload pada website maupun media sosial. Peserta umum dari usia 17-35 tahun, dan pendaftaran mulai 12 mai sampai 3 Juli 2017

kategori Lomba :
1. Short Film berisikan Pariwisata Pulau Penyengat yang di upload melalui multimedia ( website,facebook,instagram dan media sosial lainnya )
2. Merupakan karya sendiri, jika terbukti melanggar, panitia akan melakukan diskualifikasi.
3. Short Film yang dibuat mengangkat potensi lokal Penyengat yaitu sejarah, budaya, seni, religius dan kekayaan alam.
4. Setiap Short Film yang upload di media sosial wajib menggunakan hastag #FeSyarfestivalpulaupenyengatserantau
5. Peserta boleh membuat lebih dari satu Short Film dan diupload ke media website dan media sosial
6. Durasi Short Film Penyengat bebas

Bentuk Penghargaan :
a.  1. Juara 1 Rp 3.500.000
     2. Juara II Rp 2.500.000
     3. Juara III Rp 2.500.000 

b. Trophy Short Film Competition Serantau
c. Piagam Short Film Competition dari Kementrian Pariwisata Indonesia
d. Kesempatan Business Matching dengan pelaku usaha pariwisata dari Indonesia, Singapore, Malaysia, Thailand di Tanjungpinang 
e. Kesempatan Business Matching dengan Pelaku Usaha 3 negara ( Indonesia, Singapore, Malaysia ) pada Puncak Acara Al Ahmadi Award 2017

Kompetisi Short Film
2. Hunting photography Penyengat Halal Competition

Kompetisi yang melibatkan para phorograper untuk melakukan pemotretan dibeberapa titik destinasi di Pulau Penyengat. Hunting Photography dilaksanakan pada acara puncak yaitu tanggal 22 juli 2017.Pesert umum dari usia 17-35 tahun, dan pendaftaran mulai dari 12 Mai -03 Juli 2017

kategori Lomba :
1. Objek yang difoto adalah kegiatan Road to Fesyar Festival Pulau Penyengat Serantau yang berlangsung di Pulau Penyengat pada tanggal 22 Juli, jam 09.00 sd  22.00.
2. Peserta boleh memilih salah satu kegiatan yang sedang berlangsung, seperti :
   a. Culture Malay Carnaval
   b. Parade Melayu Fashion
   c. Bazar Malay Fashion
   d. Kompetisi Seni Budaya Islami Sya'wal - Serantau 
   e. Bazar Food and Beverage Melayu
   f. Haul / Tablig Akbar Sya'wal - Serantau
   g. Wisata Religius Melayu
3. Setiap peserta menyerahkan hasil pemotretan minimal 15 foto
4. Hasil foto disimpan kedalam CD dan diserahkan ke panitia paling lambat tanggal 22 Juli  jam 16.30 Wib
5. Bagi para peserta yang masuk nominasi bersedia menyerahkan karya fotonya ke Panitia pada saat acara berlangsung, untuk ditayangkan pada acara puncak

Bentuk Penghargaan :
a.  1. Juara 1 Rp 3.500.000
     2. Juara II Rp 2.500.000
     3. Juara III Rp 1.500.000 

b. Trophy Photograhpy Competition Serantau
c. Piagam Photography Competition dari Kementrian Pariwisata Indonesia
d. Kesempatan Business Matching dengan pelaku usaha pariwisata dari Indonesia, Singapore, Malaysia, Thailand di Tanjungpinang 
e. Kesempatan Business Matching dengan Pelaku Usaha 3 negara ( Indonesia, Singapore, Malaysia ) pada Puncak Acara Al Ahmadi Award 2017

Kompetisi Photography
3. Tour Pattern Penyengat Halal Competition

Kompetisi menciptakan paket tour baru dengan memanfaatkan potensi lokal Kepri, dengan indikator keberhasilan berupa jumlah turis yang membeli paket tour tersebut.
Lomba terdiri dari pelaku usaha travel yang memiliki domisili di Kepri dan diluar Kepri serta Malaysia dan Singapura. Menyiapkan paket wisata dengan destinasi utama yakni Pulau Penyengat. Pendaftaran mulai tanggal 12 Mei - 03 Juli 2017

Kategori Paket Wisata yang akan di kompetisikan :
1. Paket tour mengangkat potensi lokal Penyengat seperti sejarah, budaya, seni , religi dan alam.
2. Paket tour Penyengat boleh dilengkapi dengan destinasi lainnya di Kepri
3. Paket tour memperhatikan nilai nilai islami ( menutup aurat saat memasuki masjid, membawa pasangan sah ketika menginap di homestay atau hotel, menghindari makanan /minuman haram )
4. Paket tour telah di promosikan melalui periklanan, media cetak, multimedia, dan media sosial.
5. Khusus untuk promosi melalui media sosial seperti Facebook, Instagram, dan Blogspot, turut menyertakan hastag #FeSyarfestivalpulaupenyengatserantau

Kompetisi Tour Pattern
4. Khazanah Kompang Melayu

Salah satu jenis " Band Tepuk " dengan perkusi sebagai alat musik utamanya. Musik berasal dari kesenian Timur Tengah dan memiliki unsur keagamaan yang kental, tercermin dari berbagai lirik lagu yang dibawakan dan merupakan pujian, kecintaan kepada Sang Pencipta

Lomba terbuka untuk umum, kompetisi atraksi kompang dalam satu group terdiri dari 8-10 orang yang berasal dari Kepri. Batas waktu pendaftaran tanggal 10 Juli 2017 setiap group sudah wajib mengirimkan rekaman penampilan kompang kepada panitia acara

Bentuk Penghargaan
1. Juara 1 : Senilai Rp4.000.000.-,
2. Juara II : Rp3.000.000.-,
3. Juara III :Rp2.000.000.-
Pemenang akan mendapatkan Trophy Wonderful Indonesia – Penyengat Serantau 4
Negara, Piagam Penghargaan, dan Nominator Terbaik akan mendapatkan Sovenir Khas Melayu.

Kompetisi Kompang 
5. Malay Culture Carnaval Fashion
Fashion Malay Penyengat Serantau adalah ajang untuk menggali kreatifitas para desaigner fashion, dan perancang busana karnaval untuk menggali kearifan lokal melayu menjadi pakaian karnaval, mulai dari kekayaan sejarah melayu islami. Pendaftaran mulai tanggal 12 Mei -10 Juni 2017.


Bentuk Penghargaan :
Juara I, II, dan III memperoleh Trophi Wonderful
The Best Carnaval Malay Costume, The Favorit Carnaval Malay Costume, dan
The Unique Carnaval malay Costume memperoleh Piagam Travel Inovator dari
Kementrian Pariwisata Indonesia, Lateral Thinking dan Business Matching ke Luar
Negeri (Brunei/Malaysia*), Business Matching 3 Negara (Indonesia, Singapore,
Malaysia,) pada Al Ahmadi Award.




Kompetisi Malay Culture

Kompetisi Malay Culture
Buruan daftar ya, karena lomba ini tidak dipungut biaya, alias gratisssss. Pendaftarannya dimulai tanggal 12 Mei - 10 Juli 2017. 

Info Lebih Lanjut :
Gedung Graha Pena Lt 9 Batam Center
Telp : 0778- 460 755
Yosh : 0823 8427 8792
Nita  : 0812 6794 6049
Febi  : 0812 7789 0881

Selasa, 23 Mei 2017

Semarak Pengukuhan GENPI KEPRI di Batam View Resort Batam

Teman teman tau gak sih GENPI KEPRI itu apa ? Nah sedikit saya jelasin ya, GENPI kepanjangan dari Generasi Pesona Indonesia. Genpi merupakan gerakan mengkampanyekan segala sesuatu yang berhubungan dengan pariwisata di Kepri lewat sosial media. Terdiri dari berbagai unsur masyarakat yang mempunyai kesamaan minat terhadap pariwisata. Dan Genpi Kepri ini keanggotaannya bersifat sukarela dalam mempromosikan pariwisata.

Peserta Genpi Kepri foto bersama

Nah pada tanggal 21 May 2017 Bapak Don Kardono selaku Staff Khusus Mentri Pariwisata Bidang Media dan Komunikasi, Bapak Buralimar Selaku Kepala Dinas Pariwisata Kepulauan Riau Hadir dalam acara pengukuhan GENPI untuk daerah KEPRI  di Batam View Resort Nongsa Batam. Dan yang terpilih menjadi Koordinator GENPI KEPRI adalah Mbak  Lina Sasmita dan Mas Nunung Sulistiyanto

Teh Lina Sasmita dan Mas Nunung
Selain kedua pejabat penting tersebut yang hadir, turut juga hadir perwakilan GENPI dari Ambon Maluku Glenn Watimurry,  Aceh Irawati, Sumsel Robby Sunata,  Sumbar Muhammad Amin dan Ariz, Jawa Barat Getha Nugraha Rahimat , Jawa Tengah Vega Viditama dan Shafiq Lontoh.  Mereka juga menceritakan pengalaman mereka dalam mempromosikan wisata sehingga menarik minat wisatawan untuk datang kedaerah mereka.

Peserta Genpi Dari Luar Kepri
Acara yang dihadiri oleh Youtuber, Selebgram, Blogger, dan staff dari Dinas Pariwisata ini berjalan dengan suasana riuh  tapi santai . Sehingga  pesan untuk mempromosikan wisata di Kepri yang di sampaikan oleh Pak Buralimar dan Pak Don Kardono, bisa dimengerti oleh Anggota Genpi Kepri, Karena memang pada awalnya, sebelum Genpi Kepri di resmikan hari ini, Para Blogger, Selebgram, dan Youtuber memang sudah mempromosikan wisata yang mereka kunjungi, hanya saja kali ini akan di tambahkan Hastaq Genpi Kepri di sosial media.

Pak Buralimar Kepala Dinas Pariwisata Kepri
Di penghujung acara ,dilanjutkan dengan makan malam, kemudian bernyanyi dan berjoget bersama, Luar biasa ternyata Antusias anggota Genpi ini ya, semua membaur, semua senang, sehingga larut dalam tawa yang lepas, Dan disinilah keakraban pun terjalin. Semangat #GENPI KEPRI  bersama kita promosikan wisata Kepri agar semakin dikenal oleh Dunia.


Peserta Genpi Kepri Menikmati Makan Malam





Senin, 30 Januari 2017

Rindu Menyaksikan Perayaan Imlek Di Indonesia

Perayaan Cap Go Meh di Singkawang Tahun 2015

Dari kecil saya tinggal di kota Pontianak, Dimana beberapa teman main ada yang berasal dari warga Tiong Hoa, Nah pada saat mereka merayakan imlek, Mereka selalu memberikan kami Kue Keranjang. ( Kue bulat yang berwarna kecoklatan dibungkus plastik )

Tahun 2001 saya bekerja di sebuah perusahaan telekomunikasi, dimana semua staff disana adalah Tiong Hoa lagi. Saya beruntung dan senang mengenal mereka, Karena mereka pun tak mengabaikan keberadaan saya, Justru kami bisa kompak. Selain kami kompak di tempat kerja, Tak jarang jika ada acara besar mereka juga mengundang saya untuk datang kerumah mereka. 

Nah lagi lagi saat mau perayaan Imlek, Kami bersama sama menghias Kantor, Dengan lampion lampion kecil serta pernak pernik berwarna merah. Ternyata bukan hanya kantor kami saja, Namun sepanjang jalan di sekitaran kantor kami pun pemerintah setempat memasang lampion lampion, Sehingga jika malam menjelang, Kota pontianak begitu cantik dan meriah. 

Saat imlek berlangsung, Untuk pertama kalinya saya melihat atraksi barongsai yang datang kekantor kami. Mereka masuk ke tiap ruangan sembari meliuk liuk kan badan mereka, Pukulan gong dan tambur yang berirama, membuat Barongsai ini menjadi semakin aktif meliuk liukkan badannya setelah mereka keluar dari ruangan, Bos saya memberikan beberapa lembar angpau kepada mereka.

Tak hanya barongsai, Beberapa jam kemudian, Saya mendengar lebih keras lagi bunyi Gong dan Tambur yang di pukul, Dan ketika saya melihat keluar pintu, Waahh ada Naga yang panjang. Dimainkan oleh beberapa orang dan disertai musik yang menghentak. Penonton pun antusias berdiri di pinggir jalan melihat atraksi Naga . Inilah pertama kali saya melihat langsung kemeriahan perayaan Imlek di Kota Pontianak. 

Bos saya berkata, Sarah..coba lu dapatkan jenggot naga 1 lembar, Trus lu simpan di dompet, Kalo berhasil lu bisa " Heng " ( Heng disini artinya saya bisa beruntung ) itulah yang beliau katakan pada saya, dan saya pun jadi tertantang untuk mendapatkannya, Meski dalam hati tidak begitu paham maksud perkataannya. Setelah mendapatkan ijin dari beliau, Bahwa saya mau mencoba mendapatkan jenggot Naga,  Saya pun berlari lari mendekati Naga yang sedang meliuk liuk di mainkan oleh para pemuda. Tak mudah meraih jenggot Naga ini, Namun saya juga tidak menyerah, Peluh keringat juga saya nikmati, Karena ternyata saya larut dalam keseruan dalam atraksi Naga ini.

Aaahhh ternyata saya berhasil juga mendapatkan 1 jenggot naga ini, Dan saya berlari kembali ke kantor dan menunjukkannya pada Bos saya, Alhasil Dia tertawa, dan langsung mengeluarkan uang Rp 50.000 buat saya. Saya masih tidak paham tentang " Heng " nya jenggot Naga ini, yang jelas saya senang dapat bonus dadakan Rp 50.000. Angka ini cukup besar buat saya saat itu. ( Memori ini takkan terlupakan buat saya.) Sayang saat peristiwa ini saya masih menggunakan handphone Nokia seri 3315 sehingga belum bisa mengabadikannya.

Hari ke 15 perayaan Imlek, Atau lebih di kenal dengan Cap Go Meh, Ternyata jauh lebih meriah, Puluhan Barongsai dan Puluhan Naga serta Para Tatung turun ke jalan raya, Layaknya Carnaval, Ribuan penonton pun memadati jalan Gajahmada ini untuk menyaksikan aksi mereka. Sekujur tubuhku merinding saat melihat betapa hari ini Pontianak menjadi lautan manusia, yang ikut larut dalam kemeriahan Cap Go Meh. 

Para Tatung ini di arak oleh beberapa orang, Dimana wajahnya tertusuk puluhan jarum, Sementara kakinya berdiri diatas pedang, Dan anehnya tidak ada sedikit darah pun yang tumpah dari wajah atau kakinya. 

Itulah pertama  dan terakhir kali saya menyaksikan dan ikut larut dalam kemeriahan perayaan Imlek, Karena 2002 saya sudah pindah ke luar kota. Terkadang ingin sekali bisa pulang kampung saat perayaan Imlek ini dan menyaksikan lagi betapa meriahnya suasana Imlek di Pontianak dan di Singkawang, Namun sayang harga tiket pesawat selalu tinggi, dan membuat saya hanya bisa menghela nafas. Paling paling dikirimin foto dari teman yang masih tinggal di Pontianak dan Singkawang.

Perayaan Cap Go Meh di Singkawang Foto : Sahabat Saya Jumadi
Tahun 2017 ini ada beberapa kota besar yang menggelar acara Festival Imlek Indonesia , Dan salah satunya adalah  Kota Palembang.  Dan kenapa saya sangat tertarik untuk menyaksikan Festival Imlek di Palembang ?

1. Kuliner di Kota Palembang
Empek Empek. Saya paling doyan dengan kuliner ini, Dan sudah saya simpan dalam pemikiran saya, jika saya berkesempatan ke Palembang menonton acara Festival Imlek ini, Saya juga akan berburu kuliner ini sepuasnya. dan yang kedua Saya ingin mencoba Nasi Samin. Penasaran banget dengan rasa kuliner yang satu ini.

2. Festival Budaya & Pawai Budaya
Acara ini pasti membuat saya suka, Karena ke anekaragaman budaya dari berbagai daerah di Indonesia yang akan ditampilkan saat festival imlek berlangsung,  Apalagi jika ada atraksi Naga dan Barongsai, Saya betul betul merindukan atraksi seperti ini

3. Pulau Kemaro,
Pulau ini selalu mencuri perhatian saya dengan cerita legendanya, Dan sampai saat ini saya masih berharap saya bisa menginjakkan kaki di Pulau Kemaro dan mendengar langsung legendanya.

4. Apapun yang saya lihat, rasa, dan dengarkan  selama Festival Imlek Indonesia 2017 berlangsung, saya sudah tak sabar untuk menuliskan nya di blog www.sarahjalan.com


Image result for e-flyer Festival Imlek Indonesia
Lomba Blog Festival Imlek Indonesia 2017

Kebudayaan Tionghoa sungguh kaya, dan menarik sekali untuk menyaksikan perayaan Imlek yang tidak lengkap tanpa pernak-pernik uniknya. Dari beberapa yang sudah dibahas, tentu supaya nuansa pergantian tahun baru Imlek semakin terasa, kita bisa lengkapi dengan saling bertukar ucapan selamat tahun baru.

Indah sekali merayakan dan menghargai perbedaan. Banyak referensi di internet yang memudahkan kita untuk saling berbagi dengan membuat kata-kata ucapan yang bermakna. Siapapun yang memberi dan menerima, Imlek semakin berkesan. :)


Selasa, 24 Januari 2017

2nd Wonderful Indonesia Nongsa Regatta 2017 Kembali digelar Di Nongsa Point Marina & Resort Batam

Peserta Nongsa Regatta 
"Guys...jangan lupa ya jam 8.30 WIB kalian sudah harus kumpul di Kepri Mall, karena mobil jemputan tiba jam segitu.  Dan bagi yang tidak ikut di mobil, kapal pertama jam 10.30 WIB ya." Itulah salah satu pesan dari salah seorang Blogger kece Danan Wahyu, saat mengingatkan kami untuk on time dalam menghadiri acara 2nd Wonderful Indonesia Nongsa Regatta 2017.

Nongsa Regatta ini adalah sebuah perlombaan perahu layar yang di ikuti oleh peserta dari  berbagai negara di dunia. Dan Nongsa Regatta ini diadakan setiap tahun. Untuk kedua kalinya, Batam menjadi Tuan rumah dalam ajang lomba bergengsi ini yang diadakan di Nongsa Point Marina & Resort dari tanggal 20 Januari 2017- 22 Januari 2017.

Karena Saya tidak ikut mobil, maka Saya berangkat dari rumah  jam 9.00 WIB,  seperti biasanya jarak tempuh Tanjung Uncang - Nongsa adalah 1 jam, artinya Saya akan tiba jam 10.00 WIB, dan masih ada waktu 30 menit untuk bersantai sembari ngobrol ringan dengan teman-teman yang lain.

Setelah sampai di Nongsa Point Marina, ternyata kapal pertama yang akan membawa kami ke tengah laut  dimajukan menjadi jam 10.15 WIB, wah Saya dan Mbak Dian langsung buru-buru mencari teman yang lain, Dan saat itu kami berjumpa dengan Meri. Akhirnya kami bertiga segera menuju ke kapal, dan di sambut oleh Mbak Yossie. Beliau ini seorang Jr. Marcom Executive di Nongsa Point Marina

Menuju Jetty


Kapal Parkir di Jetty Nongsa Point
Saat perlombaan Nongsa Regatta 2016, Kapal yang membawa kami ke tengah laut berukuran kecil, Sehingga hanya bisa menampung 4 orang saja, Namun untuk kali ini kapal yang disediakan cukup besar, sehingga bisa membawa kami yang mewakili Blogger Kepri  berjumlah 10 orang, ditambah beberapa tamu dari pihak media.

Kapal untuk Membawa Tamu ke Tengah Laut
Ketika penumpang sudah hadir semua, Kapal pun perlahan berlayar ketengah laut, Langit masih membiru dengan cuaca yang mulai panas, awalnya saya memilih duduk di kabin bawah depan, Namun karena ombak mulai tinggi, Saya pindah naik ke kabin atas. Sekitar 10 Menit berlayar, Kami sudah melihat beberapa perahu layar sudah siap untuk unjuk kebolehan.

Saat perlombaan di mulai, Para pemburu foto tak menyia-nyiakan peristiwa ini, termasuk saya, Dengan kamera handphone yang seadanya saya berusaha mengambil gambar, ketika perahu layar berlalu pas didepan kapal yang kami naiki.

Peserta Keel Boat Berlaga di Nongsa Regatta 2017
Belum lama perlombaan berlangsung, Langit yang tadinya membiru perlahan berubah menjadi abu abu dan gelap,  dan rintik hujan pun turun. Namun lomba tetaplah lomba, Apapun kondisi cuacanya, Lomba harus tetap berlanjut. Ombak tinggi serta angin kencang menjadi senjata mereka untuk unjuk kebolehan.

Peserta Keel Boat Nongsa Regatta 2017

Peserta Keel Boat Nongsa Regatta 2017
2nd Wonderful Indonesia Nongsa Regatta 2017 ini, di ikuti oleh peserta dari Indonesia, Singapura, New Zealand, Amerika dan Italia. Dan untuk sesi pertama kami di beri kesempatan untuk menyaksikan perlombaan Keelboat. Ada 9 kapal layar yang unjuk kebolehan di perairan laut Nongsa pada hari ketiga Nongsa Regatta kali ini.

Peserta Keel Boat Nongsa Regatta 2017

Peserta Keel Boat Nongsa Regatta 2017
Sekitar 1 jam berada ditengah laut, Kami kembali ke dermaga, dan melihat kembali perlombaan Dinghies dimana peserta nya dari para pelajar Sekolah Dasar ( SD ) untuk kategori Laser dan Sekolah Menengah Pertama (SMP ) untuk kategori Optimist. Ada hal yang membuat saya tertawa kecil ketika sebuah perahu tiba-tiba terbalik, Namun karena kegesitan pesertanya, akhirnya perahu tersebut bisa berlayar kembali. Anak anak ini memang luar biasa, Gaya mereka seolah olah sudah terbiasa mengendalikan perahu kecil ini. Dan ketika saya bertanya pada teman yang lain tentang kebolehan anak-anak tersebut, ternyata mereka memang sering berlatih di NPM dibawah binaan Riau Yacht Club Nongsa.


Pemburu Foto Siap2 Membidik


Lomba Dinghies Nongsa Regatta 2017



Lomba Dinghies Nongsa Regatta 2017
Setelah menyaksikan kedua perlombaan tersebut, Kami beristirahat sejenak. Cuaca masih saja mendung, Dan kami memilih duduk di pelataran NPM ngobrol bersama blogger, sembari menunggu perlombaan Radio Control Sail Boat di mulai.

Jam 14.30 WIB, perlombaan dimulai, namun peserta kali ini tidak perlu berbasah-basahan di tengah laut, Mereka cukup duduk di kursi yang telah disediakan hanya saja mereka di tuntut untuk ligat dalam memainkan remote control, agar perahu mereka bisa berlayar dengan cepat.

Blogger Kepri Narsis sebelum Perlombaan Sailboat di mulai




2nd Wonderful Indonesia Nongsa Regatta, Nongsa Point Marina & Resort Batam, Nongsa Point Marina,
Sailboat di Nongsa Regatta 2017
Peserta sedang Memainkan  Sailboat nya di Nongsa Regatta 2017
Rangkaian acara 2nd Wonderful Indonesia Nongsa Regatta 2017 ini, akan ditutup dengan pembagian hadiah dan makan malam bersama yang akan dihadiri oleh peserta perlombaan, Tamu VIP dari pemerintahan dan Presiden Direktur Nongsa Resort Mr. Mike Wiluan.

Adapun pemenang dari perlombaan Keelboat :

untuk IRC A :
1. Team Discover Sailing Asia Getaway Ichi
2. Team Quarterdeck
3. Team Waka Tere

Untuk IRC B :
1. Team Quarterdeck
2. Team Waka Tere
3. Team Shoon Fung Too

Pemenang dari Perlombaan Dinghies :

Kategori Optimist Putra :
1. Jerry
2. Aril
3. Rafa

Kategori Optimist Putri :
1.Dilla Safitri
2. Nurul Hidayah
3. Pricilla

Kategori Laser :
1. Andini Setya N
2. Revtio N
3. Suci Indah R

Pemenang dari perlombaan Radio Control Sailboat :
1. Seff Shepherd
2. Bart Ouwerling
3. Mark Biggs

Harapan Penyelenggara agar Event seperti ini dapat menarik perhatian baik dari lokal maupun mancanegara terhadap Wisata Bahari Kepulauan Riau khususnya Kota Batam.

Dukungan dari pemerintah juga sangat berperan dalam kesuksesan kegiatan ini. Khususnya dari Kementrian Pariwisata Republik Indonesia, dan Dinas Pariwisata Kepulauan Riau. Agar setiap tahun perlombaan bertaraf international  ini bisa digelar dengan sukses.






Selasa, 20 Desember 2016

Aksi Tanam Pohon bersama Komunitas PARI di Mako Batalyon Raider 136 Tuah Sakti Barelang Batam



Kawasan Batam jika dilihat dari udara sudah seperti kawasan gersang, dimana mana dulunya penuh dengan pepohonan dan hutan, kini sebagian daerah2 sudah terlihat tanah lapang, efek dari majunya pembangunan yang begitu pesat.

Meskipun Batam maju dengan bertambahnya bangunan dan penduduk, Tetap saja manusia membutuhkan oksigen, manusia membutuhkan pepohonan untuk melindungi diri dari panasnya matahari. Terbayang dong bagaimana susahnya hidup jika kekurangan oksigen, gara2 pohon ditebang demi menciptakan lahan baru.

Pohon Buah yang siap di Tanam Dihalaman Yonif 136 Raider Tuah Sakti Barelang

Melihat mulai berkurangnya daerah pepohonan di Batam, Maka bertepatan ulang tahun kota Batam dan ulang tahun Infanteri ,minggu tgl 18 Desember 2016, Komunitas PARI  melakukan penanaman pohon buah dan pohon pelindung, untuk menjaga Batam tetap hijau dan lestari, diarea Yonif Raider 136 Tuah Sakti Barelang Batam.

Komunitas PARI foto bersama dengan para tamu undangan

Acara yang dimulai jam 8.00 wib pagi ini dimulai dengan tarian pembuka oleh staff dari harris hotel dan seluruh undangan yang datang, sekitar 10 menit kami menari bersama agar tetap bersemangat untuk memulai aktifitas.


Menari / Olahraga Bersama  sumber foto : PARI


Foto Bersama Harris Hotel dan Kepala Yonif  Raider 136  Tuah Sakti Barelang Batam

Setelah itu, penyerahan tanaman pohon buah dan pohon pelindung, dan aksi menanam pohon pun dimulai, Harapan kita semua, pohon ini akan tetap hidup dan bisa bermanfaat sesuai dengan yang kita harapkan.


Acara Tanam pohon di Mulai

Ibu2 dari Yonif  Raider 136  Tuah Sakti ikut berpartisipasi
PARI merupakan sebuah komunitas penjelajah Alam Kepri, Dimana kegiatan yang mereka lakukan bukan hanya sekedar jalan dan menikmati alam saja, namun juga berusaha membantu pemerintah Kepri dalam melestarikan lingkungan. 
Dalam acara penanaman pohon ini juga komunitas PARI memperkenalkan kerajinan tangan yang dibuat mereka, ada bross dan ada juga kerajinan tangan lainnya.


Acara penanaman pohon buah dan pohon pelindung yang di adakan Komunitas PARI berjalan sukses dan meriah, Semua ini berkat kerjasama dari anggota komunitas PARI sendiri, dan didukung oleh Yonif khusus raider 136 Tuah Sakti , Pemko Batam, Harris Hotel, Air mineral Mindy, NansCake, TIKI Batam, Callista Cake, Summit Sport Climbing, FPTI Kota Batam, Nektar Service, Disaen Ghendeng, DIGE Batam Kaos.

Teruslah berkarya untuk Komunitas PARI, semoga bisa menjadi teladan bagi komunitas lainnya.




Blogger juga dapat Piagam Penghargaan dari PARI


Foto Demank Marsono Soeryatmodjo.

Si Babang serius amat ngambil gambarnya.. Sumber foto : Pari



















Selasa, 06 Desember 2016

Moon Run dan Soundscape Music Festival sukses digelar di Bintan Lagoi

Sabtu 3 Desember 2016 tepat pukul 18.30 bendera star dikibarkan oleh Bupati Bintan Bapak H. Apri Sujadi S.Sos, yang menjadi pertanda  lomba lari di mulai, Ratusan peserta dewasa  yang berasal dari beberapa negara pun berlari sekuat mungkin untuk menempuh jarak tempuh  10KM, kemudian disusul oleh peserta lomba lari untuk anak anak.

Pelepasan Peserta Lari Dewasa

Pelepasan Peserta lari Anak Anak

Untuk menempuh jarak 10 Km ternyata tidak membutuhkan waktu yang lama bagi peserta, buktinya tak sampai 30 menit, peserta lari yang berasal dari Kenya dengan cepat nya mencapai garis finish dan menjadi juara 1 , disusul peserta dari Kenya lagi yang menjadi juara ke 2 mencapai garis finish, kemudian peserta dari singapura yang menjadi juara ke 3 yang sampai di garis finish. Dan hadiah yang mereka dapatkan untuk juara 1 untuk pria maupun wanita sebesar USD 500, Juara 2 USD 300, dan Juara 3 USD 100.

Pemenang Lomba lari Pria

Pemenang Lomba Lari Wanita


Tak jauh dari Garis finish, Suara musik yang di mainkan oleh beberapa artis yang datang untuk menyemarakkan acara moon run ini memberikan semangat pada peserta lari, Adapun artis  yang turut meramaikan acara soundscape music festival ini ialah The Angel Project, Noah,  DJ Yasmin, DJ Winki Wiryawan. Performa mereka diatas panggung sangat memukau para penonton. Ada sekitar 1800 penonton yang hadir malam itu.


DJ Yasmin Sedang Beraksi

Performa Ariel NOAH

Penonton yang Antusias dengan Gorup Band NOAH






Performa dari The Angel Percusion

Bintan lagi lagi sukses menggelar acara moonrun dan soundscape music festival ini, Dan berharap dengan adanya acara seperti ini Bintan menjadi tempat masuknya para wisata baik dalam maupun luar negeri.