Tahun 2005, saya diterima bekerja di salah satu perusahaan terbesar dibatam, dimana perusahaan ini memperkerjakan 3000 an operator yang memproduksi berbagai macam material elektronik. Di awal saya bekerja , saya menerima upah secara tunai karena saya belum memiliki rekening tabungan. Dan mengambil gaji secara tunai ini cukup menyita waktu karena kami harus mengantri dengan sabar menunggi giliran nama karyawan dipanggil.


Dibulan ke dua saya bekerja, Team leader menjelaskan bahwa kami diharuskan memiliki rekening tabungan, dan saat itu ada 3 pilihan Bank yang ditawarkan kepada kami supaya di akhir bulan, gaji yang kami terima melalui transfer bank saja. Dan pilihan saya jatuh pada BNI, kenapa saya memilih BNI saat itu untuk keperluan gaji, karena saya mengingat jangkauan  Atm BNI sangat mudah ditemukan dimana mana, sehingga saat gajian saya dengan mudah menarik uang dimanapun.

Karena perusahaan tempat saya bekerja, sudah bekerjasama dengan BNI, maka saat kami membuka rekening BNI kami tidak perlu datang ke Bank, karena dari pihak BNI yang datang kekantor kami untuk mendata kami, cukup dengan melampirkan fotocopi dan KTP asli kami sudah bisa memiliki buku tabungan BNI Taplus hari itu juga, proses yang sangat cepat sangat membuat kami nyaman, karena kami sebagai karyawan tetap bisa bekerja tanpa harus minta ijin untuk mengurus pembukaan rekening, dan untuk pengambilan Kartu Anjungan Tunai Mandiri ( ATM ) kami diharuskan mengambilnya di kantor pusat yang tak jauh dari perusahaan saya bekerja. Dan pada saat pengambilan pun tidak membutuhkan waktu yang lama, sehingga saat saya bekerja di shift malam, pagi harinya saya ke Bank BNI untuk mengambil kartu ATM.

Pertengahan september 2006, saya mendapat tawaran pekerjaan di perusahaan yang lebih baik, seperti diperusahaan sebelumnya untuk bulan pertama saya menerima gaji secara tunai, hanya saja perusahaan ini hanya memiliki 46 karyawan sehingga saya tak perlu mengantri untuk mengambil gaji. Saat berada di ruangan personalia inilah, saya ditanya kembali apakah memiliki rekening BNI karena karyawan gajian melalui transfer Bank Bni, wah dengan senang hati saya menjawab ada, dan saya serahkan nomor rekening nya kepada personalia.

Tahun 2008 Keuangan terbilang cukup ketika suami saya juga mendapat pekerjaan disebuah Perusahaan Bakery. Dengan jabatan yang terbilang bagus berpengaruh dengan gaji yang lumayan bagus juga, sehingga gaji saya setiap bulan hanya beberapa persen saja yang saya gunakan, selebihnya dengan gaji dari suami sudah bisa memenuhi kebutuhan keluarga. Bekerja di perusahaan Bakery mungkin membuat suami jadi doyan makan, apalagi tugas nya mencicipi hasil produksi apakah ada yang kurang dari segi rasa maupun teksture. Belum sampai dua tahun bekerja, berat badan suami naik drastis, Saya sering mengingatkan untuk mengontrol makanan, namun yang namanya musibah juga tidak bisa ditolak,

Suatu hari  suami mengeluh pusing, pandangan nya kabur, dan sering merasa kehausan, saya sering mengajaknya ke dokter, namun Beliau sering menolak, dengan alasan paling kecapean, berminggu minggu pandangannya semakin kabur, dan akhirnya dia tak sadarkan diri, Tak ada pilihan lain selain membawanya kerumah sakit, dan alangkah terkejutnya saya dengan hasil pemeriksaan. Ternyata suami saya terkena Diabetes / Kencing manis akibat kegemukan.

10 Hari dirawat dirumah sakit, suami di ijinkan pulang dan melanjutkan rawat jalan untuk menormalkan kadar gulanya, Saat itu biaya yang dikeluarkan selama dirumah sakit cukup besar, sedangkan yang ditanggung perusahan hanyalah 70 persen saja. Bersyukur saya masih memiliki tabungan di BNI, jadi saya tidak perlu meminjam kesana kemari,

Cobaan tak berhenti di saat suami sakit, beberapa hari berada dirumah, suami mendapatkan surat pemutusan kotrak kerja dari Perusahaanya , yang berarti kontrak kerja suami yang mestinya disambung untuk tahun ke 2, kali ini diputus.  Perusahaan nya menginginkan suami saya untuk beristirahat selama 3 bulan dirumah, baru boleh kembali bekerja , Dengan jabatan yang berbeda. Namun suami saya kecewa, dan memutuskan untuk mencari pekerjaan ditempat lain saja jika ia sudah sembuh.

Allah memberi cobaan tidak akan sampai diluar kemapuan umatnya, itulah yang selalu saya yakini, Suami saya sembuh, berkat rajin olahraga dan menjaga pola makanannya, Berat badannya pun berangsur turun, dan ia sudah bisa bekerja seperti biasa, Namun kali ini ia lebih memilih membuka usaha kecil kecilan, Alhamdulillah tetap kami syukuri berapapun hasil yang ia peroleh, Setidaknya keluarga kami tetap cukup untuk memenuhi kebutuhan makan dan sekolah anak.

Hari hari berlalu tak terasa juga  anak kami yang bernama Azriel sudah berusia 10 tahun, ekonomi keluarga terbilang  pas pasan, uang hasil bekerja pasca suami sakit  tetap tidak bisa terkumpul dengan baik, meski saya dan suami sudah berusaha menyisihkannya, Dan sisa waktu 2 tahun ini saya mulai memikirkan biaya sekolah anak  menjelang masuk Sekolah Menengah Pertama ( SMP ), saya mulai mencari tahu jenis tabungan apa yang bisa disiapkan untuk biaya sekolahnya nanti, Saya harus bertekad, harus memiliki tabungan lagi.

Saya pun membuka website BNI dan mulai browsing untuk mencari produk yang pas untuk masa depan biaya sekolah anak saya kelak. Dan saya tertarik dengan Tabungan Perencanaan Masa Depan ( tapenas ).

Adapun nilai lebih BNI Tapenas ini adalah :

  • Tujuan perencanaan untuk biaya pendidikan anak, membeli/merenovasi rumah, Liburan keluarga, melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi, menabung dan perencanaan lainnya.
  • Tersedia dalam pilihan mata uang IDR atau USD
  • Setoran bulanan sesuai rencana kebutuhan di masa depan yang akan di potong secara otomatis dari rekening BNI Taplus, BNI Taplus Bisnis, BNI Giro IDR Perorangan atau BNI Dollar, BNI Giro USD Perorangan 
  • Setoran tambahan dapat disetorkan kapan saja
  • Pilihan jangka waktu yang fleksibel 2 -18 Tahun
  • Perlindungan asuransi jiwa dan asuransi kesehatan/rawat inap ( bisa diclaim double )*
  • Pelayanang di lebih dari 1.500 Kantor cabang BNI
  • Dapat dilakukan penambahan jangka waktu dan setoran bulanan.
  • Bebas menentukan setoran mulai dari Rp 100.000 - Rp 5.000.000 

Dengan berbekal informasi yang cukup dari website BNI, saya pun datang ke BNI dengan membawa persayaratan  KTP dan fotocopi akta lahir anak, dikarenakan Tapenas ini akan saya gunakan untuk kebutuhan sekolah,  Alhamdulillah proses pembukaan rekening Tapenas selesai dengan cepat, dan pilihan saya menabung saat itu sebesar Rp 500.000 akan di debet tiap tanggal 5 selama 2 tahun.

Tahun 2013, saat saya pulang ke pontianak, saya mendatangi bank BNI untuk menanyakan proses pengambilan tabungan Tapenas saya, Dengan membawa dan menunjukkan  buku tapenas, buku Taplus dan KTP kepada customer service nya ,Saya pun mendapatkan penjelasan bahwa tabungan ini akan ditransfer langsung ke rekening Taplus saya pada akhir masa perjanjian.

Dua hari berikutnya, saya menerima sms dari 3346, bahwa ada dana masuk kerekening saya sekitar Rp 12 jutaan, Senyum saya pun seketika itu menjadi sumringah. Setidaknya biaya untuk pendaftaran anak saya sudah tersedia. Alhamdulilah benar benar hasil Tapenas ini sangat membantu, Semua kebutuhan sekolah tercukupi. Bukan hanya kebutuhan anak bersekolah yang bisa saya penuhi dengan Dana Tapenas ini, tetapi saya juga bisa membelikan sedikit perabotan rumah tangga untuk rumah orang tua saya di kampung.






Manfaat Membuka Tapenas ini, saya ceritakan kepada beberapa rekan kerja saya dikantor, bahwa dengan menabung seperti ini, kita sebagai orang tua akan terbantu pada saat anak mulai memasuki sekolah yang baru, dimana biaya yang dibutuhkan lebih besar, dan kalau hanya berharap dari uang gaji, rasanya sulit untuk terkumpul, karena kita sering lupa untuk mengontrol pengeluaran tak terduga, melihat uang di ATM masih ada, sering nya kita tarik untuk hal hal yang kurang penting, nah dengan membuka tabungan Tapenas , kita di ajarkan menabung rutin, karena pada tanggal 5 tiap bulannya , saldo kita akan dipotong otomatis. Dan alhamdulillah beberapa teman yang mengikuti saran saya, mengalami kebahagiaan yang serupa dengan saya, dimana saat anak masuk sekolah, dananya sudah tersedia.



Tapenas yang membantu mewujudkan impian masa depan


Saat ini sudah  11 tahun saya menjadi nasabah BNI, dari pertama memilih BNI saya yakin, bahwa segala kebutuhan yang saya ingin kan, bisa saya dapatkan dari fasilitas yang BNI sediakan.  Saya sekeluarga mempercayakan transaksi keuangan kami bersama BNI. Bagaimana dengan Anda ??














Read More


Hari minggu ini setelah berberes rumah, kulihat cuaca diluar masih cerah. Aku teringat hari ini adalah hari perayaan waisak, dan aku teringat sebuah vihara besar yang ada di kota batam, dimana Vihara ini selain menjadi tempat para wisatawan untuk berkunjung, juga sering mengadakan bazar makanan vegetarian. Vihara Duta Maitreya yang berlokasi di bukit beruntung Sungai Panas ini,  di resmikan pada tanggal 23 Januari 1999 oleh Menteri Pariwisata, Seni dan Budaya Republik  Indonesia Bapak Drs. Marzuki Usman, M.A dan Menteri Agama Republik Indonesia Bapak Prof. Drs.H.A Malik Fadjar, M.Sc
Read More


Pulau Samosir  Sumatera Utara


Jika kita berlibur Ke Sumatera Utara, Tujuan kita pastinya melihat keindahan Danau Toba yang sudah di akui oleh dunia keindahan disekelilingnya, Nah ditengah tengah Danau Toba ini ada sebuah pulau yang menarik perhatian untuk kami kunjungi, dan nama pulau tersebut adalah Samosir.


Untuk menuju ke Pulau Samosir, tentunya kita harus menaiki fery dari parapat, dan karena liburan kali ini kami menginap di Hotel Caroline Tuk Tuk, maka kami menaiki fery dari pelabuhan Tigaraja. Biaya per orang menaiki fery ini Rp 15.000 dan langsung sampai di depan pelantaran Lobby Hotel. Setelah proses check in selesai dan barang barang sudah disimpan, aku dan ke 3 temanku kembali menuju receptionist hotel untuk menanyakan sistem penyewaan motor, karena siang ini kami ingin mengelilingi Pulau Samosir.

Di hotel Caroline menyediakan penyewaan sepeda dan motor, Dan pilihan kami menyewa motor selama 4 jam Rp 80.000 sudah termasuk bensin full.  Oke ngetrip dimulai. Pulau Samosir tidak besar, jalanan sungguh lenggang saat itu, Sehingga kami sangat menikmati pemandangan disini, belom juga jauh mengendarai motor, kami sudah menemukan pemandangan yang indah banget, sebuah bukit yang berjejer rapi di tepi jalan dan persawahan yang terbentang, iiiiii bahagia kakak dek melihat yang beginian.



Pulau Samosir  Sumatera Utara

Pulau Samosir  Sumatera Utara


Kami melanjutkan perjalanan menuju Huta Siallagan/ Kampung Siallagan yang berlokasi di Desa Ambarita, Kecamatan Simanindo. Menurut sejarahya Huta Siallagan ini dibangun pada masa Raja Laga Siallagan dan  turun temurun garis keturunan ini mendiami kampung ini, bahkan makam keturunan Raja Siallagan pun bisa ditemukan di desa ini.

Memasuki kawasan Desa ini, kami pun bisa melihat deretan rumah bolon yang berbaris rapi,serta deretan batu berbentuk kursi yang disusun secara melingkar, dan tempat ini dikenal dengan Batu Persidangan yang berfungsi sebagai tempat rapat. Selain itu ada juga batu persidangan yang memanjang, ini lebih berfungsi untuk eksekusi terdakwa, alias untuk membaringkan sang terdakwa dan kemudian memenggal kepalanya. Kraaakk!!!! 




Lokasi Pemasungan dibawah rumah



Alat yang digunakan  untuk meng eksekusi yang bersalah



Kursi Persidangan.


Siap Memenggal Kepala.


Sebenarnya belum puas menikmati keindahan disini, namu kami harus melanjutkan tempat wisata lainnya, Nah tibalah kami di Tomok untuk melihat pertunjukkan Patung Sigale gale, cukup membayar Rp 5.000 sekali pertunjukan. Namun disini kami tidak mendapat sejarah patung si gale gale, hanya menonton tarian saja.







Nah setelah melihat pertunjukan sigale gale, Kami melanjutkan perjalanan ke Museum Tomok. Disini kami juga mendengar cerita  sejarah tentang raja Sidabutar, Museum ini tidak besar, hanya berbentuk 1 bangunan kecil saja, Namun museum ini memiliki pakaian adat sumatera yang bisa kita sewa seharga Rp 10.000 saja, Asik kan ?





Horas Kakak....


Sebelum pulang ke Hotel, kami pun berbelanja cindramata yang banyak dijual di kawasan tomok, harganya pun tak begitu mahal, ada baju, celana, gantungan kunci, kerajinan tangan pokoknya banyak deh, Beli ya kalo kalian kesini, hitung2 memberi masukan pada masyarakat setempat :) Dan untuk yang muslim, juga jangan khawatir karena disepanjang jalan daerah Tomok banyak juga rumah makan halal dengan harga terjangkau, jadi gak perlu risau soal perut.  Hari menjelang Maghrib, dan kami pun kembali ke penginapan dengan membawa kenangan dan cerita menyenangkan selama berkunjung di Pulau Samosir.










Read More

Jam sudah menunjukkan pukul 7.45 wib , sementara aku masih dirumah, perjalanan sekitar 40 menit menuju tempat acara membuatku tak sempat lagi mengisi perut, padahal perut ini sudah tak karuan kriuk2nya. Kuletak 2 potong roti dan sebotol teh di dalam tasku, sembari aku memacu kendaraan agar aku tak telat datang. Alhamdulillah jam 8.30wib aku sampai di Harris Hotel Batam centre, usai memarkir motor kulihat area basement ini cukup nyaman untuk beristirahat sejenak, ada beberapa sofa empuk yang disediakan disana, jadilah aku duduk sembari makan roti yang kubawa sembari melihat pemandangan laut di depan mata.



Media Gathering Bersama Harris
view dari Area Basement

Usai mengganjal perut, aku menuju ke ruangan yang telah berkumpul tamu2 undangan lainnya, Ada teman dari Blogger Kepri, Media Elektronik, dan Media Massa, serta staf yang cantik-cantik, ganteng ganteng dari Harris Hotel Batam Centre. Kulihat masih banyak yang sarapan disana, dan dikarenakan perut tak cukup kenyang diganjal roti, aku pun mengambil sepiring nasi goreng dan secangkir teh panas, dan menikmatinya lagi bersama teman teman yang lain.

Media Gathering Bersama Harris
Menikmati Sarapan pagi 


Di pandu oleh Mbak Hanna dan Mbak Nana, acara dibuka dengan memperkenalkan produk2 yang ditawarkan oleh Group Harris, namun sebelum penjelasan itu diberikan secara detail, kami diajak untuk menari bersama, cukup mengundang tawa karena pastinya tarian kami cukup amburadul..Namun kebersamaan dan keceriaan pagi ini menyertai kami.


Media Gathering Bersama Harris
Acara Menari Bersama

Bapak Hamdani Selaku General Manajer Harris Hotel batam centre menjelaskan bahwa Harris bukan saja tempat untuk menginap atau meeting, namun terlebih dari itu beliau menginginkan Harris bisa menjalin kebersamaan dengan masyarakat Kepulauan Riau, melalui program program yang diadakan oleh Duo Harris, baik Harris Hotel yang berlokasi di Batam Centre maupun Harris waterfront marina.

Adapun Program yang ditawarkan oleh pihak harris ialah Wedding pack, Birthday pack, Romantic dinner,School Farewel, dan yang sedang digemari yakni Junior Cooking, dimana anak anak bisa belajar memasak dan menggambar makanan dengan harga cuma Rp 100.000/ anak, Wah murah banget kan ? dan pastinya anak anak bakalan senang karena mereka bisa berkreasi bersama chief yang handal. Kapan waktu memasak bagi anak anak ?catat ya,  setiap hari sabtu dari jam 4-6 sore, buruan bunda daftarkan anak2 kita untuk berkreasi dengan masakan.


Media Gathering Bersama Harris
Acara Junior Chef yang sedang digemari

Setelah mendengarkan program2 yang ditawarkan dari Pihak Harris Hotel, kami pun diajak berkeliling melihat suasana ruangan demi ruangan yang ada di Harris, ada Harris Boutiq, Harris simo, dan tentunya Harris cafe, dimana suasananya nyaman banget. Dan tak lupa kami juga di ajak melihat suasana kamar yang mereka tawarkan..Dan wooww.. kami semua takjub ketika dibawa kelantai 7, dimana kamar yang kami kunjungi memiliki view yang luar biasa bagusnya. Benar benar Harris pilihan yang tepat untuk menghabiskan liburan bersama keluarga dan sahabat.


Harris Batam Center
Area Caffe Harris simo

Harris Batam Center
View Kamar dari Lantai 7

Harris Batam Center
Harris Cafe

Harris berada dibawah naungan Tauziah ini, sudah memiliki 20 cabang yang sudah tersebar diseluruh indonesia, Dan untuk Harris Hotel di batam centre ini, memiliki kamar sebanyak 169 yang standar dan 1 kamar suite,dan program keren dari Harris hotel ini ialah adanya kamar khusus untuk para wanita, yakni di lantai 8, Dimana lantai ini benar2 hanya untuk wanita saja, kamar ini disediakan alat untuk yoga, padicure, dan alat catok untuk meluruskan rambut, dan semua itu free.

Hari beranjak siang, kami diajak untuk bermain di Harris waterfront marina, Dikarenakan saya memilih menggunakan kendaraan sendiri, saya datang agak telat, dan  acara perkenalan dengan GM Harris waterfront Romain Huet sudah dimulai, setelah kata sambutan selesai, kami diajak berkeliling lagi dengan ditemani oleh Pak Safril selaku Recreation Manager, Beliau  mengatakan bahwa pemain high rope challenge yang ada di area Harris Waterfront sudah diikutkan dalam asuransi dan fasilitatornya pun sudah memiliki sertifikat khusus.

Ibu Ripka Sembiring selaku Director of Sales dan Marketing Duo Harris,mengatakan ada 308 kamar yang disediakan di Harris Waterfront, dibagi dalam beberapa kategori diantaranya Trendy suite, family suite, Japanise room,Harris acces pool, dan cabana suite. dan khusus Cabana suite ini diperuntukkan bagi pasangan yang ingin menikmati bulan madu, sehingga letaknya pun agak berjauhan dari bangunan utama.

Selepas menyantap makan siang, kami pun kembali diajak bermain di salah satu ruangan, permainan yang cukup menyenangkan, sehingga mengundang tawa dari peserta yang tak henti hentinya, setelah acara games selesai dan lucky draw dibagikan, kami diajak kembali oleh pak Safril untuk bermain archery/memanah dan flying fox. Kami sangat antusias dengan permainan ini, walau didalam hati sebenarnya ada rasa takut dengan ketinggian. Tak hanya dari kalangan media dan blogger yang mengikuti permainan flying fox, ada juga rombongan pelajar yang sedang mengikuti kegiatan di Harris Waterfront, mereka juga sangat bergembira bermain flying fox ini, gelak tawa mereka cukup meramaikan area harris.


acara games
Pak Safril sedang memandu permainan

acara games
Teh Lina ( pemilik account www.linasasmita.com)  begitu serius nya belajar memanah.. memanah siapa atuh teh ??

acara games
Kak Arreza (pemilik account www.arrezamp.com )  jangan sampai salah sasaran ya kak


bersama Team media yang selalu support aku, supaya gak takut ketinggian


acara games
aaaaaaaaaaaaa takuuuuttttt

Harris Waterfront
Ko Aji ( www.batamdine.com ) sedang mencoba giant ball..


Disela sela acara Blogger day dan media Gathering ini, Turut hadir Kepala kajian dan pengembangan Dinas pariwisata Bapak Frengky Wilianto, Beliau menyampaikan visi dan misi pariwisata di tahun 2016 yakni menjadikan Kepri sebagai Bunda Tanah Melayu. Maksud dari Bunda Tanah Melayu itu sendiri ialah adanya ciri khas budaya melayu baik dari pintu masuk pelabuhan , bandara, maupun hotel, sehingga setiap tempat yang didatangi di area kepri, memiliki ciri khas atau ornamen melayu itu sendiri. contohnya saja di hotel, Beliau menginginkan sebuah hotel menyediakan masakan melayu dan sesekali memutar lagu melayu dijam jam tertentu.


Foto Bareng Media Gathering
Foto bersama dengan media ,blogger dan staff Duo Harris







































Read More

Foto Bersama Blogger Kepri  dan Management Swiss-belhotel

Tgl 13 may 2016 jam 18.30 bertempat di Ballroom Swiss-belhotel Batam, Merupakan moment yang mengesankan bagi saya selaku Blogger Kepri yang diberikan kesempatan untuk mengikuti acara Customer Gathering,  di mana acara ini bertujuan untuk mempererat tali silahturahmi antara Swiss-belhotel dengan customer setianya. Acara yang bertema Pesona Indonesia ini juga bertujuan untuk mempromosikan pariwisata indonesia.




Pintu Lift lantai 2 terbuka, dan kami para undangan pun keluar, waah suasana khas melayu sudah terasa didepan mata, lewat lantunan tembang melayu yang sedang di dendangkan oleh biduan membuat saya merasa berada di sebuah acara besar, Wajah wajah cantik menyambut kedatangan kami dengan senyum penuh ramah, serta merta mempersilahkan kami untuk masuk keruangan yang telah di sediakan.


Tamu undangan disambut dengan Nyanyian Lagu Melayu

Tak perlu menunggu waktu cukup lama, acara Customer Gathering pun di mulai dengan sebuah tarian khas melayu, sembari kami diberikan makanan pembuka. Setelah itu kata sambutan dari General Manager Swiss-belhotel, Bapak Wawan Setiawan. beliau menjelaskan tentang 4 Hotel yang tergabung dalam Swiss-belhotel, Yakni Swiss-Inn, Swiss-belinn dan Zest Hotel, Dimana ke empat hotel ini memiliki fasilitas yang akan membuat pengunjung merasa nyaman selama menginap disana.


Bapak Wawan Setiawan (GM Swiss-belhotel ) foto bersama Bapak Sahid Suwidi ( Staff Kemenpar )
Dalam acara yang bertema Pesona Indonesia ini, Turut hadir staff dari Kementrian Pariwisata Bapak Sahid Suwidi, Beliau juga menjelaskan, bahwa Kepri berada diposisi ke tiga setelah jakarta dan bali untuk kunjungan wisatawan terbanyak. Selain dari kementrian pariwisata, Acara ini juga di hadiri oleh Travel Agent, Blogger, Perusahaan dan Awak Media. Ada kurang lebih 300 undangan yang memenuhi Ballroom malam tadi, Sehingga kemeriahan pun begitu terasa. Namun yang terpenting bagi kami selaku Blogger Kepri, ketika diundang mengikuti acara gathering seperti ini, merupakan semangat yang besar untuk memperkenalkan wisata di Indonesia  dimata Dunia, Sehingga bisa menarik wisatawan lokal maupun manca negara untuk datang menikmati Alam Indonesia yang begitu indah.

Dan acara kembali dilanjutkan dengan kuis, ada 4 pemenang malam itu yang berhasil menjawab pertanyaan dengan benar, dan salah satu yang beruntung bernama Chaya seorang blogger dari Kepri juga. Selamat ya kak Chaya :) 

Kak Chaya, Yang berhasil mendapatkan Voucer makan Di Swissbel-hotel

Acara dilanjutkan dengan makan malam, begitu banyak aneka masakan yang tersedia disini, Ada Mie Lendir, Laksa, Nasi Goreng Kambing, Roti Jala,Nasi Begana, Soup Ikan Tenggiri dan masih banyak lagi makanan lainnya yang enak enak, Namun tak bisa lagi saya cicipi karna perut sudah terisi penuh..


Nasi Goreng Kambing


Roti Jala. Recomend deh makanan yang satu ini enak banget


Blogger Kepri yang kece kece,sedang memotret aneka masakan yang disediakan

Untuk menyambut bulan ramadhan Swiss-belhotel juga mengadakan promo berbuka puasa selama satu bulan dengan harga terjangkau. Akhir dari acara malam ini, Kami pun mengisi nya dengan foto bersama.



Foto Bersama Blogger Kepri

Narsis cantik  bersama 2 bocah yng menggemaskan


Untuk Reservasi tempat kamu bisa menghubungi contact dibawah ini

Swiss-Belhotel Harbourbay
Jl. Duyung Sei jodoh Batu Ampar- Batam
Telp : 0778-7415888

Swiss-Inn Batam
Komplek Villa Idaman Baloi
Jl.Pembangunan Batam
Telp : 0778-457500

Swiss-belinn Batam
Jl. Prambanan No.1 Jodoh Batam
Telp : 0778-430500
fomsibt@swiss-belhotel.com

Zest Hotel Harbour Bay
Jl. Duyung Sei Jodoh Batam
Telp : 0778-210999
batam-zhhb@zesthotel.com





Read More
Berwisata ke Medan tak lengkap rasanya jika tidak mampir Ke Masjid Raya Al Mahsun, Maklum saja Masjid ini merupakan salah satu Icon wisata di Kota Medan.

Masjid Raya Al Mahsun - Medan


Ini kesempatan kedua saya mengunjungi Masjid Raya Al Mashun. Karena letaknya ditengah kota, membuat Lokasi Masjid ini sangat mudah untuk dikunjungi, Mau menggunakan Angkutan umum juga banyak. tapi saya lebih senang menggunakan sepeda motor, karena lebih leluasa melenggang dijalan dan bisa menghindari macet.





Masjid Raya Al Mahsun - Medan
Selalu ramai dikunjungi 


Masjid Raya Al Mashun merupakan salah satu masjid yang pernah menjadi Masjid resmi kesultanan Deli. Dibangun pada Tahun 1906 dan selesainya pada Tahun 1909. Di atas lahan seluas 18.000m2, Masjid ini bisa menampung 1.500 jamaah.  Sultan Maimun Al Rasyid Perkasa Alamsyah IX sengaja membangun Masjid Raya Al Mashun dengan megah sehingga Masjid ini menjadi bukti sejarah penginggalan dari Kesultanan Melayu Deli di Kota Medan.

wisata lain di Sumatera Utara




Masjid Raya Al Mahsun - Medan


Saya selalu takjub melihat bentuk bangunan Masjid Raya ini, memiliki bentuk persegi delapan, dengan empat serambi utama di bagian depan, belakang dan samping kiri dan kanan. Keempat serambi tersebut sekaligus menjadi pintu masuk ke dalam Masjid Raya. Dan Dibagian dalamnya, terdapat pilar2 besar yang menyanggah kubah utama. Sedangkan empat kubah lainnya berada di atas keempat serambi. 


Masjid Raya Al Mahsun - Medan





Masjid Raya Al Mahsun - Medan


Baca juga wisata lainnya di Sumatera Utara


Sungguh menyenangkan dan menenangkan hati jika disetiap perjalanan yang saya lakukan saya bisa menemukan Masjid, Dimana saya bisa mengimbangi antara kebahagiaan hati dan kewajiban diri.
Namun ketakjuban saya sedikit memudar ketika saya melihat begitu banyak pengemis yang berjejer diarea depan masuk kawasan masjid, Semoga pemerintah setempat lebih menjaga kenyamana bagi para wisatawan yang berkunjung ke Masjid Raya Al-Mashun ini. Dan untuk jajanan jangan khawatir, diluar pagar kawasan Masjid banyak kok yang berjualan makan dan minuman dengan harga yang sangat terjangkau.  Selamat Berwisata :)















Read More
Liburan panjang bagi sebagian orang memanfaatkannya dengan berbagai macam cara, ada yang pergi keluar negeri, ke luar kota atau ada juga hanya dirumah saja. Ya seperti sayalah, liburan panjang kali ini saya pun membatalkan kepergian saya ke kota Bengkulu untuk melihat bunga Raflesia secara langsung..saya berbenah dirumah saja..memperbaiki yang mulai rusak..maklum saja bulan ramadhan sebentar lagi, saya ingin ada perubahan sedikit suasana dirumah..




Hari ke 3 libur saya masuk kerja,  Maklum saya bekerja di Perusahaan swasta dimana walau sabtu setengah hari, saya kudu kerja agar gaji saya tidak dipotong...sayang dek..dah lah gaji kecil, di potong pula...blom lagi dipotong utk pajak...hhrrgg capek hati kakak kalo liat potongan gaji tiap bulan itu..

Jam 12 siang jam kantor akhirnya berakhir, Suasana hati juga sedang galau..galau krn tak bejalan..hahahah.  Akhirnya ide memacu kendaraan dengan kecepatan tinggi pun muncul utk menelusuri perjalanan keujung barelang.. Namun karena ada teman yg mau bergabung, ide gila itu di urungkan...nyawa orang lain eei yg ikut dipikirkan..Hujan deras sempat membuat kami mengundur waktu sampai jam 2..cuaca mulai cerah, aku pun menjemputnya..Menelusuri perjalanan santai membuatku berfikir takkan bisa sampai diujung barelang 50 menit seperti yg aku lakukan sendiri.. Akhirnya kami berhenti saja di sebuah vihara yang mulai ramai dikunjungi orang.

Kami berhenti didepan portal yang ada tulisan dilarang masuk.. namun kulihat semua orang sepertinya cuek dengan tulisan tersebut..mereka keluar masuk saja..akhirnya kami masuk juga, sembari niatku mencari pengelola disana untuk menanyakan tulisan tsb. Sampai didalam, kami disambut hangat oleh seorang tamu juga..kami justru di arahkan memarkir kendaraan diatas, supaya gak capek jalan.. makasih ya koko ganteng...sopan lagi..

Sejenak aku melihat disekeliling nya,,indah sekali tempat ini..bersih dan memang terawat. Tangga demi tangga ku lalui, tetap tak ada kutemui orang yg bisa kutanya..sembari menunggi siapa yg bisa memberiku pertanyaan atas tulisan itu, kami menikmati suasana disini.. indah..indaaaah banget.. betah saya mah..hanya saja saya mulai risih dengan kedatangan anak2 remaja yg super heboh..akhirnya kami cari tempat lain lagi utk bersantai.. nah pada saat berteduh dari panas, saya melihat ada orang yg sedang membersihkan ranting2 pohon..disinilah saya bertanya kenapa ada tulisan dilarang masuk.. dan jawaban mereka..memang kawasan ini ditutup jika ada kegiatan ke Agamaan, diluar dari acara, vihara ini bisa dikunjungi.

Puluhan Anak tangga yang harus dilalui





Lokasi Pavorit saya untuk bersantai

Alhamdulillah kegelisahan hati saya terjawab..saya pun semakin nyaman meng explore tempat ini utk sekedar dikujungi dan dinikmati keindahan viewnya..bukan untuk datang , bikin keributan, trus nyampah..

Vihara Pa-Auk Tawya
Vipassana Dhura Hermitage ini berada setelah jembatan 4, tepatnya dipulau rempang . Jalan masuknya sekitar 2km, agak berbatuan karena masih tanah merah.. akses kesini bisa menggunakan motor atau mobil. jalan kaki dan sepedaan juga bisa asal kuat.. :) :) 




















Read More