Berkali kali melihat postingan teman dimedia sosial tentang wisata kuliner yang bernama Pasar Djadoel di Hutan Wisata Mata Kucing membuatku akhirnya melangkahkan kaki kesana hari sabtu saat pulang kerja. 

Akupun segera mengendarai motorku menuju lokasi yang jaraknya tak begitu jauh dari kantor dan rumahku, cukup menempuh perjalan 10 menit saja, aku sudah sampai di sebuah gerbang bertuliskan Hutan Wisata Mata Kucing. 

Hutan Wisata Mata Kucing



Biaya Masuk Hutan Wisata Mata Kucing
Saat di depan gerbang aku langsung didatangi petugas untuk mengecek suhu tubuhku, maklum saja sampai saat ini memang dimana mana tempat wisata memberlakukan protokol kesehatan bagi masyarakat yang masuk kedalam area, setelah cek suhu tubuh normal, kemudian tanganku disemprotkan hand sanitizer dan baru aku diperbolehkan masuk dengan membayar tiket masuk area wisata sebesar Rp 15.000 ditambah parkir sepeda motor Rp 2.000

Hutan Wisata Mata Kucing



Banyak Jajanan di Pasar Djadoel 
Motor sudah aku parkirkan, akupun segera mencari area pasar djadoel, suasana yang mendung ditambah dengan suasan hutan membuat aku langsung merasa nyaman berada disini. Belum jauh aku berjalan aku menemukan stan untuk penukaran koin. Maksud koin disini adalah alat pembayaran saat berbelanja kuliner diarea pasar djadoel, jadi pengunjung harus menukarkan uang nya dengan koin tersebut terlebih dahulu. Nominal penukaran koin mulai dari 5,10 dan 20 ribu.

Setelah menukar koin senilai 50ribu, akupun segera mencari menu yang menarik perhatian, ternyata oh ternyata banyak sekali kuliner disini sehingga membuat mataku jadi khilaf mau belanja. Dan pilihanku jatuh pada nasi babat sambal hitam dengan harga Rp 20.000.  Namun saat aku membelinya sambalnya tetaplah merah dan pedas nay nampol, heheh.

Pasar Djadoel Hutan Wisata Mata Kucing

Untuk air minum aku membeli cincau hitam dengan harga Rp 10.000, kemudian aku membeli roti jala dengan harga Rp 10.000 juga. Duuuh kalo diturutkan rasanya semua pengen dicoba soalnya banyak banget makanan yang menarik perhatian.

Untuk suasana di pasar djadoel sangat nyaman, apalagi setiap tenan mempersiapkan lesehan untuk para pembeli, sehingga dengan suasana yang teduh, dingin, makan makan bersama teman dan keluargapun jadi lebih sempurna. 

Dijam jam tertentu ternyata ada pertunjukkan musik juga loh,  jadi buat kamu yang ingin menikmati berbagai kuliner dari daerah Indonesia terutama jawa, yuk mampir ke pasar djadoel hutan wisata mata kucing setiap sabtu dan minggu ya.

Pasar Djadoel Hutan Wisata Mata Kucing


Area pasar djadeol sendiri hanya ada di hari sabtu dan minggu dibuka mulai jam 8 pagi hingga pukul 6 sore, jadi tak heran setiap akhir pekan hutan wisata mata kucing selalu ramai oleh pengunjung.


Mini Zoo Hutan Wisata Mata Kucing
Selain ada pasar djadoel, di hutan mata kucing juga terdapat mini zoo walaupun kondisi kandang mereka sepertinya harus diperbaiki. Terdapat beberapa satwa seperti Ular Phyton, Monyet, Burung Elang, Kura Kura,Iguana dan Buaya. Ada juga kuda yang bisa ditunggangi oleh pengunjung namun harus membayar Rp 50.000 untuk dua kali putaran, kalaupun hanya menaiki kuda untuk berfoto pengunjung dikenakan biaya Rp 25.000 maximal 2 orang yang bisa menaiki kuda tersebut.

Pasar Djadoel Hutan Wisata Mata Kucing


Diarea yang lain terdapat kolam yang cukup panjang, dimana kolam ini memiliki ikan yang sangat banyak namun ukurannya masih kecil kecil, namun saat aku berada disana aku sempat melihat ikan Arwana dengan ukuran sekitar 1/2 meter, begitu besar dan panjang. Semoga satwa disini bisa mendapatkan makanan yang cukup ya.


Pasar Djadoel Hutan Wisata Mata Kucing
Sekupang Batam
Jam Operasional 8.00am -18.00pm








Read More
Setelah dari Lombok, perjalanan selanjutnya aku memilih Bali sebagai destinasi terakhir backpackeranku, karena jarak Lombok dan Bali pun tak begitu jauh bisa ditempuh dengan kapal maupun pesawat, namun kali ini aku memilih naik kapal dari pelabuhan lembar menuju padangbay.
Setelah menempuh perjalanan laut sekitar 5 jam, akupun tiba di Bali, hanya saja saat itu waktu masih menunjukkan jam 6 pagi sehingga angkutan umum belum ada, yang tersedia hanyalah taxi pelabuhan dengan harga ya terbilang mahal, namun karena aku masih ngantuk dan capek harga segitu ya sudahlah, yang penting aku sampai di hostel yang telah aku pesan di daerah kuta.

1jam perjalanan aku cukup menikmati suasana pagi di Bali, begitu ramai penduduk disana sehingga terjadi kemacetan dibeberapa tempat. Taxi mengantarkanku sampai didepan pintu hostel dan tau sendiri lah ya, masih pagi jadi belum bisa langsung masuk kekamar setelah checkin, namun barang bawaan sudah bisa dititipkan disana.

Setelah proses check-in selesai aku pun bergegas keluar mencari laundry yang ternyata banyak sekali disana. Alhamdulillah baju kotor satu tas aman dengan membayar 50rb. Selanjutnya aku mencari sarapan, dan ternyataaaaa susah juga gaes mencari makanan halal disini, mata kudu jeli melihat rumah makan berlabel halal, tak menemukan menu yang sesuai selera akhirnya aku ke minimarket membeli roti dan mineral water, kemudian aku pergi ke pantai Kuta sembari menunggu check-in jam 1.

Ternyata saat itu panasnya begitu terasa, dan wajahku udah sangat lelah, akhirnya aku coba kembali ke hostel dan alhamdulillah meski jam 12 Wita aku sudah bisa masuk kekamar. Setelah kunci kudapat akupun segera naik ke lantai dua, masuk kamar dan zzzzztttttt tidur.

Pantai Kuta Bali


Read More
Bulan Juli memang bulan penuh coretan kalender di otakku, sebab banyak sekali teman teman ku yang bertambah usia dibulan ini, Tak perlu bikin notif di hape karena biasanya orang orang yang dekat denganku dengan sendirinya aku ingat hari itu, salah satunya adalah FJ.

Setiap tahun yang aku tau, FJ selalu ambil cuti dari pekerjaannya dan menikmati hari pertambahan usianya dengan orang terkasihnya. Ia selalu bikin acara sendiri untuk merayakan moment tersebut. Tidak untuk tahun ini, dimana karena masa pandemik belum berakhir, Orang terkasihnya yang berada di luar negeri belum bisa balik ke Indonesia, sehingga aku dan Eka bisa jadi orang terdekat yang dia inginkan untuk menemaninya melewati hari pertambahan usianya.

Aku berusaha memahami keinginan FJ meski tak aku sampaikan kepadanya, namun ternyata Eka sudah memiliki rencana berlibur di Harris Resort Barelang bersama keluarganya, tak mati akal akhirnya Aku dan Eka mencoba cari tau ketersediaan kamar yang sedang promo di Harris.  Aku memberikan nomor Markom Harris ke Eka agar komunikasi lebih mudah. Dari percakapan pertama kami hampir gagal memberikan surprise kepada FJ, sebab kamar promo telah habis, kalopun ada tinggal kamar sea view dan itu harganya bikin kami pengen nangis disudut meja , hiks hiks:( .

Komunikasi dengan Eka terhenti sejenak, karena kami berdua masing masing cari ide lain bagaimana bisa mewujudkan keinginan FJ kali ini. Namun tak sampai 10 menit,  wa Eka kembali masuk dan berkata, umiiii dia ( Markom Harris Mas Viki ) kasi harganya sama 780rb untuk sea view, trus gimana ? Aku pun langsung menjawab lanjuuuttt, yeeeyyy akhirnya kami jadi liburan bersama di Harris, dan deal ambil 3 kamar :) dimana lagi bisa harga semurah itu saat weekend gaess ?? termasuk sarapan pula,  uuuuuh bahagianya :) 

merayakan ulang tahun di harris barelang
Read More
TAUZIA Hotels, anggota dari The Ascott Limited, mengumumkan peluncuran ‘Ascott Cares’, komitmen untuk memberikan standar kebersihan dan kehigienisan yang ketat serta pengaturan jarak aman untuk terus memberikan pengalaman menginap yang aman bagi para tamu dan lingkungan kerja yang aman bagi karyawannya. 

“Keamanan para tamu dan karyawan kami selalu menjadi prioritas utama kami,” kata Patrick Vaysse, Chief Operating Officer TAUZIA Hotels, “Penerapan ‘Ascott Cares’ memastikan bahwa hotel-hotel kami telah dilengkapi dengan baik untuk memberikan standar kebersihan yang tinggi untuk menyambut para tamu kembali ketika mereka telah siap untuk bepergian. Beberapa langkah-langkah ini termasuk peningkatan sanitasi kamar dan area publik, pemeriksaan suhu berkala, dan penggunaan alat pelindung diri seperti masker dan sarung tangan untuk staf. Dengan ‘Ascott Cares’, kami bertujuan untuk memastikan keselamatan tamu selama mereka tinggal bersama kami.”

Penerapan Standar Kebersihan Tauziah Hotels


Read More

Udah punya rencana kemana weekend ini gaes  ? Aku pengen kasi info bahwa HARRIS Resort Barelang Batam punya acara setiap malam minggu ni, yaitu menyediakan set menu seafood yang tentunya fresh.


Menu ini dapat dicicipi oleh semua tamu baik yang sedang menginap di Harris Resort maupun yang tidak, karena acara makan malam seafoodnya berada di  restoran Rocksalt Beach Club. Adapun  rangkaian acara makan malam akan  dimulai dari hiburan “Home Band” pada pukul 18.00  atau disaat matahari tebenam, kemudian dilanjutkan dengan menikmati hidangan  set menu dan minuman dengan menu khas laut di Rocksalt Beach Club hingga pukul 21.00, selama makan malam akan ada hiburan seperti musik “Live Band  dan  DJ”.

Viki Wahyudi selaku Marketing & Branding Manager HARRIS Resort Barelang Batam menjelaskan “Menu khas laut yang dapat dipilih tamu saat bersantap makan bersama keluarga yaitu 3 pilihan menu seperti Ikan Bawal, Ikan Selar, Ikan Gurami, Gong-gong, Cumi, Sotong, Kerang Dara, Kerang Kipas dan Udang. Kemudian akan ada sajian Nasi, Sambal, Kerupuk, Sayur dan Sapo Tahu. 

Paket yang ditawarkan untuk Set Menu Seafood Market yakni dengan harga Rp, 125.000 nett/orang dewasa dan untuk anak-anak usia 5-11 tahun dengan harga Rp, 75.000 nett/anak


Menu Seafood di Harris Resort Barelang

Read More
Semenjak Covid-19 merajalela ke seluruh penjuru dunia, alhasil pemerintah pun gencar memberi  anjuran kepada seluruh masyarakat untuk berada dirumah selama masa pandemik. Hal ini tentu saja membuat orang orang yang memiliki hobby traveling menjadi mati gaya,  bayangkan saja biasanya seminggu sekali bisa menghabiskan waktu dengan jalan jalan kepantai ,mall atau keluar kota, sekarang malah tidak bisa kemana mana sama sekali, karena semua tempat wisata ditutup, yang tetap buka hanyalah pasar untuk bahan sembako dan rumah makan saja.

Setelah kurang lebih tiga bulan kantor, mall dan tempat wisata tutup, ekonomi pun menjadi masalah besar bagi semua kalangan. Akhirnya tanggal 15 Juni 2020 pemerintah memberlakukan New Normal, dimana ada beberapa tempat wisata yang sudah boleh dibuka dengan persyaratan yang harus di patuhi, yakni semua pengunjung harus menggunakan masker, menjaga jarak, dan tempat wisata, mall dan pasar menyediakan handsanitizer serta sabun untuk cuci tangan.

New normal tak kami sia siakan, modal sedikit berani, dan pengen banget refreshing dari kekalutan yang terjadi di kantor beberapa waktu lalu, aku dan teman teman merencanakan liburan akhir pekan dengan mengunjungi sebuah pulau nan indah yang berada di pulau Galang. Pulau tersebut bernama Pulau Labun.

Liburan ke pulau labun Batam


Read More