Rabu, 20 April 2016

Pengalaman Menyenangkan sekaligus Menyedihkan Bersama Bus Sempati Star Medan - Aceh

Mencoba sesuatu yang baru tentulah impian setiap orang, Termasuk Aku dan teman teman yang ingin nge trip ke Aceh melalui Medan menggunakan Bus Sempati Star. Bus yang kudengar dari cerita cerita orang sangat nyaman karena dilengkapi dengan Wifi, Selimut, bantal dan pastinya Tempat duduknya yang empuk mengalahkan kursi pesawat.


Bus Impian Kami 



Selfi sebelum berangkat, dan Malingnya disebelah kami,, :( 

Kursi Si Maling yang sempat ku foto 

Setelah Puas berkeliling kota Medan, jam 19.00 kami sampai di pool Sempati Star, mataku pun langsung melihat bus bus yang sudah terparkir rapi..aaah  senangnya hati kami, karna keinginan kami ngetrip ke Aceh akan kesampaian menggunakan Bus ini. Kami memilih keberangkatan jam 20.10 malam, maka temanku Evi segera melakukan pembayaran di kasir, ( kami booking bus ini sekitar jam 2 siang di hari keberangkatan )  Kami memilih menggunakan P.VIP SCANIA dengan biaya Rp 200.000 per orang. Setelah proses pembayaran selesai, kami dipersilahkan duduk diruang tunggu. Ruangan ini cukup besar dan nyaman, colokan listrik pun dengan mudah kami temukan..maklum saja seharian perjalanan tentu saja membuat semua batrai handphone kami low bat, Handphone aman, kami memilih untuk mandi bergantian,supaya ada yang menjaga barang barang diruang tunggu, Setelah mandi dikamar mandi yang sudah disediakan, Kami pun sholat dimusholla yang juga tersedia disana..Musholla nya dilengkapi Ac, Alhasil badan kami benar2 menjadi segar selama berada di area Pool.

Ruang Tunggu yang Luas
Jam 20.00 kami bergegas menuju bus, Dan tas ransel kami dimasukkan dibagasi bawah mobil, Hanya tas yang berisi dompet, handphone, dan barang penting lainnya kami bawa keatas , Ketika melihat Karpet Merah didepan pintu bus, waaahh serasa benar benar menjadi tamu spesial deh semua penumpang bus malam ini, Aku dan Evi dapat bangku ditengah, sementara Poppy dan Mbak Sri dapat bangku Dibelakang kami. Melihat bantal dan selimut disana, pikiranku cuma pengen tidur aja, maklum lah perjalanan panjang 10 jam, apalagi malam hari, apa yang mau dilihat diluar ?? Tidur memang pilihan yang pas.


Karpet Merah di Pintu depan


Panjang nya Bus VIP Scania


Snack yang diberikan selama perjalanan 10 Jam

Penumpang sudah naik, ternyata Bus molor jalannya ampe jam 20.40 baru keluar kejalan raya, juga kena macet lagi, ada yang jualan bisa naik ke bus VIP ini, dan tak lama kemudian ada pengamen juga naik ke bus ini.. Mulai menggumam dalam hati, katanya bus VIP kok bisa menaikkan orang luar kedalam bus ini ?? gimana bisa menikmati istirahat didalam ya? Ah sudahlah...seiring bus berjalan, lampu lampu mulai dipadamkan, dan akhirnya aku mulai terlelap, karna memang suasana disini sangat tenang dan nyaman, walau saat kucium selimutnya agak2 apek. jadi selimut cukup untuk menutupi perut dan kaki saja.

Sesekali aku terbangun, kulihat temanku Evi masih sibuk dengan gadgetnya, dan aku tidur lagi, semakin subuh hujan pun turun sehingga dingin di bus ini begitu terasa, kulihat penumpang didepanku gelisah, karna Ac nya bocor dan menetes dikepalanya, namun ia segera melapor, dan petugas bus langsung mengatasinya dengan mengganjal bantal dan diikatkan ke kain gordennya.. Akhirnya sang penumpang merasa kembali nyaman.

Subuh Bus berhenti di sebuah masjid dan kami pun semua bisa melaksanakan sholat subuh, Alhamdulillah Aceh sudah dekat pikirku, dan mataku gak bisa tidur lagi, karna aku ingin menyambut ceria pagi ini di Banda Aceh, jam 8.00 pagi kami semua tiba di terminal bus, Ketika semua penumpang akan memeriksa barang2 nya kembali, alangkah terkejut aku, karna temanku berkata Tas Gue Mana??? kok gak ada... spontan se isi bus sibuk membuka kabin masing2... Ya ampun..ternyata tas yang diletakkan temanku diatas kabin bus  telah digondol maling isinya,dan tersebut telah berpindah tempat disebelah tempat duduk kami, dimana penumpangnya 2 orang lelaki muda tlah turun dari Bus ini di daerah Sigli jam 3 pagi, saat hujan turun.. Kami pun meminta data penumpang tersebut dan benar tiket mereka seharusnya turun diBanda Aceh, namun mereka turunnya di jalanan. Nomor handphone mereka kami dapatkan. namun sayang mereka gak mau mengangkatnya, bahkan mereka reject nomor telepon kami..

Wajah yang tadinya ceria karena kesampaian naik Bus VIP yang nyaman ini, berubah muram..karena insiden pencurian ini,, Laptop, Uang tunai Rp 700.000 dan sebuah camera Under water Nikon raib digondol maling dibus VIP Scania tujuan Medan Aceh disaat semua penumpang terlelap Tidur. Kejadian menyedihkan ini pelajaran bagi kita semua, Jangan lengah dengan bawaan berharga!!


Harga Tiket









2 komentar:

  1. Wah kursi bisnya meriah banget :D haha mantap ini :D

    BalasHapus
    Balasan
    1. ya mantap..tapi sayang ada maling didalamnya...

      Hapus