Selasa, 10 Maret 2020

5 Cara Menghilangkan Nyeri Saat Haid


Kalo udah ngomongin masalah haid, udah pasti kebayang betapa sakit dan nyerinya bagian perut. Apalagi jika haid datang pada saat kita Travelling.

Umumnya saat haid datang disertai dengan nyeri yang membuat para wanita tidak nyaman dan terganggu aktifitasnya. Penyebab nyeri haid karena kontraksi di dalam rahim atau kandungan. Kontraksi otot rahim ini dipicu oleh hormon prostaglandin, yang kadarnya akan meningkat tepat sebelum haid dimulai. 

Ada beberapa cara yang dapat dilakukan oleh perempuan untuk mengatasi nyeri haid ini.



Pertama, dengan mengompres bagian perut menggunakan air hangat.
Tentunya kita dapat mengompresnya dengan bantuan botol kaca yang di dalamnya sudah berisi air hangat. Panas dari air yang menjalar ke botol kemudian ke perut kita ini, dapat membantu merelaksasi otot uterus yang sedang berkontraksi. Sehingga hal ini akan meminimalisir rasa sakit. 

Jika merasa cara ini kurang greget, kita bisa berendam dengan air hangat untuk merelaksasi seluruh bagian tubuh. Namun saat ini ada cara lebih mudah untuk menghilangkan nyeri haid. Anda dapat menggunakan pad penghilang nyeri yang memberikan sensasi hangat ketika digunakan sehingga perut terasa nyaman dan bisa segera aktif lagi melakukan kegiatan sehari-hari. 

Untuk mengetahui produk tersebut silahkan klik disini di ifreeindonesia.com yang bisa didapatkan di mini market dan toko-toko.

Kedua, melakukan aktivitas fisik.
Saat haid, kita memang cenderung ingin bergelimpangan di tempat tidur saja. Rasanya badan tidak bertenaga dan sulit untuk melakukan aktivitas. Bahkan sekedar men-scroll media sosial yang biasanya menjadi hobi kita. Namun ternyata, jika kita mau melakukan aktivitas fisik yang ringan seperti senam, justru dapat mengurangi rasa nyeri di perut kita.

Ada beberapa gerakan senam yang disarankan untuk mengatasi nyeri haid. Supaya bagian tubuh kita yang terasa nyeri dapat lebih rileks dan tidak kaku. 

Ketiga, melakukan pijatan sederhana.
Pijatan ini bisa di sekitar perut, untuk membantu meredakan nyeri haid. Pijatan yang biasanya dilakukan adalah dengan meletakkan telapak tangan pada bagian perut dekat pusat, kemudian menggerakkan telapak tangan tersebut dengan gerakan melingkar searah jarum jam. 

Kita dapat lakukan hal ini secara perlahan sebanyak beberapa kali putaran. Setelah itu, kita dapat mengganti telapak tangan dengan menggunakan ujung-ujung jari dan melakukan gerakan serupa. 

Jika ada bagian yang sakit, berhenti di bagian tersebut, lalu tekan lebih dalam dan tahan sebentar. Tak lupa, bernafaslah dengan rileks agar merasa lebih tenang.

Keempat, dengan mengkonsumsi minuman herbal. 
Sebagian perempuan, ketika mengalami nyeri haid, mereka lebih memilih untuk menenggak obat pereda rasa sakit. Namun, mengonsumsi obat tersebut secara terus menerus, justru akan menyebabkan ketergantungan. Tentu saja yang namanya ketergantungan, itu tidak baik. 

Nah, supaya itu tidak terjadi, kita bisa mengkonsumsi beberapa bahan alami berikut ini. Yakni jahe, jinten hitam, serta asam jawa. Efek hangat pada jahe, dapat membantu melancarkan aliran dan sirkulasi darah. 

Jinten hitam, berfungsi menggantikan zat besi yang hilang ketika haid. Sementara asam jawa, selain untuk memperlancar haid dan meredakan nyeri, juga dipercaya sebagai penghilang bau anyir saat haid.

Kelima, mencoba untuk selalu berpikiran positif. 
Jika memang cara-cara tadi tidak mempan untuk mengatasi nyeri haid yang kita rasakan. Mungkin kita harus menggunakan cara kelima, yakni untuk berpikiran positif. 

Berpikiran positif di sini, maksudnya berusaha menerima rasa nyeri tersebut dan tidak melawannya. Percayalah, melawan rasa sakit, hanya akan membuat kita semakin merasa sakit. Sementara dengan merasakan sensasi rasa sakitnya, justru akan membantu kita untuk berdamai dengan rasa sakit.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar


Yang bijak itu membaca sampai selesai baru memberi komentar, Semoga Tulisan yang di baca bermanfaat
Terimakasih :)