Langsung ke konten utama

Asiknya Traveling Menggunakan Bus Malam


Mencoba sesuatu yang baru tentulah impian setiap orang, Termasuk Aku dan teman teman yang ingin nge trip ke Aceh melalui Medan menggunakan sebuah Bus yang memiliki fasilitas yang enak. Bus yang kudengar dari cerita cerita orang sangat nyaman karena dilengkapi dengan Wifi, Selimut, bantal dan pastinya Tempat duduknya yang empuk mengalahkan kursi pesawat.

Setelah Puas berkeliling kota Medan, jam 19.00 kami sampai di terminal Bus mataku pun langsung melihat bus bus yang sudah terparkir rapi..aduhai   senangnya hati kami, karna keinginan kami ngetrip ke Aceh akan kesampaian menggunakan Bus ini. Kami memilih keberangkatan jam 20.10 malam, agar tiba di Aceh pagi hari, untuk itu  temanku Evi segera melakukan pembayaran di kasir, ( kami booking bus ini sekitar jam 2 siang di hari keberangkatan ) .  Setelah proses pembayaran selesai, kami dipersilahkan duduk diruang tunggu.


Lelah lelah bahagia keliling kota Medan


Ruang tunggu nya cukup besar dan nyaman, beberapa colokan listrik pun dengan mudah kami temukan, maklum saja seharian perjalanan tentu saja membuat semua batrai handphone kami low bat, Handphone aman, kami memilih untuk mandi secara bergantian,supaya ada yang menjaga barang barang diruang tunggu, Setelah mandi dikamar mandi yang sudah disediakan, Kami pun sholat dimusholla yang juga tersedia diterminal. Musholla nya dilengkapi Ac, Alhasil badan kami benar2 menjadi segar selama berada di area Pool.



Ruang Tunggu pengguna Bus


Jam sudah menunjukkan pukul 20.00 wib, kami pun  bergegas menuju bus, Dan tas ransel kami dimasukkan dibagasi bawah mobil, Hanya tas yang berisi dompet, handphone, dan barang penting lainnya kami bawa keatas , Ketika melihat Karpet Merah didepan pintu bus, waaahh serasa benar benar menjadi tamu spesial deh semua penumpang bus malam ini, Aku dan Evi dapat bangku ditengah, sementara Poppy dan Mbak Sri dapat bangku Dibelakang kami.

Melihat bantal dan selimut disana, pikiranku cuma pengen tidur aja, maklum lah perjalanan panjang 10 jam, apalagi malam hari, apa yang mau dilihat diluar ?? Tidur memang pilihan yang pas. Setuju kan ?


Suasana dalam Bus

Penumpang sudah naik, ternyata Bus molor jalannya ampe jam 20.40 baru keluar kejalan raya, juga kena macet lagi, ditengah kemacetan ,tiba tiba ada yang jualan bisa naik ke bus VIP ini, dan tak lama kemudian ada pengamen juga naik ke bus ini.. Mulai menggumam dalam hati, katanya bus VIP kok bisa menaikkan orang luar kedalam bus ini ?? gimana bisa menikmati istirahat didalam ya? Ah sudahlah, biarlah mereka mencari rezeki disini, bisikku dalam hati,  perlahan tapi pasti bus berjalan dan lampu lampu mulai dipadamkan, dan akhirnya aku mulai terlelap, karna memang suasana disini sangat tenang dan nyaman.

Sesekali aku terbangun, kulihat temanku Evi masih sibuk dengan gadgetnya, dan aku tidur lagi, semakin subuh hujan turun semakin deras sehingga dingin di bus ini begitu terasa, kulihat penumpang didepanku gelisah, karna Ac nya bocor dan menetes dikepalanya, namun ia segera melapor, dan petugas bus langsung mengatasinya dengan mengganjal bantal dan diikatkan ke kain gordennya.. Akhirnya sang penumpang merasa kembali nyaman.

Didalam kegelapan dan keheningan jalan raya, Bus berhenti di sebuah masjid dan kami pun semua bisa melaksanakan sholat subuh, Alhamdulillah Aceh sudah dekat pikirku, dan mataku gak bisa tidur lagi, karna aku ingin menyambut ceria pagi ini di Banda Aceh.

Benar saja, lambat laun mentari pagi mulai menampakkan diri, fajar berwarna jingga pun mulai terlihat dari kaca jendela Bus yang masih penuh dengan embun. Namun tak masalah bagi ku, karena yang terpenting aku sangat  menikmati perjalanan panjang ini dengan Bus.

jam 8.00 pagi kami semua tiba di terminal bus, kami menyambut pagi ini dengan senang hati, dan selanjutnya akan melanjutkan perjalanan untuk mengexplore berbagai wisata di Aceh dan tentunya Sabang


Jalan jalan naik Bus

Pengalaman traveling menggunakan Bus ini membuat aku ingin kembali mengulanginya lagi, dan Alhamdulillah di Pertengahan Januari 2019 ini, aku akan berangkat ke Jakarta dan Jogja, sehingga aku  pun bersemangat untuk membeli tiket bus sumber alam, yang bisa aku beli secara online . Aku senang melakukan perjalanan malam lagi, sehingga ketika aku bangun aku sudah berada di Jogjakarta. 

Doain perjalananku lancar ya guys :) 

Komentar

  1. Busnya dan ruang tunggunnya keliatannya nyaman kak...enak kalau naik bus malam ditinggal tidur aja, bangun nnt tau2 udh nyampai.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Bener banget kak...perjalanan malam selalu aku suka jika menggunakan bis, itung itung hemat hotel juga..heheh

      Hapus
  2. mantap nich, naik bus malam traveling, kalau saya naik bus malam untuk pulang kampung

    BalasHapus
    Balasan
    1. Saya juga kalo perjalanan jauh, pake bus selalu cari bus malam.. lebih hemat aja :)

      Hapus
  3. ruang tunggu, malah kayak ruang keluarga. gimana nggak betah ya.

    BalasHapus
    Balasan
    1. iya kak...ruang tunggu besar , ada ac, colokan charger dimana mana, surga banget dah bagi backpacker seperti saya ini :)

      Hapus
  4. Saya juga sering pakai bus malam, biasanya pas mau ke Jakarta, dari tempat saya sore, sampai Jakarta pagi

    BalasHapus
  5. Kalau pergi ramai-ramai terus busnya enak kaya gitu, insyaallah 10 jam masih terasa menyenangkan ya mbak. Aku belum pernah ke Medan nih kayanya bus rekomendasinya boleh juga nih

    BalasHapus
  6. Ruang tunggunya nyaman begitu, manapula bisnya ... terlihat dari jok kursi yang tebal ... yuhuuu. Kalau bis bis di Ende kayak begini mah saya juga mau, Kak Sarah :D haha.

    BalasHapus

Posting Komentar

Semoga Tulisan yang di baca bermanfaat bagi semua Terimakasih :)

Postingan populer dari blog ini

Cara Mendapatkan Foto Copi Sertifikat Rumah yang Masih Milik Bank

Melihat kondisi rumah kecil saya yang atapnya bocor dimana mana, membuat hati saya selalu gundah ketika hujan turun dengan derasnya, maklum saja dari 8 tahun yang lalu memang saya belum pernah merenovasi atap rumah yang memang sudah lapuk alias asbesnya retak2.  Sudah berusaha menyisihkan uang gaji, namun tetap saja tidak cukup untuk merombak kembali atap rumah saya,apalagi dinding2 nya juga sudah mulai rusak. Bahan material dan upah dari tukang sudah membuat saya terkaget kaget.

Serunya Bermain Cable Ski di Batam Wake Park Bengkong

Mendengar permainan Cable Ski biasanya kesan pertama itu harganya MUAHAL ! dan hanya orang orang berduit lah yang sanggup menikmati water sport ini. karena dihari sabtu dan minggu harga bermain cable ski ini  Rp 250.000/ jam. Namun jangan minder duluan, karena Batam Wake Park yang ada di Bengkong ini memberikan harga promo di weekday hanya RP 50.000/ hari, Nah loh ?? masih gak pengen nyobain main watersport yang seru ini ? promo dari Batam Wake park Beralamat di kawasan golden city bengkong, Batam wake park ini hadir untuk meramaikan permainan yang penuh tantangan di atas air.  Ada dua area danau buatan yang disediakan bagi peserta yang ingin bermain cable ski. 1 Danau kecil  Disinilah tempat bagi pemula belajar cara memainkan wakeboarding/ cable ski. pertama tama kita wajib memakai life jacket, helmet, wakeboarding dan mengikatnya dengan erat.  Kemudian pelatihnya akan mengajari teknik teknik bermain cable ski. Kedengarannya simple dan mudah ya ? Tapi percayalah, kam

Indahnya Pantai Glory Melur Barelang Batam

Siapa ni disini yang paling senang hunting pantai baru yang ada di Batam ? Yang tunjuk tangan satu hati dong sama aku hehehe. Gatal aja bawaan kaki kalo udah dengar ada pantai baru yang dibuka. Apalagi kalo didaerah Barelang, karena aku tau disana lautnya bagus, pasirnya lembut serta kalo air laut sedang pasang, duuh jernih banget airnya, sejernih hatiku, eaaaa. Sejak di buka pada akhir Desember 2020, baru di bulan Februari 2021 aku bisa mengunjungi Pantai Glory Melur yang semakin hari semakin diminati oleh para pengunjung ini. Tak salah menurutku karena kalo dilihat dari foto foto yang bertebaran di media sosial, Pantai Glory Melur memang indah dan rapi penataannya. Minggu pagi sengaja aku turun dari rumah jam 6.00 lantaran aku juga ingin melihat moment sunrise di daerah Jembatan 1. Namun sayang karena harus mampir membeli sarapan dan mengisi bahan bakar, akhirnya aku kesiangan juga. Matahari sudah naik saat aku sampai di Jembatan 1 Barelang. Perjalanan tetap aku lanjutkan dengan sena