Langsung ke konten utama

Menjelajah Pulau Demi Pulau bersama Anak Pulau -Barelang Batam

Langit Cantik Dari Barelang

Yuhuuuu Libur Nyepi bertepatan dengan Gerhana Matahari, dimana seluruh masyarakat di Indonesia sangat antusias mempersiapkan peralatan seperti kamera, kacamata, untuk bisa melihat dan mengabadikan momen fenomenal ini..

Kota Batam pagi itu juga merasakan efek gerhana matahari, langit yang tadinya cerah, tiba tiba berubah mendung, namun sayang saat itu aku sendiri sedang berada didaerah yang banyak pepohonan, dan aku tidak memiliki kacamata atau kamera yang super duper bagus untuk menangkap moment gerhana...Namun kekecawaan yang ku rasakan, terganti dengan ngetrip yang direncanakan beberapa hari sebelumnya bersama anak2 yang memang sering ngetrip mengelilingi pulau2 yang ada disekitaran barelang.


Jam 8.30 kami sudah berkumpul didermaga jembatan 2 untuk memulai perjalanan, bekal makan minum pun sudah tersimpan rapi didalam tas masing-masing.. Pulau pertama yang kami kunjungi ialah pulau resam,Namun kami tidak turun dikarenakan memang pulau ini hanya sebuah pulau kecil dimana saat kami kesana hanya bertemu dengan nelayan yang mulai melepaskan jaringnya,Tidak mendapatkan Spot yang bagus kami melanjutkan perjalanan selanjutnya yakni Pulau Luing. Pulau Luing juga merupakan pulau kosong tanpa penghuni, namun air dipesisir pantai kecil ini bersih, kami pun mampir dan beristirahat sejenak untuk sekedar berfoto ,minum teh dan menikmati makanan yang kami bawa.


Yuk kak Rina Kita manjat2 pohon itu.. :)



Narsis ah...




Pulau Luing

Setelah puas berbasah basahan bermain air di Pulau Luing, Kami melanjutkan perjalanan lagi, ditengah perjalanan kami menemukan spot super cantik, dimana ditengah2 laut ada seonggok bebatuan merah yang tersusun rapi dan beberapa pohon yang menghiasi laut, tak melewatkan waktu yang ada, teman2ku pun langsung mengambil posisi untuk cekrek cekrek cantik.. waah senangnya melihat mereka sangat antusias dengan view yang luar biasa cakep.


Apapun gayanya Intinya jangan lupa bahagia 


Para Model mulai bergaya ( foto by  Rina )






Puas berselfie, kami melanjutkan lagi perjalanan sembari mencari makan siang, Pilihan kami ke Selat Nenek, ketika sampai kami pun berbelanja dan jajan untuk sekedar mengganjal perut.. Alhamdulillah Bertemu masjid, sehingga ibadah pun tak ketinggalan.. Setalah belanja siap, ibadah siap, kami meninggalkan selat nenek, dan menyebrang menuju pulau selanjutnya, Sayang Pak Daud yang membawa kami, tak tau juga apa nama pulau ini., Pulau tak bertuan ini memiliki pantai yang jernih, air nya bersih, ya maklum saja karena memang tak ada penduduk disini..  Kami pun mulai menikmati makan siang, setelah perut kenyang ada yang memilih tidur..ada yang berselfie, dan aku sendiri juga memilih tidur2an meski gak bisa, karna silaunya sinar matahari.


Satun2nya Masjid Di Selat Nenek


Alhamdulillah jalan2 lancar, ibadah tak tinggal :)



Pulau Cantik yang kami tidak Tau namanya
Masing2 cari Posisi Untuk Istirahat

Setelah teman2 yang tidur bangun, kami melanjutkan perjalanan lagi, Pantain yang panjang luas, memiliki pasir putih yang bersih bernama Pantai Gelam, barulah kami semua bisa mengantung hammock yang kami bawa,,dan benar2 enak beristirahat disini, karena rindangnya pohon. Lagi2 yang dilakukan beberapa teman adalah tidur, berselfi dan aku sendiri juga berayun saja dihammock sambil ngobrol dengan kak rina.

Rasanya tak mau pulang saking nyamannya dengan suasana Pantai Gelam,Namun matahari akan terbenam dan memang kami harus pulang., tinggallah kenangan kami bersama yang kami tinggalkan disana..dan berharap kami bisa menjelajah pulau2 lagi.



Istirahat Cantik dibawah Pohoh Yang Rindang


Pasir Putih lembut dan Pantai yang Panjang Banget

Menyusuri Pesisir Pantai Gelam


Kami Pulang dengan Hati Bahagia...

 Terimakasih Tuhan..Untuk teman dan Alam yang indah ini...Kami bahagia bisa bersama menikmati Alam yang cantik dariMU















Komentar

Posting Komentar

Semoga Tulisan yang di baca bermanfaat bagi semua Terimakasih :)

Postingan populer dari blog ini

Review si Kecil yang Canggih, FOREO LUNA play plus

Hai hai hai, masih setiakan sama blog dari sarahjalan ? nah kali ini aku pengen share tentang pengalaman aku memakai FOREO LUNA play plus  ni. Namun, sebelum aku menceritakan pengalamanku memakai FOREO LUNA play plus, aku mau mengingatkan kembali bagaimana tahapan menggunakan FOREO LUNA play plus. Biasanya Setelah pulang kerja seperti biasa aku melakukan aktifitas dulu dirumah sampai malam menjelang, dan sebelum tidur membersihkan wajah dengan benar menjadi rutinitas wajib cara mengatasi jerawat. Sebelum aku memulai cuci muka, biasanya aku menggunakan cleansing water dengan menggunakan kapas. Setelah itu barulah aku mulai membersihkan wajah dengan menggunakan alat pembersih wajah FOREO LUNA play plus Ada beberapa  Tahap membersihkan wajah menggunakan FOREO LUNA play plus : Basahi wajah dengan air, kemudian kasi sabun pembersih wajah secara menyeluruh Hidupkan FOREO LUNA play plus dengan cara menekan tombol kecil yang terletak di belakang body FOREO, ...

Mencoba Menu Sei Sapi Makanan Khas NTT di Cafe JomTea Batam

Beberapa bulan ini wara wiri diberanda media sosialku menu Sei Sapi, hanya saja menu ini tersedia di Jakarta sehingga aku tak bisa mencobanya. Karena berbahan dasar dari daging Sapi yang merupakan daging kesukaanku akhirnya aku browsing mengenai kuliner ini. Ternyata Se'i Sapi merupakan kuliner yang berasal dari Nusa Tenggara Timur, jika didaerahnya sana se'i sapi menggunakan bahan dari daging Babi namun dikota kota lain sudah menggunakan daging sapi atau ayam sebagai bahan utamanya. Sei Sapi Diasap Bukan Dibakar Sei sendiri merupakan daging yang dimasak dengan cara di asap  dalam waktu yang cukup lama, sehingga saat dimakan rasa asapnya pasti ada terasa. Jadi beda aromanya dengan daging yang dibakar.  Sei Sapi Dicocol Dengan Sambal Mercon Di cafe Jomtea Sei Sapi di jual dengan pilihan berbagai aneka sambal seperti : Sambal Mercon Sambal Matah Sambal BBQ Sambal Mushroom Karena aku penyuka kuliner pedas, jadi aku memilih Sei Sapi sambal merecon dengan harga 23K, namun karena ad...

Cara Mendapatkan Foto Copi Sertifikat Rumah yang Masih Milik Bank

Melihat kondisi rumah kecil saya yang atapnya bocor dimana mana, membuat hati saya selalu gundah ketika hujan turun dengan derasnya, maklum saja dari 8 tahun yang lalu memang saya belum pernah merenovasi atap rumah yang memang sudah lapuk alias asbesnya retak2.  Sudah berusaha menyisihkan uang gaji, namun tetap saja tidak cukup untuk merombak kembali atap rumah saya,apalagi dinding2 nya juga sudah mulai rusak. Bahan material dan upah dari tukang sudah membuat saya terkaget kaget.