Langsung ke konten utama

Beberapa Perbedaan Toyota Calya Tipe E dengan Tipe G

Salah satu mobil besutan Toyota yang sukses laris di pasaran adalah Toyota Calya. Sejak kehadiran pertamanya, mobil ini memang sudah diprediksi bakal jadi MPV sejuta umat layaknya. Calya sendiri hadir dengan lebih “fresh” layaknya desain mobil kekinian, baik pada Calya tipe E maupun tipe G.
Toyota meluncurkan Calya dengan dua tipe dan empat varian. Dua tipe tersebut tidaklah lain adalah Calya tipe E dan juga G. Masing-masing tipe punya dua varian lagi, yaitu transmisi matic dan transmisi manual. Kalau soal bekalan spesifikasinya sendiri, sejatinya tidak ada yang terlalu menonjol antara spesifikasi Calya tipe E dengan tipe G. Namun, mari kita bahas lebih detail lagi mengenai dua tipe Toyota Calya ini.


1. Eksterior
Mulai dari sisi eksterior, Toyota Calya tipe E tidak punya garnish krom yang lebar di bagian depan ataupun belakang body yang menampung emblem Toyota. Berbeda halnya dengan tipe G yang memilikinya. Untuk bagian tersebut pada Calya tipe E dibuat warna yang selaras dengan warna body. Jadi, memang kalau soal penampakan dari eksteriornya, tipe E kalah mewah dengan tipe G.
Kemudian untuk froglight alias lampu kabut, calya tipe E belum memilikinya fitur ini, namun tipe G sudah memilikinya. Saat berjalan di malam hari, di sini yang terlihat jelas perbedaan spesifikasi Calya tipe E pada sisi eksteriornya dengan tipe G. 
Tapi, menariknya meskipun Toyota tidak memberikan fitur lampu kabut pada Calya tipe E, namun rumahannya sudah ada sehingga apabila Anda membeli Calya tipe E dan ingin memasang lampu kabut, pastinya sangat bisa karena rumahannya telah tersedia. Sehingga tampilan Calya tipe E yang Anda punya tidak kalah mewahnya dengan tipe G.
2. Interior
Spesifikasi Calya tipe E yang memang menjadi tipe lebih rendah ketimbang G, pada sisi interiornya juga ada perbedaan dimana tipe E kalah dengan tipe G. Mulai dari handle pintu serta tuas transmisi, dimana pada  Calya tipe E menggunakan bahan plastic sewarna dengan doortrim. Sementara pada tipe G sudah dilapisi dengan krom. Begitu juga pada tuas transmisi, dimana pada Calya tipe E angka transmisi dibuat warnanya senada dengan semua tuas. Berbeda dengan tipe G yang dilengkapi dengan adanya aksen krom.
Bagi Anda yang tidak terlalu suka interior mobil yang terlalu berisik, maka Calya tipe E lebih disarankan untuk jadi milik Anda karena speaker pada tipe Calya yang satu ini hanya dilengkapi dengan 2 speaker yang ada di pintu depan. Berbeda dengan tipe G yang dilengkapi dengan 4 speaker masing-masing ada 2 di pintu depan dan belakang.
3. Fitur Lainnya
Tidak terlalu banyak perbedaan pada kelengkapan fitur-fiturnya. Seperti untuk fitur anti lock braking system alias ABS telah tersedia pada Calya tipe E , untuk varian yang automatic. Sayangnya belum tersedia pada varian manual. Sedangkan pada tipe E, baik manual maupun otomatis telah menyediakan fitur ini.
Baik pada tipe E maupun tipe G, Toyota telah membekali Calya dengan fitur stabilizer suspense roda. Bedanya adalah pada tipe E hanya terdapat di sistem roda bagian depan saja dan untuk di suspensi ban yang belakang tidak ada. Berbeda dengan tipe G yang sudah ada baik di bagian ban depan maupun belakang.
Secara garis besar memang spesifikasi Calya tipe E sedikit lebih rendah ketimbang tipe G. Hal ini jelas sebanding dengan harga Calya tipe E yang lebih murah ketimbang tipe G. Kalau soal pembelian, Anda bisa mempercayakan pada Auto2000 yang merupakan dealer resmi Toyota.

Untuk harga Calya tipe E sendiri, seperti yang dilansir pada laman resmi Auto2000 di auto2000.co.id , saat ini Calya tipe E varian terendah hanya dibanderol dengan harga 136 jutaan saja.  Sedangkan varian G yang paling tinggi harganya mencapai 158 jutaan.

Komentar

  1. kapan yaa bisa ada mobil hmmm. syukuri keadaan sekarang aja deh hahaha

    BalasHapus
  2. Kece banget yah mobilnya kak... Kapan lah akutu punya mobil kek gini. -____-"

    BalasHapus
  3. Saingannya sigra ini ya hehe

    BalasHapus

Posting Komentar

Semoga Tulisan yang di baca bermanfaat bagi semua Terimakasih :)

Postingan populer dari blog ini

Review si Kecil yang Canggih, FOREO LUNA play plus

Hai hai hai, masih setiakan sama blog dari sarahjalan ? nah kali ini aku pengen share tentang pengalaman aku memakai FOREO LUNA play plus  ni. Namun, sebelum aku menceritakan pengalamanku memakai FOREO LUNA play plus, aku mau mengingatkan kembali bagaimana tahapan menggunakan FOREO LUNA play plus. Biasanya Setelah pulang kerja seperti biasa aku melakukan aktifitas dulu dirumah sampai malam menjelang, dan sebelum tidur membersihkan wajah dengan benar menjadi rutinitas wajib cara mengatasi jerawat. Sebelum aku memulai cuci muka, biasanya aku menggunakan cleansing water dengan menggunakan kapas. Setelah itu barulah aku mulai membersihkan wajah dengan menggunakan alat pembersih wajah FOREO LUNA play plus Ada beberapa  Tahap membersihkan wajah menggunakan FOREO LUNA play plus : Basahi wajah dengan air, kemudian kasi sabun pembersih wajah secara menyeluruh Hidupkan FOREO LUNA play plus dengan cara menekan tombol kecil yang terletak di belakang body FOREO, ...

Mencoba Menu Sei Sapi Makanan Khas NTT di Cafe JomTea Batam

Beberapa bulan ini wara wiri diberanda media sosialku menu Sei Sapi, hanya saja menu ini tersedia di Jakarta sehingga aku tak bisa mencobanya. Karena berbahan dasar dari daging Sapi yang merupakan daging kesukaanku akhirnya aku browsing mengenai kuliner ini. Ternyata Se'i Sapi merupakan kuliner yang berasal dari Nusa Tenggara Timur, jika didaerahnya sana se'i sapi menggunakan bahan dari daging Babi namun dikota kota lain sudah menggunakan daging sapi atau ayam sebagai bahan utamanya. Sei Sapi Diasap Bukan Dibakar Sei sendiri merupakan daging yang dimasak dengan cara di asap  dalam waktu yang cukup lama, sehingga saat dimakan rasa asapnya pasti ada terasa. Jadi beda aromanya dengan daging yang dibakar.  Sei Sapi Dicocol Dengan Sambal Mercon Di cafe Jomtea Sei Sapi di jual dengan pilihan berbagai aneka sambal seperti : Sambal Mercon Sambal Matah Sambal BBQ Sambal Mushroom Karena aku penyuka kuliner pedas, jadi aku memilih Sei Sapi sambal merecon dengan harga 23K, namun karena ad...

Cara Mendapatkan Foto Copi Sertifikat Rumah yang Masih Milik Bank

Melihat kondisi rumah kecil saya yang atapnya bocor dimana mana, membuat hati saya selalu gundah ketika hujan turun dengan derasnya, maklum saja dari 8 tahun yang lalu memang saya belum pernah merenovasi atap rumah yang memang sudah lapuk alias asbesnya retak2.  Sudah berusaha menyisihkan uang gaji, namun tetap saja tidak cukup untuk merombak kembali atap rumah saya,apalagi dinding2 nya juga sudah mulai rusak. Bahan material dan upah dari tukang sudah membuat saya terkaget kaget.