Langsung ke konten utama

Wisata Kebun Teh Dan Pemandian Bahdam Sidamanik Sumatera Utara



Kebun Teh  Sidamanik
Kebun Teh di Sidamanik


Bagi para wisatawan dari luar kota medan, mungkin masih asing mendengar nama Sidamanik. 
Sidamanik sendiri adalah sebuah kecamatan yang ada didesa sarimatondang, Sebuah desa yang bisa ditempuh kurang lebih 3 jam dari kota Medan, Namun dari Pematang Siantar mungkin bisa ditempuh dalam waktu 45 menit dengan menggunakan angkutan cary atau sepeda motor, dan jika dari Parapat bisa ditempuh dalam waktu 1 jam.


Nah pada saat berlibur dari Danau Toba, saya dan teman ingin mencoba mengunjungi daerah sidamanik, karena kami pernah melihat dari media sosial hamparan kebun teh yang luas disana, secara saya belum pernah sekalipun melihat secara langsung seperti apa sih daun teh itu.maklum saja ya, dikota kelahiran saya pontianak, dan didaerah sekarang saya tinggal, kota batam tidak memiliki kebun teh..


Dari kota parapat, saya menaiki bus sejahtera, biayanya 15rb /per orang, kurang lebih 1 jam kami turun di simpang 3 sidamanik, depannya ada pom bensin. Setelah itu kami melanjutkan perjalanan dengan menaiki angkutan sejenis mobil carry, jalan raya sidamanik tidak besar, suasana pedesaan pun mulai terasa ketika hamparan sawah, kebun, terbentang dikiri dan kanan jalan. Sesekali aku melihat pengendara motor membawa seekor babi, waah jujur ya. Ini pertama kali saya melihat seekor babi berwarna agak pink, bulat buntal dan hhrrrggg cukup membuat saya tersenyum kecil,benar benar pengalaman pertama melihat hewan ini.


PEMANDIAN BAHDAMANIK


Selama dalam perjalanan, kami pun bertanya pada penumpang selain kebun teh wisata apa aja yang ada disidamanik, kami di beri tahu bahwa ada pemandian Bah Damanik ( bahdam )  dan ada air terjun bahbiak juga. Namun air terjun bah biak tidak bisa ditempuh dng kendaraan umum, mesti bawa kendaraan sendiri, karena jalan masuk ke area air terjun cukup jauh.  Namun jika ingin ke pemandian bahdam, kita bisa mencapainya dengan mudah, karena lokasinya tidak terlalu jauh masuk kedalam.


Niat kami turun dipemandian bahdam pun, kami utarakan ke pak supirnya, dan kami memang diturunkan di depan plang pemandian bahdam. Dengan membayar 8ribu perorang, kami mulai menelusuri jalan setapak menuju lokasi pemandian, melewati kebun jagung, dan rumah warga, sekitar 7 menit berjalan kami pun sampai di area pemandian.  Lokasinya masih benar benar asri, pepohonan yg ada membuat suasana begitu adem, apalagi air yang mengalir begitu jernih, membuat saya tak sabaran ingin mencuci muka. Benar saja, ketika saya membasuh wajah, subhanallah segarnya mata air disini. Dan saya minum sedikit airnya, mana tau bisa balik lagi ketempat ini kan..hahahah..


Pemandian Bahdam
Plang Pemandian BAHDAM

Bahdam SidamanikBahdam Sidamanik


Bahdam Sidamanik
Airnya bening banget




Bahdam Sidamanik


Pemandian Bah Damanik ini, Dahulunya merupakan tempat pemandian Raja Damanik, Namun sekarang, siapa saja bisa menikmati kesegaran mata air disini , baik untuk warga lokal maupun untuk pendatang dari luar kota seperti kami. 


Ketika teman saya memilih untuk mandi di kolam, saya ingin melakukan sholat zuhur, nah ketika niat saya mau sholat saya sampaikan ke abang yg jaga disana, beliau pun menyediakan tempat sholat untuk saya di rumah pohon, beliau kasi karpet dan beliau bersihkan areanya, alhamdulillah makasih bang.. usai sholat saya duduk didekat abang, eeh dekat kolam sembari melihat teman saya belajar berenang. Perut mulai keroncongan dan dikantin si abang hanya menjual mi...tak ada pilihan lain, memang mi goreng lah yang aku pesan. Ntah karena lapar atau enak, namun saya lahap menyantap mi goreng ini sampai piring nya bersih..heheheh


KEBUN TEH SIDAMANIK


Sebenarnya belum puas bersantai di area pemandian Bahdam, namun kami ingin melanjutkan perjalanan melihat hamparan kebun teh, Kami keluar dengan berjalan kaki menuju jalan raya, sembari menunggu angkot yang tak lewat lewat dijalan, kami pun berjalan kaki saja, sembari bertanya tanya pada anak2 yang pulang sekolah, apa kebun teh masih jauh ? katanya gak lagi kak, jalan aja, namun ketika kami terus berjalan, saya bertemu dengan teman lama saya,  Haiiii begitu surprise saya ketika melihat nya, Alhamdulillah kami tetap saling mengingat, dan akhirnya kami dipinjami motornya,  Biar gak capek jalan kaki katanya..Subhanallah saya senang sekali. Bisa bertemu dengan nya, dan berkat nya juga kami bisa sampai dan melihat hamparan kebun teh ini, dan saya pun berlari lari kecil ditengah2 hamparan kebun..saya senang saya senang..





Kebun Teh Sidamanik

Kebun Teh Sidamanik


Kebun Teh Sidamanik
Hamparan Kebun Teh 


Kebun Teh Sidamanik



Jam 3 setelah mengembalikan motor teman, kami naik angkot lagi menuju pemantang siantar, dengan biaya yang sama Rp 8ribu/per orang, dilanjutkan naik bis sejahtera dengan biaya Rp 25 ribu/ per orang sampai di medan. 

Komentar

  1. sangat asri mbak..ditambah udaranya juga dingin disana....

    BalasHapus
  2. Banget...ayoo explore sidamanik...desa nya masih asri,sehingga nyaman utk dinikmati

    BalasHapus
  3. Aku orang Sumut tapi belum pernah ke sini hahahahaa. Masukin bucket list deh. Hai Kak Sarah salam kenal ya :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. waah semoga bisa sampai didaerah sidamanik ya kakak..saya aja masih ingin kesini lagi...
      salam kenal balik ya mbak satya :)

      Hapus
  4. Suka banget sama yg namanya perkebunan teh, hijau, segar, pamandangan langka di jakarta yg penuh dgn gedung2 tinggi hehehhe

    BalasHapus
    Balasan
    1. tapi jakarta kan punya monas..dan saya pengen kesana juga :)

      Hapus

Posting Komentar

Semoga Tulisan yang di baca bermanfaat bagi semua Terimakasih :)

Postingan populer dari blog ini

Cara Mendapatkan Foto Copi Sertifikat Rumah yang Masih Milik Bank

Melihat kondisi rumah kecil saya yang atapnya bocor dimana mana, membuat hati saya selalu gundah ketika hujan turun dengan derasnya, maklum saja dari 8 tahun yang lalu memang saya belum pernah merenovasi atap rumah yang memang sudah lapuk alias asbesnya retak2.  Sudah berusaha menyisihkan uang gaji, namun tetap saja tidak cukup untuk merombak kembali atap rumah saya,apalagi dinding2 nya juga sudah mulai rusak. Bahan material dan upah dari tukang sudah membuat saya terkaget kaget.

Serunya Bermain Cable Ski di Batam Wake Park Bengkong

Mendengar permainan Cable Ski biasanya kesan pertama itu harganya MUAHAL ! dan hanya orang orang berduit lah yang sanggup menikmati water sport ini. karena dihari sabtu dan minggu harga bermain cable ski ini  Rp 250.000/ jam. Namun jangan minder duluan, karena Batam Wake Park yang ada di Bengkong ini memberikan harga promo di weekday hanya RP 50.000/ hari, Nah loh ?? masih gak pengen nyobain main watersport yang seru ini ? promo dari Batam Wake park Beralamat di kawasan golden city bengkong, Batam wake park ini hadir untuk meramaikan permainan yang penuh tantangan di atas air.  Ada dua area danau buatan yang disediakan bagi peserta yang ingin bermain cable ski. 1 Danau kecil  Disinilah tempat bagi pemula belajar cara memainkan wakeboarding/ cable ski. pertama tama kita wajib memakai life jacket, helmet, wakeboarding dan mengikatnya dengan erat.  Kemudian pelatihnya akan mengajari teknik teknik bermain cable ski. Kedengarannya simple dan mudah ya ? Tapi percayalah, kam

Indahnya Pantai Glory Melur Barelang Batam

Siapa ni disini yang paling senang hunting pantai baru yang ada di Batam ? Yang tunjuk tangan satu hati dong sama aku hehehe. Gatal aja bawaan kaki kalo udah dengar ada pantai baru yang dibuka. Apalagi kalo didaerah Barelang, karena aku tau disana lautnya bagus, pasirnya lembut serta kalo air laut sedang pasang, duuh jernih banget airnya, sejernih hatiku, eaaaa. Sejak di buka pada akhir Desember 2020, baru di bulan Februari 2021 aku bisa mengunjungi Pantai Glory Melur yang semakin hari semakin diminati oleh para pengunjung ini. Tak salah menurutku karena kalo dilihat dari foto foto yang bertebaran di media sosial, Pantai Glory Melur memang indah dan rapi penataannya. Minggu pagi sengaja aku turun dari rumah jam 6.00 lantaran aku juga ingin melihat moment sunrise di daerah Jembatan 1. Namun sayang karena harus mampir membeli sarapan dan mengisi bahan bakar, akhirnya aku kesiangan juga. Matahari sudah naik saat aku sampai di Jembatan 1 Barelang. Perjalanan tetap aku lanjutkan dengan sena