Mendengar permainan Cable Ski biasanya kesan pertama itu harganya MUAHAL ! dan hanya orang orang berduit lah yang sanggup menikmati water sport ini. karena dihari sabtu dan minggu harga bermain cable ski ini  Rp 250.000/ jam. Namun jangan minder duluan, karena Batam Wake Park yang ada di Bengkong ini memberikan harga promo di weekday hanya RP 50.000/ hari, Nah loh ?? masih gak pengen nyobain main watersport yang seru ini ?


promo dari Batam Wake park


Beralamat di kawasan golden city bengkong, Batam wake park ini hadir untuk meramaikan permainan yang penuh tantangan di atas air.  Ada dua area danau buatan yang disediakan bagi peserta yang ingin bermain cable ski.

1 Danau kecil 
Disinilah tempat bagi pemula belajar cara memainkan wakeboarding/ cable ski. pertama tama kita wajib memakai life jacket, helmet, wakeboarding dan mengikatnya dengan erat.  Kemudian pelatihnya akan mengajari teknik teknik bermain cable ski. Kedengarannya simple dan mudah ya ? Tapi percayalah, kamu akan grogi dan nervous saat melakukannya, namun keseruannya akan kamu dapatkan ketika sudah bisa berhasil berdiri cantik diatas wakeboarding ini. Terjatuh? Terhempas ? pasti..namun jangan khawatir, sang operator yang mengendalikan cable nya, akan menarik mu kembali. wooww seruuu bangeeett..



Siap siap main Cable Ski di Batam Wake Park

Posisi Bermain Cable Ski 
2.  Danau Besar 

Danau ini untuk yang sudah biasa berselancar menggunakan wakeboarding, Disini cable nya sudah otomatis dikendalikan oleh program, sehingga sang operator hanya memantau saja, sehingga saat kita terjatuh di tengah danau, kita harus berenang sendiri ketepian. Bermain cable ski di danau besar ini awalnya membuat nyali saya ciut, bagaimana tidak ?? yang bermain disini adalah mereka yang sudah ahli mengendalikan wakeboardingnya, sementara saya ?? ini lah pertama kali saya kesini memberanikan diri untuk bermain. Dan benar saja..ketika cableski mulai ditarik, saya pun ikut tertarik dan terhempas di tengah hahahah...bukannya sakit, malah saya tertawa, dan ketagihan memulainya kembali. Jika yang berdiri saya selalu terjatuh, saya mencoba dengan posisi duduk, dan saya berhasil sampai diujung danau, dan kemudian guuubrakkk... saya pun terhempas kembali..keseruan ini membuat saya ingin mencobanya lagi..lagi..dan lagi.. seruuuu guyss..

Para pemain cable ski yang sudah ahli

Bermain Cable Ski di Danau Besar

2.5 jam bermain, membuat saya mulai menggigil dan mulai lapar, apalagi jam juga sudah menunjukkan pukul 6sore, artinya wakepark juga sudah tutup, dengan berat hati saya dan beberapa teman juga harus berganti pakaian. 

Selain untuk bermain cable ski, Batam Wake Park juga memiliki cafe yang cukup luas dan nyaman untuk bersantai, dengan beberapa menu cemilan yang mereka sediakan, area untuk bersantai juga cukup bersih.

Cafe di Batam Wake Park

Area Bersantai di Batam Wake Park

Kami harus pulang karena malam mulai menyapa, Namun keseruan di Batam Wake Park membuat saya ingin datang kembali dan mencoba cable ski didanau besar. 

Buat kamu ??? mumpung ada promo dari Batam Wake Park hayuukk manfaatkan kesempatan ini. dan rasakan keseruannya berada di atas wakeboarding.

BATAM WAKE PARK
Bengkong Laut - Batam
Jam Operasional : 09.00wib- 18.00wib
Contact Person : Ko Wira
Reservasi  : +62 0812 6899 7171
Email : ask@bwprk.com







Sabtu cuaca begitu cerah, rasanya sayang kalo dihabiskan untuk duduk berdiam diri dirumah saja. Teringat dengan sebuah wisata mangrove yang baru dibuka di daerah nongsa Batam, aku bersama temanku pun berangkat kesana dengan menggunakan sepeda motor.

Wisata AVJ (Anugrah Ventura Jaya ) mangrove kami tempuh melalui jalan raya nongsa didaerah Sei Tering, tepatnya disebelah area Padepokan Sasono Punggowo , patokannya ada 2 tower sebelah kiri, dan ada plang wisata AVJ mangrove, ikuti saja jalan yang awalnya beraspal ini, dan terus ikuti petunjuk yang disediakan, karena plang wisata AVJ ini akan menuntun perjalanan kita sampai tiba digerbang wisata mangrove. Pastikan dulu cuaca cerah jika ingin mengunjungi wisata mangrove ini, karena jalannya masih tanah merah, jika hujan, lebih baik urungkan niat mau kesini,, BECEK BRO!

Masuk kewisata mangrove, akan dikenakan biaya sebesar RP 10.000/ per orang, kendaraan bebas biaya parkir, dan kami siap mengexplore wisata mangrove ini.

Danau AVJ Mangroove

Setelah puas berfoto di atas jembatan ini, perjalanan kami lanjutkan memasuki kawasan mangrovenya, Ternyata didalam hutan mangrove ini banyak disediakan tempat duduk, dan tulisan tulisan yang menurut saya alay, lebay, maklum dah tua ya.. namun kalau untuk anak2 remaja mungkin kata2 ini sangat digemari oleh mereka, apalagi yang sedang kasmaran, sehingga spot disini bisa jadi pilihan mereka utk bernarsis ria.

Gazebo di Mangrove

Spot Foto di Mangrove AVJ

Avj Mangrove Batam

AVJ Mangrove Batam
Avj Mangrove Batam
Hutan mangrove ini cukup luas loh, dan masih dalam tahap pengembangan, kamipun melanjutkan langkah kaki menuju laut, dan untuk sore hari memang enak bersantai disini.

AVJ Mangroove

Avj Mangrove Batam
2 Jam berada di mangrove perut kami mulai lapar, kebetulan kantin disini tutup akhirnya kami memilih pulang, Kali ini kami pulang melewati jalan berbeda yang tembusannya ke arah batam centre, perumahan puri selebriti .  Namun sayang, disini banyak truk yang lalu lalang dengan kecepatan tinggi, membuat kami sedikit takut dengan keberadaan mereka, apalagi jalan disini masih tanah merah dan kurang bagus. 


AVJ Mangrove Batam

Avj Mangrove Batam

Saranku, jika hendak mengunjungi AVJ mangrove, sebaiknya lewat nongsa sei tering saja, karena lebih aman dari lalu lalang truk2 yang mengankut tanah. Selamat mengexplore wisata mangrove ya, dan tetap jaga kebersihan.







Jam 5 sore waktu malaysia  bus yang membawa rombongan kami tiba disebuah hotel yang gedung nya tinggi bak pencakar langit berwarna gold dan kecoklatan. Hotel yang berada persis dipersimpangan jalan ini membuat kesan pertamaku begitu senang, karena kawasan nya ramai, dan banyak toko dan cafe yang berjejer, artinya aku tak kan mengalami kesusahan untuk berbelanja dan mencari kuliner disekitar area hotel.


HOTEL SOLEIL BUKIT BINTANG KUALA LUMPUR

Memasuki area lobby hotel, kita langsung menaiki eskalator karena receptionistnya berada di lantai dua. Lobby hotel tidak semegah bangunan hotel yang tampak dari luar. hanya ada beberapa sofa untuk tamu, dan beberapa kursi refleksi.

Proses checkin selesai, kami pun masing masing menuju kamar. Dan aku mendapat kamar no 930 di lantai 9. Setelah masuk kamar, aku dan temanku sedikit lega, artinya kami bisa beristirahat sejenak setelah melalui perjalanan 6 jam dari Johor Bahru.

Ketika ingin duduk di kasur, eeehh spray nya sedikit usang, kami pun saling pandang pandangan karena heran, hotel yang tampak dari luar begitu bagus, ternyata didalamnya tidak sesuai dengan yang kami bayangkan. Tv yang tersedia juga masih bentuk tabung model lama. Berjalan kearah kamar mandi, tersedia 2 handuk, sabun gel,shampoo, 2 sikat gigi dan sebuah bath up.


2 Botol Air Mineral, coffe, Teh dan Gula

Twin Bed dari Hotel Soleil

Bathup di Soleil
Aku keluar dari kamar mandi, dan membuka gorden, aaahhhh barulah mata ini enak memandang pemandangan diluar sana, gedung2 pencakar langit dan Menara Kuala Lumpur tampak didepan mata, dan kolam renang yang berada dibawah, sedikit mengurangi kekecewaan pada hotel ini.

View dari Kamar Lantai 9
Saat mata ini nyaman memandang keluar jendela, Aku pun duduk di kasur dan memulai memainkan gadget ku, kucoba wifi hotel namun tak pernah bisa berhasil, ku telepon receptionist, alangkah kagetnya aku, memang untuk kamar kamar tertentu tidak mendapatkan layanan wifi. Apaaa ?? dijaman yang sudah modern begini, dan hotel yang terkesan mewah ini tidak memberikan layanan free wifi kepada semua tamunya ?? benar benar memalukan ucapku dalam hati. Bukan hanya aku saja yang kecewa, namun beberapa teman yang lain juga kecewa, karena dikamar mereka juga tidak bisa mendapatkan wifi. 

Kami memilih keluar kamar dan pergi menikmati kuliner dan menjelajah pasar malam di area Bukit Bintang, begitu ramainya kawasan ini saat malam hari, sepanjang jalan mereka menawarkan message kaki, tangan, dan badan, ada yang seharga sekitar RM 35.00 namun aku tidak melihat durasi berapa lama untuk message tersebut.

Cafe Mongolia BBQ di seberang Hotel Soleil

Makan bersama di Mongolia BBQ, 
Salam dari Emak Mongolia.. hehe
Dari area Bukit Bintang kami berjalan kaki menuju Petronas dan Suria KLCC, sekitar 15 menit kami pun sampai. dan kami menikmati malam disini sembari melihat atraksi air mancur yang ada ditaman KLCC. Puas berfoto dan duduk, kami kembali ke Hotel dan beristirahat.

Santai Di Taman KLCC

Dibelakang ada Atraksi Air Mancur
Keesokan paginya, ketika kami ingin sarapan, kami melihat teman kami berdiri didepan pintu, kami pun bertanya kenapa berdiri disana ? jawabannya menunggu orang hotel nganterin handuk, karena dikamarnya gak ada handuk. Astagaaaaaa..kami hanya menggeleng gelengkan kepala dengan pelayanan hotel ini. Kami pun kereceptionis dan mengadukan bahwa teman kami dikamar no 905 tidak tersedia handuk, dan minta diantar sekarang juga!

Turun kelantai dasar, kulihat menu makanan untuk sarapan pagi cukup beragam, ada Nasi Goreng, Kwetiau Goreng, Ayam Curry, Roti Bakar, Coco Crunch, Salad, Buah, dan minumannya Teh, Kopi, Susu, dan Aneka Jus. Dan rasa makanan pagi ini biasa saja.

Restaurant Hotel Soleil
Restaurant Hotel Soleil
Nasi Goreng
Ayam Curry



Buah Segar
Aneka Minuman
Jam 8 waktu malaysia, rombongan kami check out karena harus melanjutkan acara peresmian kantor RIWAY yang ke 17 namun terbesar di Kuala Lumpur. Kami keluar dari hotel meninggalkan kesan yang kurang memuaskan, namun buat kalian yang ingin menginap disini, pastikan kalian memesan kamar yang tersedia layanan wifinya, mungkin dengan harga yang berbeda, sehingga kalian tetap bisa meluncur di dunia maya.






























Bersama Ki Lurah Bapak Soeryo Respationo

Hari minggu 02 April merupakan kesempatan pertamaku bisa bergabung dengan teman teman dari blogger dan fhotographer Batam, dimana aku bisa ikut berziarah ke makam  Almarhumah Ibu Hajjah Rakaveny. Beliau adalah istri dari mantan wakil gubernur Kepulauan Riau Bapak HM Soerya Respationo. Makam Almarhumah Ibu Rakaveny ini berada di dalam kawasan Padepokan Sasono Punggowo seberang pemakaman umum ( TPU ) Sambau Kampung Sei Tering Nongsa.

Sebelum kami melakukan ziarah dan berkeliling area padepokan, Kami berkumpul dulu di pendopo sembari mendengarkan cerita mengenai karir Pak Soerya dan Almarhumah Ibu Rakaveny, serta tujuan dibuatnya padepokan yang luasnya hampir 5 hektare ini.

Profile Sosok Bapak HM Soerya Respationo, SH,MH / Ki Lurah Punggowo :

Bapak Soerya Respationo Lahir di Semarang pada tanggal 12 September 1959, Beliau menempuh sekolah dasar di kebumen dan lulus pada tahun 1971, kemudian melanjutkan ke sekolah menengah pertama negeri 5 di yogyakarta dan lulus pada tahun 1974, Setelah itu melanjutkan sekolah menengah atas kolase De Brito sampai tahun 1979.

Karir Pak Soerya di Batam di mulai pada tahun 2004-2006 , kala itu Beliau menjabat sebagai wakil DPRD Batam, namun pada tahun 2006-2009 ia pun menjabat sebagai ketua DPRD Batam. Nah di Tahun 2009-2010 Beliau lagi lagi menjadi ketua DPRD Kepri, sampailah akhirnya dari tahun 2010-2015 terpilih  menjadi Wakil Gubernur Kepri.

Karir yang masih di jalani oleh beliau hingga saat ini ialah menjadi seorang Advokat, Dosen Uniba pasca sarjana magister hukum Uniba , ketua DPD PDIP Kepri, Ketua organisasi Taekwondo, Ketua alumni UGM, Sebagai Ki Lurah di Sasono Punggowo, dan saat ini membuka firma hukum respati dan rekan ( RR Law Firm )


Profile Sosok Ibu Dra Hj Rakaveny / Nyi Lurah Punggowo :

Almarhumah Ibu Hj Rakaveny lahir di Jakarta 07 Juli 1964, Beliau adalah sosok yang gemar berorganisasi. Adapun beberapa organisasi yang beliau ikuti diantaranya :

1. Menjabat sebagai Ketua umum Lembaga Koordinasi Kesejahteraan Sosial ( LKKS ) Kepri
2. Sebagai penasehat Cancer Information Support Centre  ( CISC ) kota Batam
3. Sebagai penasehat  LSM Jogoboyo
4. Sebagai wakil ketua DPC PDI Perjuangan kota Batam
5. Sebagai ketua PAC PDI Perjuangan kecamatan Batam kota
Dan masih banyak organisasi yang beliau ikuti semasa hidupnya. sampai wafat pun, Beliau masih menjabat sebagai ketua alumni UI , dan  anggota DPRD kota Batam periode 2015-2019. atas jasanya semasa hidup dalam berorganisasi di bidang sosial dan kemasyarakatan, Beliau pun  mendapatkan penghargaan satya lencana dari Presiden RI pada tahun 2014.

Setelah mendengar sedikit cerita mengenai karir Ki Lurah dan Nyi lurah, kami pun diajak berkeliling kekawasan punggowo ini. Ada pun beberapa tempat  yang bisa kita kunjungi :

1. Makam Almarhumah Ibu Rakaveny

Konon lokasi makam almarhuma ini dulunya kebun jengkol, Namun beliau berpesan jika wafat, beliau ingin dimakamkan diarea ini, Alhasil ada 4 buah pohon jengkol di pindahkan didekat area makam. Sang Suami tidak ingin membuang pohon jengkol tersebut, mengingat Almarhumah sangat menggemari jengkol ini.  ( Saya juga penggemar jengkol pak, kalo panen undang saya ya  :) )

Jalan masuk Kemakam

Makan Ibu Rakaveny

Foto bersama team Blogger

2. Mini Zoo

Ada banyak jenis ayam disini, burung kakak tua, kasuari, lover bird, jalak, perkutut, monyet,  kucing hutan,kalkun, bahkan rencananya akan menambah rusa juga loh kedepannya. Waahh anak anak makin suka pastinya berada disini.

Burung
Ayam berjambul

Kucing Hutan

Berinteraksi bersama monyet

3. Kebun Hydroponik

Masuk kearea tanaman ini akan membuat kita jadi gemes liat sayur sayuran yang beraneka ragam ini, ada sawi keriting, sawi pahit, kangkung, sawi merah, cabe, dan banyak lagi deh, selain itu pohon rambutan, pohon durian, bahka pohon jengkol kesukaan dari almarhuma pun tetap ditanam disana.

Tanaman Sawi

Tanaman Sawi

Tanaman Pohon Buah

4. Danau Untuk Bersantai

Didanau ini terdapat banyak ikan ikan, sehingga sudah pasti dilarang mandi disini ya teman apalagi pipis, untuk mandi dan buang air, sudah tersedia toilet yang bersih.

Danau yang ada di Punggowo, bisa untuk bersantai, Camping dan Hammockan di tepian Danau ini
Danau yang ada di Punggowo, bisa untuk bersantai, Camping dan Hammockan di tepian Danau ini
Untuk sekarang, lokasi punggowo  masih tahap penambahan bangunan, namun bagi masyarakat dari Batam maupun luar, sudah di perbolehkan untuk mengunjungi padepokan ini tanpa dipungut biaya.

Saat berada disini, suasana sejuk benar benar terasa, sehingga sedikitpun tak ada kesan seram atau angker, malahan merasa berada di rumah sendiri. 

Untuk anak anak, sangat cocok diajak berwisata disini, selain memperkenalkan anak pada sosok keluarga Ki Lurah, anak anak juga bisa diperkenalkan dengan wisata edukasi seperti mengenal nama nama hewan, nama nama sayur, bunga, buah dan pohon.

Jangan ragu untuk mengunjungi padepokan sasono punggowo ya teman teman, Ki Lurah sangat welcome dengan pengunjung. Beliau hanya berpesan, Anggaplah ini rumah kalian, jagalah kebersihan, seperti kalian menjaga rumah kalian sendiri, dan jagalah apa yang ada disana, cukup kalian nikmati, tanpa harus mengambil apalagi merusaknya, karena Ki Lurah akan memberikan sanksi bagi mereka yang merusak tanaman disana.

Motor Ki Romo




Ki Lurah... kapan ajak kami naik mobil ini...hehehhe 



Tuk teman teman yang lain.. Camping disini yuukkk...