Nah bagi masyarakat Batam, yang memang senang nongkrong syantik bersama teman dan keluarga, kabar gembira ni karena ada satu lagi cafe yang dibuka didaerah Ruko Khazanah Plaza blok RA No 08-09 Sukajadi Batam, Cafe yang diberi nama Tea Box ini didirikan oleh 11 orang ibu ibu yang merupakan anggota dari majelis taklim di masjid Sukajadi. 


Ide mendirikan cafe ini tercipta karena ibu ibu hebat ini memiliki hobbi yang sama, yakni kuliner. Kemanapun mereka berpergian, mereka selalu mencoba kuliner dari daerah tersebut, Sehingga saat mereka berkumpul, mereka sering membahas tentang mimpi memiliki cafe yang menyediakan kuliner dari berbagai daerah. Sekitar 2 bulan mimpi mereka mendirikan cafe akhirnya terwujud. 


Pilihan menu yang ada di Tea Box Cafe sangat beragam, mulai dari menu western seperti pizza, pasta, dan steak, ada pula menu tradisional khas indonesia, seperti soto medan, nasi rendang, gado gado, ayam bakar taliwang dan masih banyak lagi. Cemilan roti jala, banana fritter, pancake,waffle turut meramaikan menu di cafe ini sebagai cemilan. Sementara untuk minuman, ada kopi vietnam, juice, tea, dan mocktail.


Saya dan beberapa teman dari blogger berkesempatan mencicipi beberapa menu yang jadi andalan dari Tea Box Cafe ini diantaranya yang sempat saya cicipi :

1. CANELONI

Sosis yang dibungkus pasta, dengan saos yang pedas, membuat saya langsung jatuh cinta dengan Caneloni dari gigitan pertama.

Menu Teabox


2. INK SPAGHETI SQUID BY SHIREEN

Perpaduan pasta dan resep khas Kepulauan Riau yakni dimasak dengan tinta sotong dan disajikan dengan calamari fritters yang renyah. Rasa tinta sotongnya terasa banget dilidah, dan layak untuk dicoba, karena hanya di Tea Box yang menyediakan menu ini.

Menu Teabox

3. GRILLED MUSHROOM CREAM SOUP

Sop jamur, rasanya agak aneh dilidah saya, karena memang baru pertama saya mencobanya. Namun bagi teman saya yang mencicipinya, kesan mereka berbeda, cream yang kental membuat mushroom nya begitu terasa, dan salah satu dari kami melahapnya sampai bersih.


Menu Teabox


4. PIZZA BEEF BOLOGNAISE

Kulit pizzanya jawara deh, tipis dan renyah, saos italiannya dengan taburan daging yang menggoda, membuat pizza ini ludes dalam waktu beberapa menit saja. (Gigit pisau gegara pizza nya diserbu teman2 yang gokil ) hahahahah


Menu Teabox
5 . KOPI VIETNAM

Saya bukan pecinta kopi, bahkan merasa nikmatnya kopi saja yang tidak mengerti, Namun kali ini saya penasaran dengan kopi vietnam, Alhasil saya menyeruput kopi ini beberapa kali, tersenyum dan sambil berkata, Enak ternyata kopi ya..sekali lagi saya menghirupnya, rasanya tidak pahit, tidak juga manis.
Menu Teabox

6 . SHIREEN MAXIMESS

Minuman dingin yang terdiri dari coklat, pisang dan kit kat, Pas banget menjadi teman saat mencicipi beberapa cemilan . Dan Shireen Maximess ini dipilih sebagai menu andalan di Tea Box Cafe loh.

Menu Teabox
Untuk acara soft opening akan diadakan pada tanggal 16 mei 2017, dengan menghadirkan Duta Tea Box Cafe Shireen Sungkar. Yuk ah ramaikan Tea Box pada tanggal tersebut. Dan nikmati yummy nya menu yang disajikan oleh cheff handal, Gak nyesal! karena menu dari Tea Box enak dan harganya juga terjangkau banget.

Foto Bersama Blogger


TEA BOX CAFE BATAM
Ruko Khazanah Suka Jadi Batam
Jam Operasional : 07-00- 22.00
Twitter: @t.boxcafe
IG @t.boxcafe
Fb : Tea Box Cafe
Read More
Kota Pontianak merupakan ibu Kota Provinsi Kalimantan Barat, dikota yang memiliki cuaca yang cukup panas ini, kita tidak akan menemukan pantai yang berwarna biru, hijau tosca, dengan hamparan pasir putih yang lembut, tidak ada air terjun, bahkan tidak ada gunung yang bisa didaki. Namun kita akan menemukan beberapa wisata budaya yang bisa dikunjungi yang pastinya tetap bisa memberikan kesan yang sangat menyenangkan, dan beberapa tempat wisata ini bisa di jelajahi dalam waktu satu hari saja.


Tugu Khatulistiwa Pontianak

Setelah urusan saya selesai bersama keluarga, saya hanya memiliki sisa waktu 1 hari untuk bersantai di kota Pontianak. Nah pilihan saya kali ini ingin menjelajah wisata kota Pontianak dengan menggunakan sepeda motor, maklum saja saat ini mencari angkutan umum atau Oplet di pontianak sudah susah, karena rata rata masyarakat disini sudah memilih menggunakan kendaraan pribadinya.

Tempat wisata yang pertama saya kunjungi adalah :

1. TUGU KHATULISTIWA
Tugu Khatulistiwa merupakan salah satu icon kota Pontianak. Hal yang selalu dinanti oleh masyarakat lokal dan wisatawan lainnya adalah saat  terjadinya kulminasi matahari  dimana matahari tepat berada di atas kepala, sehingga menghilangkan semua bayangan benda benda disekitaran. ketika terjadinya kulminasi, bayangan tugu khatulistiwa pun akan menghilang beberapa detik saat diterpa sinar matahari. Peristiwa kulminasi ini terjadi dua kali dalam setahun yakni pada bulan maret dan september.

Jam operasional tugu khatulistiwa yakni setiap hari senin - jum'at dari pukul 07.30 -17.00 wib dan sabtu - minggu dari pukul 08.00-16.00wib. Memasuki area tugu, kita tidak dikenakan biaya sepeserpun alias gratis, hanya saja kita di persilahkan mengisi buku tamu.


Monumen Tugu Khatulistiwa

Suasana Dalam Tugu Khatulistiwa

2. RUMAH BETANG

Setelah berkunjung ke Tugu Khatulistiwa, saya kembali ke pusat kota Pontianak, cukup memakan waktu perjalanan sekitar 45 menit mengendarai sepeda motor , saya sudah sampai di rumah Betang / rumah Panjang yang berada di jalan Sutoyo. 

Rumah Betang adalah rumah tradisional yang menjadi rumah adat dari Suku Dayak. Ciri khas bangunan rumah Betang adalah ukirannya, dan semua bahan bangunan rumah ini terbuat dari kayu ulin, mulai dari tiang peyangga, dinding, lantai, hingga tangganya.

Rumah Betang sering dijadikan tempat bermacam kegiatan, festival budaya, latihan menari,  dan acara adat suku dayak. Tak heran rumah Betang selalu ramai dikunjungi saat sore hari.

Rumah Betang Jl. Sutoyo Pontianak

Rumah Betang Jalan Sutoyo Pontianak

3. MASJID RAYA MUJAHIDIN

Sebelum makan siang, Saya menyempatkan diri untuk menunaikan sholat zuhur. Cukup mengendarai motor 4 menit dari rumah Betang, saya sudah sampai di sebuah masjid yang cukup megah, ya masjid Raya Mujahidin namanya , merupakan masjid terbesar di kota Pontianak.

Masjid Mujahidin Pontianak

Ruangan Masjid Mujahidin

4. RUMAH RADAKNG

Usai sholat dan menyantap makan siang, saya kembali melanjutkan perjalanan saya kerumah Radakng. Nah rumah Radakng ini terletak di jalan Sutan Syahrir kota baru Pontianak. Dari masjid Raya Mujahidin, hanya membutuhkan waktu 15 menit saja. Saya cukup terkesan melihat rumah panjang ini, begitu besar,  panjang dan tinggi, tak jauh beda dengan rumah Betang.  Dengan panjang bangunan 138meter dan lebar 5 meter serta tinggi 7 meter. rumah Radakng sering dijadikan tempat untuk mengadakan festival musik , budaya maupun gawai dayak.

Rumah Radakng Pontianak

Rumah Radakng Pontianak

5. TAMAN ALUN ALUN KAPUAS

Dari rumah Radakng menuju Taman Alun2 Kapuas saya hanya membutuhkan waktu 20 menit saja, Dan kali ini saya ingin berwisata sungai Kapuas dengan menaiki perahu Lancang Kuning. Cukup membayar Rp 15.000 saya sudah bisa bersantai diatas perahu. Hari ini saya beruntung, karena tidak perlu menunggu lama, penumpang perahu sudah penuh, artinya...pertualangan di sungai kapuas di mulai.

Betapa hilang rasa lelah ini, ketika saya kembali bisa menikmati pemandangan masyarakat yang masih mandi disungai dengan menggunakan kain kemban yang hanya dililitkan diatas dada,  anak2 yang berlari lari sambil meloncat dari jembatan langsung kesungai, aaahh jadi ingat, inilah diriku dimasa kecil, ternyata aktifitas puluhan tahun itu, masih ada sampai sekarang. Aku tersenyum dan lagi lagi tersenyum serta bergumam, semoga sampai kapanpun sungai Kapuas ini tetap menjadi kehidupan masyarakat di Pontianak. Senja mulai menunjukkan warnanya, perahu lancang kuning pun memutar arah kembali setelah sampai dibawah jembatan kapuas. Dan kemudian merapat di taman Alun Alun Kapuas.

Kapal Lancang Kuning di alun alun kapuas pontianak

Air Mancur di Alun alun kapuas pontianak

Jembatan Kapuas Pontianak

Sebenarnya masih ada Keraton/ Istana Kadariah dan masjid Jami' yang ingin saya kunjungi, Namun waktu tak memungkinkan. Perjalanan singkat ini benar benar tak terlupakan, rasa rindu akan suasana kota Pontianak terbayar dengan mengunjungi beberapa wisata yang ada, dan mencicipi beberapa kuliner. Berwisata kali ini tak perlu menguras isi dompet, kenyataannya duit didompet yang tinggal seratus ribu masih ada sisa dua puluh tiga ribu. Aku tersenyum kembali.. Aaaahh senangnya...:)













Read More
Minggu 30 April 2017 akhirnya niat saya ingin mengunjungi Telaga Bidadari yang berada di daerah hutan muka kuning akhirnya kesampaian juga, berkat ajakan teman blogger kak Rina dan Bang Ahmadi.

Telaga Bidadari  Muka Kuning Batam
Telaga Bidadari saat musim hujan

Perjalanan menuju telaga bidadari di mulai dari kampung aceh muka kuning, Setelah memarkirkan kendaraan di rumah warga yang berada diujung jalan, kami melanjutkan perjalanan dengan jalan kaki. Inilah pertama kalinya saya memasuki hutan muka kuning ini, jalan setapak disini cukup bagus, jalannya sesekali menanjak dan sesekali menurun, sehingga saya tidak begitu merasakan kelelahan. 

Ada sekitar 4 danau kecil yang akan dilalui untuk diseberangi, namun jangan khawatir, ada kayu seadanya yang disediakan sebagai alat untuk menyebrang danau tersebut. Karena air cukup tinggi, maka dari danau pertama, celana dan baju kami sudah basah.

1.5 jam perjalanan, kami pun sampai di telaga bidadari, riuh gemuruh air yang jatuh dari bebatuan memang sudah kedengaran 7 menit sebelum kami sampai. Waah betapa senangnya hati ini melihat curah air yang begitu deras, Saya tak berani menyebutnya air terjun, karena jarak air yang jatuh dari bebatuan ini paling sekitar 1 meter. Namun sebagai warga Batam, saya sudah cukup senang, ditengah kota begini, masih ada hutan yang menyimpan sebuah telaga yang begitu alami dan cukup cantik untuk dikunjungi.

Telaga Bidadari  Muka Kuning Batam
Telaga Bidadari Muka Kuning

Saat ingin mencari tempat untuk beristirahat, alangkah kecewa nya mata kami, karena begitu banyak sampah yang berserakan disana. Alhasil bang Ahmadi dan kak Rina pun segera mengambil plastik yang kami bawa, dan memulai memungut sampah2 disana. 3 kantong plastik besar pun terkumpul, belum lagi yang sampah botol minuman.

Telaga Bidadari  Muka Kuning Batam
Piknik yang berubah jadi Bersih Bersih Sampah

Telaga Bidadari  Muka Kuning Batam
Kak Rina dan Bang Ahmadi Sedang Bakar Sampah

Membakar sampah diarea hutan ini, bukan solusi yang baik, namun setidaknya tumpukan sampah menjadi berkurang. Solusi terbaik adalah KESADARAN pengunjung untuk membawa kembali sampah yang mereka bawa, kecuali sampah yang bisa menyatu dengan tanah.

Kami berusaha menikmati kenyamanan berada di area Telaga Bidadari, sembari berjalan kesana kemari memungut sampah, Namun semakin siang pengunjung semakin ramai, kami pun memilih lebih baik pulang, karena tak bisa juga bersantai nyaman. Cukuplah bagi saya sudah bisa berenang di telaga ini meski sesaat. Merasakan dinginnya air dan segarnya udara disini.

Telaga Bidadari  Muka Kuning Batam
Pengunjung Telaga Bidadari

Telaga Bidadari  Muka Kuning Batam
Cuma bisa Menikmati Air telaga disini

Karena tak ada fasilitas wc dan kamar mandi untuk berganti pakaian di telaga ini, maka saya pun pulang memakai baju basah. Dan ketika sampai di kampung aceh, mengambil motor dan membayar biaya Rp 5.000,  hujan deras pun menyambut kepulangan kami kerumah masing masing.

Terimakasih kak Rina dan bang Ahmadi, karena kalian saya berhasil mengunjungi telaga bidadari ini.

Baca juga cerita selanjutnya mengenai  telaga bidadari muka kuning batam


Kak Rina dan Bang Ahmadi yang menungguku di Kampung Aceh

Begitu menyenangkan jika sebuah kota memiliki wisata alam, Namun jika tidak diiringi dengan kesadaran menjaga lingkungan tersebut tetap bersih, rasanya tinggal menunggu waktu alam tersebut akan rusak oleh manusia. Berwisatalah yang bijak. Jangan hanya datang jika ingin mengotori alam yang sudah diberikan Tuhan secara gratis.





Read More
Mendengar permainan Cable Ski biasanya kesan pertama itu harganya MUAHAL ! dan hanya orang orang berduit lah yang sanggup menikmati water sport ini. karena dihari sabtu dan minggu harga bermain cable ski ini  Rp 250.000/ jam. Namun jangan minder duluan, karena Batam Wake Park yang ada di Bengkong ini memberikan harga promo di weekday hanya RP 50.000/ hari, Nah loh ?? masih gak pengen nyobain main watersport yang seru ini ?


Cable Ski  Batam Wake Park Bengkong
promo dari Batam Wake park


Beralamat di kawasan golden city bengkong, Batam wake park ini hadir untuk meramaikan permainan yang penuh tantangan di atas air.  Ada dua area danau buatan yang disediakan bagi peserta yang ingin bermain cable ski.

1 Danau kecil 
Disinilah tempat bagi pemula belajar cara memainkan wakeboarding/ cable ski. pertama tama kita wajib memakai life jacket, helmet, wakeboarding dan mengikatnya dengan erat.  Kemudian pelatihnya akan mengajari teknik teknik bermain cable ski. Kedengarannya simple dan mudah ya ? Tapi percayalah, kamu akan grogi dan nervous saat melakukannya, namun keseruannya akan kamu dapatkan ketika sudah bisa berhasil berdiri cantik diatas wakeboarding ini. Terjatuh? Terhempas ? pasti..namun jangan khawatir, sang operator yang mengendalikan cable nya, akan menarik mu kembali. wooww seruuu bangeeett..



Cable Ski  Batam Wake Park Bengkong
Siap siap main Cable Ski di Batam Wake Park

Cable Ski  Batam Wake Park Bengkong
Posisi Bermain Cable Ski 
2.  Danau Besar 

Danau ini untuk yang sudah biasa berselancar menggunakan wakeboarding, Disini cable nya sudah otomatis dikendalikan oleh program, sehingga sang operator hanya memantau saja, sehingga saat kita terjatuh di tengah danau, kita harus berenang sendiri ketepian. Bermain cable ski di danau besar ini awalnya membuat nyali saya ciut, bagaimana tidak ?? yang bermain disini adalah mereka yang sudah ahli mengendalikan wakeboardingnya, sementara saya ?? ini lah pertama kali saya kesini memberanikan diri untuk bermain. Dan benar saja..ketika cableski mulai ditarik, saya pun ikut tertarik dan terhempas di tengah hahahah...bukannya sakit, malah saya tertawa, dan ketagihan memulainya kembali. Jika yang berdiri saya selalu terjatuh, saya mencoba dengan posisi duduk, dan saya berhasil sampai diujung danau, dan kemudian guuubrakkk... saya pun terhempas kembali..keseruan ini membuat saya ingin mencobanya lagi..lagi..dan lagi.. seruuuu guyss..

Baca juga wisata di daerah Golden City Bengkong

Cable Ski  Batam Wake Park Bengkong
Para pemain cable ski yang sudah ahli

Cable Ski  Batam Wake Park Bengkong
Bermain Cable Ski di Danau Besar

2.5 jam bermain, membuat saya mulai menggigil dan mulai lapar, apalagi jam juga sudah menunjukkan pukul 6sore, artinya wakepark juga sudah tutup, dengan berat hati saya dan beberapa teman juga harus berganti pakaian. 

Selain untuk bermain cable ski, Batam Wake Park juga memiliki cafe yang cukup luas dan nyaman untuk bersantai, dengan beberapa menu cemilan yang mereka sediakan, area untuk bersantai juga cukup bersih.

Cafe Wake Park Bengkong
Cafe di Batam Wake Park

area Cafe Wake Park Bengkong
Area Bersantai di Batam Wake Park

Kami harus pulang karena malam mulai menyapa, Namun keseruan di Batam Wake Park membuat saya ingin datang kembali dan mencoba cable ski didanau besar. 

Baca juga wisata The Illusion di Bengkong


Buat kamu ??? mumpung ada promo dari Batam Wake Park hayuukk manfaatkan kesempatan ini. dan rasakan keseruannya berada di atas wakeboarding.

BATAM WAKE PARK
Bengkong Laut - Batam
Jam Operasional : 09.00wib- 18.00wib
Contact Person : Ko Wira
Reservasi  : +62 0812 6899 7171
Email : ask@bwprk.com







Read More
Sabtu cuaca begitu cerah, rasanya sayang kalo dihabiskan untuk duduk berdiam diri dirumah saja. Teringat dengan sebuah wisata mangrove yang baru dibuka di daerah nongsa Batam, aku bersama temanku pun berangkat kesana dengan menggunakan sepeda motor.

Wisata AVJ (Anugrah Ventura Jaya ) mangrove kami tempuh melalui jalan raya nongsa didaerah Sei Tering, tepatnya disebelah area Padepokan Sasono Punggowo , patokannya ada 2 tower sebelah kiri, dan ada plang wisata AVJ mangrove, ikuti saja jalan yang awalnya beraspal ini, dan terus ikuti petunjuk yang disediakan, karena plang wisata AVJ ini akan menuntun perjalanan kita sampai tiba digerbang wisata mangrove. Pastikan dulu cuaca cerah jika ingin mengunjungi wisata mangrove ini, karena jalannya masih tanah merah, jika hujan, lebih baik urungkan niat mau kesini,, BECEK BRO!

Masuk kewisata mangrove, akan dikenakan biaya sebesar RP 10.000/ per orang, kendaraan bebas biaya parkir, dan kami siap mengexplore wisata mangrove ini.

Wisata AVJ Mangrove Nongsa Batam
Danau AVJ Mangroove

Setelah puas berfoto di atas jembatan ini, perjalanan kami lanjutkan memasuki kawasan mangrovenya, Ternyata didalam hutan mangrove ini banyak disediakan tempat duduk, dan tulisan tulisan yang menurut saya alay, lebay, maklum dah tua ya.. namun kalau untuk anak2 remaja mungkin kata2 ini sangat digemari oleh mereka, apalagi yang sedang kasmaran, sehingga spot disini bisa jadi pilihan mereka utk bernarsis ria.

Wisata AVJ Mangrove Nongsa Batam
Gazebo di Mangrove

Gazebo AVJ Mangrove Nongsa Batam
Spot Foto di Mangrove AVJ

Wisata AVJ Mangrove Nongsa Batam
Avj Mangrove Batam

Wisata AVJ Mangrove Nongsa Batam
AVJ Mangrove Batam
Spot Fot AVJ Mangrove Nongsa Batam
Avj Mangrove Batam

Hutan mangrove ini cukup luas loh, dan masih dalam tahap pengembangan, kamipun melanjutkan langkah kaki menuju laut, dan untuk sore hari memang enak bersantai disini.


Wisata AVJ Mangrove Nongsa Batam
AVJ Mangroove

Wisata AVJ Mangrove Nongsa Batam
Avj Mangrove Batam

2 Jam berada di mangrove perut kami mulai lapar, kebetulan kantin disini tutup akhirnya kami memilih pulang, Kali ini kami pulang melewati jalan berbeda yang tembusannya ke arah batam centre, perumahan puri selebriti .  Namun sayang, disini banyak truk yang lalu lalang dengan kecepatan tinggi, membuat kami sedikit takut dengan keberadaan mereka, apalagi jalan disini masih tanah merah dan kurang bagus. 


Jalan Menuju AVJ Mangrove Nongsa Batam
AVJ Mangrove Batam

Jalan Menuju AVJ Mangrove Nongsa Batam
Avj Mangrove Batam

Saranku, jika hendak mengunjungi AVJ mangrove, sebaiknya lewat nongsa sei tering saja, karena lebih aman dari lalu lalang truk2 yang mengankut tanah. Selamat mengexplore wisata mangrove ya, dan tetap jaga kebersihan.






Read More

Jam 5 sore waktu malaysia  bus yang membawa rombongan kami tiba disebuah hotel yang gedung nya tinggi bak pencakar langit berwarna gold dan kecoklatan. Hotel yang berada persis dipersimpangan jalan ini membuat kesan pertamaku begitu senang, karena kawasan nya ramai, dan banyak toko dan cafe yang berjejer, artinya aku tak kan mengalami kesusahan untuk berbelanja dan mencari kuliner disekitar area hotel.


HOTEL SOLEIL BUKIT BINTANG KUALA LUMPUR

Memasuki area lobby hotel, kita langsung menaiki eskalator karena receptionistnya berada di lantai dua. Lobby hotel tidak semegah bangunan hotel yang tampak dari luar. hanya ada beberapa sofa untuk tamu, dan beberapa kursi refleksi.

Proses checkin selesai, kami pun masing masing menuju kamar. Dan aku mendapat kamar no 930 di lantai 9. Setelah masuk kamar, aku dan temanku sedikit lega, artinya kami bisa beristirahat sejenak setelah melalui perjalanan 6 jam dari Johor Bahru.

Ketika ingin duduk di kasur, eeehh spray nya sedikit usang, kami pun saling pandang pandangan karena heran, hotel yang tampak dari luar begitu bagus, ternyata didalamnya tidak sesuai dengan yang kami bayangkan. Tv yang tersedia juga masih bentuk tabung model lama. Berjalan kearah kamar mandi, tersedia 2 handuk, sabun gel,shampoo, 2 sikat gigi dan sebuah bath up.


2 Botol Air Mineral, coffe, Teh dan Gula

Twin Bed dari Hotel Soleil

Bathup di Soleil
Aku keluar dari kamar mandi, dan membuka gorden, aaahhhh barulah mata ini enak memandang pemandangan diluar sana, gedung2 pencakar langit dan Menara Kuala Lumpur tampak didepan mata, dan kolam renang yang berada dibawah, sedikit mengurangi kekecewaan pada hotel ini.

View dari Kamar Lantai 9
Saat mata ini nyaman memandang keluar jendela, Aku pun duduk di kasur dan memulai memainkan gadget ku, kucoba wifi hotel namun tak pernah bisa berhasil, ku telepon receptionist, alangkah kagetnya aku, memang untuk kamar kamar tertentu tidak mendapatkan layanan wifi. Apaaa ?? dijaman yang sudah modern begini, dan hotel yang terkesan mewah ini tidak memberikan layanan free wifi kepada semua tamunya ?? benar benar memalukan ucapku dalam hati. Bukan hanya aku saja yang kecewa, namun beberapa teman yang lain juga kecewa, karena dikamar mereka juga tidak bisa mendapatkan wifi. 

Kami memilih keluar kamar dan pergi menikmati kuliner dan menjelajah pasar malam di area Bukit Bintang, begitu ramainya kawasan ini saat malam hari, sepanjang jalan mereka menawarkan message kaki, tangan, dan badan, ada yang seharga sekitar RM 35.00 namun aku tidak melihat durasi berapa lama untuk message tersebut.

Cafe Mongolia BBQ di seberang Hotel Soleil

Makan bersama di Mongolia BBQ, 
Salam dari Emak Mongolia.. hehe
Dari area Bukit Bintang kami berjalan kaki menuju Petronas dan Suria KLCC, sekitar 15 menit kami pun sampai. dan kami menikmati malam disini sembari melihat atraksi air mancur yang ada ditaman KLCC. Puas berfoto dan duduk, kami kembali ke Hotel dan beristirahat.

Santai Di Taman KLCC

Dibelakang ada Atraksi Air Mancur
Keesokan paginya, ketika kami ingin sarapan, kami melihat teman kami berdiri didepan pintu, kami pun bertanya kenapa berdiri disana ? jawabannya menunggu orang hotel nganterin handuk, karena dikamarnya gak ada handuk. Astagaaaaaa..kami hanya menggeleng gelengkan kepala dengan pelayanan hotel ini. Kami pun kereceptionis dan mengadukan bahwa teman kami dikamar no 905 tidak tersedia handuk, dan minta diantar sekarang juga!

Turun kelantai dasar, kulihat menu makanan untuk sarapan pagi cukup beragam, ada Nasi Goreng, Kwetiau Goreng, Ayam Curry, Roti Bakar, Coco Crunch, Salad, Buah, dan minumannya Teh, Kopi, Susu, dan Aneka Jus. Dan rasa makanan pagi ini biasa saja.

Restaurant Hotel Soleil
Restaurant Hotel Soleil
Nasi Goreng
Ayam Curry



Buah Segar
Aneka Minuman
Jam 8 waktu malaysia, rombongan kami check out karena harus melanjutkan acara peresmian kantor RIWAY yang ke 17 namun terbesar di Kuala Lumpur. Kami keluar dari hotel meninggalkan kesan yang kurang memuaskan, namun buat kalian yang ingin menginap disini, pastikan kalian memesan kamar yang tersedia layanan wifinya, mungkin dengan harga yang berbeda, sehingga kalian tetap bisa meluncur di dunia maya.




























Read More