Selasa, 27 September 2016

Beberapa Vihara yang bisa dijadikan tempat Wisata di Batam


Saat libur nasional pantai pantai yang berada di kota batam selalu penuh sesak dengan ramainya pengunjung yang mengisi liburannya bersama keluarga maupun teman. Ada kalanya saking ramainya tempat wisata, membuat sebagian orang termasuk saya, enggan untuk bergabung karena tempat yang ramai biasanya menimbulkan kericuhan, sehingga ketenangan pun susah untuk didapat. Apalagi sampah..nah yang satu ini tak bisa dihindari lagi, meski sudah tersedia tempat sampah, mata para pengunjung seolah olah buta, tetap aja tisu, gelas plastik mineral water, bungkus nasi berserakan hedeww benar2 bikin males ah..

Meskipun beberapa tempat pasti ramai dikunjungi, Namun ada juga beberapa tempat yang bisa jadi alternatif mengisi liburan kita, Berikut ada beberapa Vihara yang bisa kita kunjungi di batam disaat kita menginginkan suasana yang lebih tenang :


1. Vihara MAITREYA BATAM
Vihara ini selalu menarik perhatian saya jika melewati daerah sungai panas batam centre, bagaimana tidak, gedung yang berdiri megah seolah olah memanggil saya untuk singgah melihat keaneka ragaman patung patung yang berjejer rapi di area gedung. Bangunan yang didirikan diatas tanah seluar 4.5h ini sangat luas, sehingga jika acara keagamaan diadakan bisa menampung ribuan orang disini.





2. Vihara BUDHI BHAKTI
Vihara ini terletak di jalan Pembangungan Lubuk Baja, kira kira 5 menit dari Mall terbesar yang ada di Nagoya. Hampir 10 tahun saya berada dibatam, baru kali ini saya memberanikan diri untuk mampir ke vihara ini, Alhasil ketika saya masuk ke area, saya cukup takjub dan merasa tenang berada disini. Saya pun memperhatikan setiap patung patung yang berjejer di dinding, meski saya tidak tau artinya namun saya tetap menikmati wisata saya kali ini.

Kolam ikan tempat pengunjung bisa bersantai






3. Vihara SAMUDRA DHARMA BATAM
Vihara Samudra Dharma ( Cui Kao Pe Kong Keng ) berada di daerah tiban mentarau, keberadaan vihara ini cukup jauh dari jalan raya, sehingga untuk menemukannya saya dan teman juga sangat memperhatikan petunjuk jalannya.


Vihara Samudra Dharma




4. Vihara Pa auk  Tawya
Vihara ini berada di daerah barelang, tepatnya tak jauh setelah jembatan 4. untuk menuju vihara jalannya masih tanah merah turun naik dan sangat licin ketika hujan turun. Vihara Pa Auk Tawya biasa nya ditutup untuk umum ketika ada acara ke agamaan, maklum saja mereka butuh ketenangan untuk bermeditasi disini.


Pa auk Tawya
Masih banyak lagi vihara yang bagus bagus untuk di datangi, tentu saja jangan sampai kehadiran kita menganggu ketenangan mereka beribadah. Tetap jaga sopan santun dan jaga kebersihan selama mengunjungi tempat ibadah ya. Salam jalan jalan :)




Rabu, 21 September 2016

Pulau Putri yang semakin Cantik di Nongsa - Batam

Minggu siang langit begitu birunya, matahari seperti tak segan segan membakar kulit ketika kita berada dibawah langit yang tak memiliki atap. Air membiru seolah olah memanggil untuk didekati. Pilihan ke nongsa kali ini sudah ku rencanakan beberapa hari sebelumnya, karena aku merindukan suasana tenang di Pulau Putri.


Pulau Putri yang semakin cantik
Masuk ke Nongsa Pantai kita disambut dengan penjaga gerbang yang akan menagih uang sebesar Rp 3.000 per orang, kemudian di area parkiran kita akan disambut lagi oleh penjaga parkir yang dengan senang hati meminta uang parkir sebesar Rp 5.000/ motor. Karena saat kami ke nongsa hari minggu, pengunjung pun begitu ramainya, dan alhasil mencari tempat santai yang enak sedikit sulit untukku, apalagi sampah sampah yang pengunjung tinggalkan, aduhaaiii menjijikkan sekali.

Tak buang buang waktu, aku dan adik adikku mencari perahu yang akan mengantarkan kami ke pulau putri, dengan biaya Rp 20.000 PP/ orang, kami pun menempuh perjalan lebih kurang 10 menit. Sesampai di Pulau Putri kami pun segera mencari tempat untuk beristirahat, bersyukur pengunjung disini tidak begitu ramai.

Pulau Putri dari kejauhan

Hal yang pertama kulakukan ketika sampai di pulau putri adalah berjalan sampai di penghujung bebatuan ini di buat. Tak perduli panas, karena keindahan laut jauh lebih menggoda untuk didekati. Meski air perlahan mulai surut, namun tak menyurutkan hati para pemancing yang setia menunggu tangkapannya.

Dedek syantek yang takut akan fanas..



Setelah puas berpanas ria di bawah langit yang membiru, aku pun memilih beristirahat dibawah pepohonan sembari menikmati makanan yang ku bawa. Ahhh nikmatnya pemandangan hari ini, angin bertiup membuat mata seolah olah ingin terpejam. Di sekitaran pulau putri sudah tersedia kantin kantin yang menyewakan tikar, ban untuk berenang, dan ada juga makanan dan minuman, sehingga jangan takut kelaparan selama berwisata disini ya.

Untuk penyediaan Bak sampah juga sudah ada, sehingga pengunjung yang otaknya masih berfungsi tentunya akan membuang sampah pada tempatnya, Untuk bikin acara kantor atau camping juga diperkenankan disini, ada toilet dan air bersih yang disediakan. Jam 5 sore kami menelpon sang tekong untuk dijemput, dan liburan hari ini pun berakhir dengan senang hati :)












Sabtu, 17 September 2016

Pantai Marina Batam

Sore itu sepulang dari Sekupang, saya memilih jalur waterfront marina untuk pulang kerumah, maklum saja rumah saya tak berada jauh dari daerah ini. Ketika memasuki kawasan waterfront marina, saya melihat langit berwarna kuning, gelap dan pink memudar,  namun mataharinya  bulat berwarna pink. Hari hari biasa ketika sunset menjelang, aku lebih sering melihat langit berwarna kuning keemasan, namun tidak kali ini, warna pink yang dipancarkan oleh matahari menggoda hatiku untuk melihatnya lebih dekat, tanpa fikir panjang aku pun masuk ke kawasan pantai marina, dengan membayar tiket masuk sebesar Rp 10.000 sudah termasuk asuransi dan biaya tanda masuk kendaraan bermotor Rp 3.000. 

Matahari yang mencuri perhatianku

Suka banget dengan sunset begini

Aku langsung menuju tepi pantai, dan menyaksikan matahari yang akan kembali terbenam, begitu indah kali ini sunset ku lihat, dan suasana laut pun begitu tenang, kuperhatikan disekelilingku hanya ada beberapa muda mudi yang sedang bercengkrama, dan ada pula yang sedang berfoto foto di bebatuan.

Suasana yang tenang saat berada disini

Pantai marina tidak lah luas seperti pantai pantai yang ada didaerah barelang , namun untuk warga yang berada ditanjung uncang, dan tanjung riau mungkin pantai marina menjadi pilihan untuk dikunjungi di akhir pekan, selain aman bagi anak2 berenang karena ombak tidak besar , jarak tempuh juga paling dalam hitungan menit mereka sudah sampai disini.

Selain itu pantai marina juga memiliki kawasan bermain untuk anak2 sehingga memang pas menjadi pilihan warga sekitar untuk berwisata. Ada pula beberapa bangunan yang digunakan untuk tempat acara acara tertentu, ada beberapa kursi santai yang disediakan menghadap ke pantai nya langsung, dan tentunya ada beberapa kantin.

Langit sudah mulai gelap, waktu bersantai pun habis
Harris Resort waterfront yang tampak dari Pantai Marina

Kawasan marina city memang tidak besar, namun bisa jadi pilihan untuk menghabiskan akhir pekan disini, diluar area pantai, terdapat wisata jambu, dimana kita bisa membeli buah jambu langsung dari pohonnya, atau membeli jusnya. Ada juga pedagang2 yang menjual jagung dan kacang rebus di samping lapangan bola, Selain itu terdapat 2 hotel mewah disini yakni Harris Resort Waterfront dan Holiday Inn. Dan jika hari sabtu dan minggu sore biasanya ada beberapa komunitas yang berlaga di area gocard untuk mempertunjukkan keahliannya dalam mengendarai mobil dengan rute yang berkelok kelok. Namun untuk kendaraan umum belum ada yang lewat daerah marina, jadi harus menggunakan kendaraan pribadi.

Selamat Datang di Pantai Marina :) 















Sabtu, 10 September 2016

Opening D'Merlion Cafe Batu Aji - Batam

Suasana  D'Merlion Cafe

Sejak seminggu yang lalu, teman2 dari blogger sudah menyampaikan kabar bahwa Pihak D'Merlion Hotel mengundang Blogger untuk menghadiri pembukaan D'Merlion cafe pada tanggal 9 september 2016, Nama nama yang akan hadir pun telah tersusun satu persatu di group whatsapp. Saya yang memiliki pekerjaan yang pulang nya tak teratur ini pun maju mundur untuk memberanikan diri mendaftar, karena diundangan tertera jam 15.30-20.00wib. Sementara saya pulang kerja biasanya jam 19.00wib, apa kata diri sendiri undangan hampir kelar saya baru menampakkan batang hidung?? Akhirnya sampai di hari peresmiannya saya tetap tidak bisa mengambil keputusan untuk hadir.

Jam 18.45 wib, saya coba memberanikan diri untuk mengontak salah satu blogger dan bertanya masih kah acaranya berlangsung? Masih ramaikah teman blogger disana? Mendapat jawaban ternyata masih ramai yang berkumpul, saya pun tak buang buang waktu, jam 19.00 wib sepulang dari kantor saya langsung menuju D'Merlion Cafe, beruntungnya jarak yg harus saya tempuh cuma butuh waktu 5 menit, jadinya taraaaa...saya pun tiba di tujuan.

Wajah yang berparas cantik disertai senyuman manis menyambut kedatangan saya didepan pintu masuk cafe, setelah mengisi buku tamu dan mendapat souvenir cantik, saya pun melihat lebih banyak wajah2 ceria yang begitu senangnya menikmati suasana malam ini, aneka makanan,minuman , buah2an dan kue sudah tersedia rapi dimeja siap untuk disantap oleh para tamu.

Saya pun mulai berkeliling melihat situasi, sembari mencari dimana teman teman blogger saya berkumpul, dan ternyata mereka sedang berada diruang meeting,, ada yang masih menikmati makan malam, ada yang sibuk berfoto dengan latar belakang D'Merlion cafe dan ada juga yang update status dimedia sosial.

Suasana Cafe D"Merlion ketika Grand Opening Berlangsung
Saya kembali menikmati suasana cafe ini, ruangannya tidak terlalu luas, namun juga tidak sumpek. Ada arena untuk bermain anak panah, ada juga area bermain bilyard, dan ada live music, jadi bagi yang berani memamerkan suara emasnya, bisa deh menjadi vokalis sesaat menghibur diri dan pengunjung..mana tau rejeki bagus ketemu produser kan, diajak pula kedapur rekaman



Meski saya datang sudah terbilang telat, namun menu yang tersedia tetap masih lengkap, ada nasi goreng yang saya rasa nasinya sedikit kekerasan dan menggumpal namun rasanya lumayan enak,  ada mi goreng yang rasanya enak, dan ada ayam goreng dimakan dengan sambal rasanya uuenaak banget, apalagi buah buahan nya segar banget dah, untuk aneka kuenya juga  manis nya pas...semanis senyum saya..**eeeh.



Larut dalam kebersamaan memang membuat waktu serasa cepat berlalu, jam sudah menunjukan pukul 20.30wib, satu persatu tamu undangan mulai pulang, begitu juga dengan saya, meski tak sempat melihat daftat menu yang dijual di cafe ini, saya berniat akan datang lagi menikmati suasana D'Merlion cafe di waktu luang saya, mengingat jarak tempuh rumah saya dengan cafe ini sangat dekat. Buat teman teman yang tinggal disekitaran tanjung uncang, batu aji, gak perlu pusing deh mau cari tempat nongkrong, D'Merlion cafe bisa jadi pilihannya

D'Merlion Cafe
Jalan Marina Komplek Merlion Square
Blok A03-B11 Batu AJi Batam
Telp : 0778-7412888


Promo dari D'Merlion Cafe dan Hotel
 
Tak Lengkap rasanya kalo sudah kumpul gak bernarsis ria

Para Blogger habis gaya ketika dikasi waktu 10 x jepretan..hahah ..yang penting happy atuh..

Sabtu, 03 September 2016

Pemandian air panas Suban Mas Curup Bengkulu

Air Terjun Dua cabang Suban Mas

Pagi ini, setelah di buatkan sarapan segelas susu dan beberapa buah jagung rebus oleh mbak Tuti, kami pun pergi ketempat wisata pemandian air panas suban mas yang berada di Kelurahan Talang Ulu, kecamatan Curup Timur kabupaten Rejang Lebong Bengkulu. Udara terasa sangat dingin disini, dan aku benar benar bisa menikmati betapa segarnya udara disepanjang jalan yang kulalui.



Dengan membayar tiket masuk sebesar Rp 10.000/per orang kita bisa menikmati kolam yang berisi air panas maupun dingin, soal jajanan jangan khawatir, sudah banyak yang berjualan di area kolam.
Yang lebih menyenangkan di pemandian suban mas ini adalah terdapatnya air terjun yang airnya sangat deras, Wow benar benar segar disini, dan diantara dinginnya air terjun, terdapat juga mata air panas, sehingga disaat kedingingan kita bisa langsung ngadem di sumber air panas.  Hanya saja untuk menuju ke air terjun ini, kita harus membayar retribusi Rp 3.000/ per orang, karena kawasan yang di lewati adalah rumah warga, dan jangan khawatir jalanannya bersih kok, karena memang mereka sangat menjaga areanya. Mau duduk santai dirumah warga ini,sembari minum teh panas  disini juga bisa , yang empunya rumah orang yang sangat ramah.

Senang bukan main nemu air terjun yang deras ini..




Kolam Air Dingin

Sebelum Berendam Badan, Rendam kaki dolo..panass eeii tapi enak buat badan

Sudah puas berbasah basahan dingin dan panas ? kita bisa melanjutkan perjalanan keliling area kolam, dan melihat  Cagar budaya Batu Tri Sakti. Sejarahnya Batu ini di kuasai oleh penguasa yang bernama Rajo Bitan ( Orang Rejang ) , kemudian datanglah Rajo Bengkulu serta seorang putri dari Mojopahit yang bernama Putri Selangkah, Ketiga tokoh ini bersama sama bermusyawarah dan saling mendukung dalam hal keamanan wilayah di  lokasi Suban air panas dan duduk di Tiga buah batu yang sekarang dikenal dengan Batu Tri Sakti, Peninggalan Batu ini menjadi tempat yang selalu di ziarahi oleh pendatang, baik lokal maupun dari daerah lain.

Batu Tri Sakti, yang dijadikan tempat jiarah bagi para pendatang

Selain Batu Tri Sakti, ada juga cagar budaya bersejarah Batu Menangis, konon sejarahnya dahulu setiap bulan purnama yang tepatnya malam 14 suro ( Muharam ) sering terdengar suara tangisan perempuan yang diyakini sebagai tangisan Putri Selangka yang sedang bersedih karena anak anaknya sedang hidup sengsara. ( waah saya agak merinding juga dengar cerita ini, namun saya selalu positif thinking, bahwa apapun boleh terjadi di dunia ini atas se izin Allah )

Batu Menangis, yang KATANYA batu ini selalu berisi air.

Untuk area taman bermain anak anak juga disediakan disini, sehingga Pemandian Suban Mas ini tak salah menjadi tempat pilihan berwisata untuk keluarga. Dan saya pribadi juga merasa nyaman berendam cantik di air panas ini..serasa badan menjadi begitu segar.


























Selasa, 30 Agustus 2016

IRONMAN 70.3 BINTAN SUKSES DIGELAR DI LAGOI KEPULAUAN RIAU INDONESIA

Pemenang IRONMAN 70.3 BINTAN

Minggu 28 Agustus 2016 jam 06.00 pagi,  pantai yang berada di lokasi lagoi Bay Bintan sudah dipenuhi ribuan orang untuk menyaksikan perlombaan yang bertajuk IRONMAN 70.3, Acara yang didukung oleh Wonderful Indonesia , Kementrian Pariwisata RI , dan PT. Indofood Sukses Makmur Tbk, ini berjalan dengan meriah. Gubernur Kepulauan riau Bapak Nurdin Basirun beserta rombongan, Kepala dinas Pariwisata Kepri Bapak Guntur Sakti, Kepala dinas Pariwisata dan kebudayaan kabupaten Bintan  Bapak Luki Zaiman Prawira, Asisten Deputi Pemasaran Luar Negeri Kemenpar RI Ibu Rizki Handayani, dan para pejabat Kabupaten Bintan lainnya turut hadir untuk melihat perlombaan berskala internasional ini.

Sekitar  seribuan atlet dari puluhan negara di dunia pun, ikut serta menyemarakkan perhelatan yang bergengsi ini. Dimulai dengan lomba renang , para perenang begitu semangat nya mengepakkan sayap tangannya agar tetap bergerak maju sehingga bisa melalui jarak 1.9 km, setelah itu mereka tak langsung istirahat melainkan berlari menuju area parkir sepeda yang sudah disiapkan sesuai urutan peserta, dan kembali melanjutkan lomba sepeda dengan jarak tempuh sepanjang 90Km, Selepas bersepeda lagi lagi mereka harus cekatan untuk melanjutkan lomba lari disekitaran danau lagoi bay sebanyak 3etape dengan total jarak 21.1km.  Luaaarrrr biasaa gumamku dalam hati, alangkah hebat mereka, alangkah luar biasanya tenaga mereka.

Aku sengaja duduk di area VIP dekat gerbang garis finish, dengan tujuan agar aku bisa melihat siapa yang pertama kali sampai di garis finish, Kurang lebih 1 jam duduk bersama Pak Guntur dan Pak Luki disana, tiba tiba sang Pembawa acara memberi tahu bahwa akan ada peserta yang akan mencapai garis finish, aku pun berlari mendekat gerbang, dengan harapan bisa mengambil gambar si pemenang IRONMAN ini, dan alhasilnya  Yeeee Aku berhasil melihat rona wajah peserta yang sukses mencapai finish, Dia begitu sumringah meski wajahnya memerah dan nafasnya ter engah engah.

Ramah Tamah bersama Ibu Rizki, Pak Guntur Sakti, dan Pak Luki  sembari menunggu atlet tiba di garis finish
Pria yang bertubuh kecil ini berasal dari Swedia,bernama  "Fredrik Croneborg " Sang Ironman ini langsung disambut oleh para pengejar berita untuk diwawancarai, dan aku pun senang bisa mengambil gambarnya dari dekat. Setelah Fredrik tiba, disusul oleh " Matt Burton" peserta dari Australia, Sesampainya Burton di garis finish, ia pun disambut hangat oleh seorang wanita cantik, dan saya pun menyaksikan keharuan mereka berdua, yang saling berpelukan dan berciuman dengan mesranya,,,, ooowww so sweettt.. aku turut bahagia, walau gak kebagian...**eeehh. Setelah Burton menjadi pemenang ke2, disusul oleh pria ganteng asal Australia lagi " Michael Fox ". 



Fredrik Croneborg ketika sampai langsung diwawancarai oleh media

Matt Burton ketika sampai di garis finish, langsung disambut oleh pelukan dan ciuman mesra  **

Turut hadir Oscar yang mencapai garis finish , atlet yang berasal dari tuan rumah bintan - indonesia ini terbilang hebat, bisa menyelesaikan perlombaan dalam waktu 5 jam, Sebagai orang indonesia saya turut bangga dong, karena Oscar membawa nama baik bintan juga sebagai atlet IRONMAN 70.3 2016. karena pemenang sejati nya tak harus berdiri di podium, melainkan yang bisa menyelesaikan semua olahraga sampai di garis finish.

Teman dari Blogger, Pak Sekda Bintan sedang berfoto bersama Oscar, Atlet dari Indonesia
Karena suksesnya perhelatan IRONMAN 70.3 bintan tahun 2016 ini,  menjadikan bukti bahwa kabupaten bintan akan menjadi destinasi olahraga dunia ( sport tourism world ) 2017 mendatang. Dan pastinya dukungan dari pemerintah pusat dibutuhkan dengan memberikan Anggaran lebih untuk bidang pariwisata. Majulah pariwisata bintan, Majulah Kepriku, Yukk teman2 dari blogger, kita perkenalkan Kepri kepada dunia. Kepri layak menjadi tujuan wisata Dunia.




Blogger Kepri bersama Kadispar Kepri dan Sekda Bintan








Sabtu, 27 Agustus 2016

Pengalaman Pertama Mendaki Gunung /Bukit Kaba - Curup Bengkulu


Nikmat Tuhan Yang Mana yang ku dustai, jika bisa menikmati keindahan ini ??

Jam 10.00 aku dan mbak Tuti sudah menunggu disimpang tiga gunung / bukit kaba di kabupaten rejang lebong,  kami berjanji untuk pergi mendaki gunung  kaba ini bersama Arini dan Atini ( teman yang kukenal lewat facebook ). Aku dan mbak Tuti membutuhkan mereka selain untuk meramaikan pendakian biar makin seru, mereka juga sudah hafal dengan kondisi jalan di area gunung kaba. Tak lupa mbak tuti membeli 2 buah mantel plastik, untuk berjaga jaga selama mendaki, maklum saja namanya daerah pegunungan cuaca tidak bisa ditebak.

Dari simpang 3 gunung kaba, kami menelusuri jalan pedesaaan kurang lebih 20 menit menuju posko gunung kaba.  Di posko ini kami memarkirkan motor, 1 motor Rp 10.000 sehari,  di posko ini juga kita wajib mengisi buku tamu, menyertakan nomor handphone. Selain itu di posko ini menyediakan jasa ojek untuk menaiki bukit sampai di tangga 1000 , dengan biaya sekali jalan Rp 60.000 atau kalo mau pp Rp 100.000, dan untuk penyewaan tenda sebesar Rp 80.000 berkapasitas 4 orang.

Karna semangat masih menggebu gebu, makan pilihan kali ini kami berjalan kaki saja, apalagi jalanan disini sudah ter aspal dengan baik. Berjalan kaki sekitar 1.5km kami baru bertemu Gerbang posko pertama. Masih semangat ?? tentu donk.. kami memulai perjalanan yang mulai mengecil, aspalnya mulai rusak dan kiri kanan sudah hutan.  1 jam perjalanan, mulai deh ngos ngosan..sempat berhenti dan duduk di jalan..aah capek..mau menyerah ?? aah masih awal untuk menyerah pikirku, sesekali aku bertanya pada pendaki yang lewat, apakah masih jauh...jawabannya masih mbak. Huuuff hatiku mulai goyah..belum sampai keatas aja kaki ku sudah lelah menyusuri jalan yang menanjak ini.

1 Jam kemudian, hujan pun tiba tiba turun, dan kami pun benar2 kelelahan..terasa banget capeknya. apalagi hari sudah menjelang siang. Kami pun rembukan, kalo ada ojek yang lewat kita panggil deh, terserah mau bayar berapa yang penting sampai keatas, selain capek aku juga mikir jangan sampai kesorean muncak. Motor yang lewat pun kami cegat, dengan cara estafet kami di antar satu persatu menuju tangga seribu. Saat itu aku membayar Rp 100.000 untuk 4 orang, kira2 perjalanan 20 menit pake motor, jalanannya jelek, menanjak, bebatuan, sampai2 aku harus menutup mata saking takutnya melihat medan jalannya yang semakin kedalam semakin rusak.

Ojek ternyata tak bisa sampai ditangga 1000, kami harus mendaki lagi sekitar 10 menit perjalanan. Allahuakbar...ya Tuhaaann..kok tak sampai sampai mendaki ni..benar benar menyerah aku..namun setiap orang yang turun dari gunung selalu memberi semangat, ayo mbak bentar lagi sampai.. Ayo mbak..dikit lagi kok. Akhirnya aku pun memang benar2 sampai di area tangga seribu gunung kaba, dan sesaat tepar tekapar. Tak buang buang waktu kami pun makan siang disana, ( bawa bekal dari rumah ), airnya kami beli. Ada yang ngopi dan aku sendiri minum teh panas, maklum saja udara disini dingin, ditambah hujan pun mulai turun.

Setelah makan siang selesai, jam sudah menunjukkan pukul 2 siang, aku pun diajak untuk melihat kawah gunung kaba, aku mengira aku tak perlu menanjak lagi, ternyata oh ternyata..Ya Tuhan....lagi lagi aku menghela nafas panjang..benarkah ini rute perjalanan yang harus aku lalui.. ciut nyaliku melihat tebing2 ini, ciut nyali ku melihat ketinggian ini, tapi haruskah aku menyerah ?? Mau ditaruh dimana muka ku ini?? dari batam menggebu gebu ingin naik gunung kaba..pas sudah digunung cuma numpang minum teh panas ??? ooooww tidaaakkk...masak diwebsite sarahjalan.com ini aku membuat tulisan dengan judul gagal mendaki gunung kaba gara gara nyali ciut...hahahah jangan deh..maluu donk

Dengan baca bismillah, aku perlahan lahan mengikuti langkah kaki Arini , Atini dan Mbak Tuti, kuminta pada mbak tuti pelan pelan ya mbak, sungguh ini pertama kali aku mendaki, sehingga aku harus extra hati hati, apalagi cuaca hujan membuat bebatuan sedikit licin. Memang sesekali aku terpeleset, ketika menanjak bebatuan yang agak tinggi, namun kembali aku percaya aku bisa. Kulihat Arini dan Atini sudah jauh di atas sana, tinggal lah aku dan mbak Tuti yang masih merangkak mencari cari pegangan agar bisa tetap berjalan dan mendaki. Sesekali sudah sampai di tengah2 ketinggian, hujan pun reda dan kami pun sedikit bergembira dan mulai menikmati area sekeliling..Subhanallah indahnya... ada rasa takut, bahagia, tak percaya, sungguh kecilnya diri ini berada di tengah tengah gunung dan perbukitan ini.

Aku yang ketinggalan jauh dari Mereka

Keindahan di sekeliling gunung kaba

Jalur yang kami Lewati di gunung kaba, jalannya setapak, dan aku  hanya berani mandang kedepan saja.

Perjalanan berlanjut menuruni bukit, dan kami tiba di area kawah hijau. disini kami beristirahat melepas penat, areanya cukup luas sehingga kami cukup nyaman berada disini , apalagi cuaca mulai cerah, Alhasil Arini, Atini dan mbak Tuti pun mulai beraksi dengan kameranya masing masing.

Makasih ya Atini, telah memotret saya.. ( Kawah Hijau Gunung Kaba ) 
Rerumputan Dibelakang tumbuh menyerupai tulisan Allah, Merinding sekaligus kagum, inilah bentuk nyata dari ciptaannya.
Sesi Pemotretan Mbak Tuti..hehehe

Nemu danau di kawah itu sesuatu banget ya..lumayan bisa main air sebentar..
Setelah berkeliling, dan berfoto foto , eeehh kami harus mendaki lagi, untuk melihat larva aktif dan kawah belerang. ya salaaammmm gumamku, belum usai toh pendakian ini?? lagi lagi aku menyemangati diri sendiri, harus bisa, cuaca hujan saja Tuhan restui aku sampai dikawah hijau ini semoga cuaca bagus ini juga bisa membuatku tetap bersemangat  mendaki untuk melihat larva aktif. Sesampainya di atas bukit, menurun lagi untuk melihat larva dan belerang lebih dekat. Sebenarnya aku tidak berani dan mulai sesak, karena bau belerang ini sangat menyengat, namun melihat antusias ke tiga temanku, akhirnya aku juga mencoba mendekat. Tapi belum 5 menit aku memilih menjauh, gak kuat dengan aroma nya, lagi pula tiba tiba asap menebal dan menutupi semua jalan, alhasil teman temanku pun menjauh dan mencari jalan keluar, dan ternyata kami salah jalan. Mbak Tuti berdoa meminta petunjuk jalan kepada yang Kuasa. Alhamdulillah percaya atau tidak, asap tadi menghilang dan terlihat oleh kami jalan keluar dari kawah ini. syukur kami belum jauh kesasar.

Kawah belerang dari Gunung Kaba..

Lihat dari Kejauhan gini aku juga takut loh

Hari semakin sore, kami harus segera keluar dari sini, badan sudah lemes, air habis, ternyata perjalanan masih panjang, kembali kami harus mendaki untuk sampai di puncak tertinggi gunung kaba, supaya kami bisa pulang lewat tangga 1000, aaahh hujan kembali turun, dan lagi lagi angin mulai kencang, Ya Allah tak henti hentinya aku berdoa, kuatkan lah kaki ini, lindungi kamii, aku begitu kedinginan, takut. Susah payah berusaha, akhirnya kami sampai juga dipuncak tertinggi gunung kaba ini, di payungi hujan, ditemani angin kencang. Mau nangis, nangis karna bahagia dan senang. Dan di puncak ini juga aku bisa meneguk air, membasahi kerongkongan yang sudah mengering, meski pemandangan cantik tak terlihat lagi, aku tetap bersyukur semua bisa dilalui bersama ke 3 temanku.

Mendaki lagi..


Maaakkk...Anakmu sampai di puncak bukit kaba 1936MDPL

Nikmatnya minum
Setelah mengabadikan moment di puncak, kami pun menuruni anak tangga, dengan hati2 karena licin, dan melanjutkan perjalanan keposko depan, karna hari sudah malam, ada rasa takut melewati hutan karna kami tak membawa senter. Lagi lagi hanya Doa yang kami panjatkan, agar kami tetap dilindungi dan sanggup berjalan. 1 jam 45 menit kami sampai di posko. diluar kemampuan tubuh sebenarnya, namun kami memaksakan diri melakukannya. Alhasil sampai dirumah jam 9 malam, rasanya tubuh ini tak bisa ku gerakkan lagi, sakit banget. Sakit tapi Bahagia... inilah pengalaman pertama ku mendaki... 



Sampai juga di bawah tangga 1000 Alhamdulillah

Sekedar saran bagi yang tak biasa mendaki atau jalan kaki berjam jam , jika ingin ke gunung/ bukit kaba, sebaiknya jam 7 pagi sudah berada di posko penitipan motor, agar perjalanan bisa sedikit santai, dan kalo memang gak mau ribet dengan pendakian yang menguras tenaga, gunakan jasa ojek untuk sampai ke tangga 1000. karena untuk melihat kawah hijau, kawah belerang diperlukan tenaga juga untuk mendaki dan menuruni bukit yang berbeda jalurnya.