Senin, 04 April 2016

BaLohan - Pantai Anoi Hitam - Bunker Jepang Sabang - Aceh


#part 2 Wisata Sabang - Aceh

BALOHAN
Setelah ke Danau Aneuk Laot, tujuan kami selanjutnya kePantai Anoi Hitam, namun kami melewati daerah Balohan yang view nya cukup membuat kami takjub..

View  jalan yang sepi serta pepohonan yang rindang

Cuma Bisa Bilang Subhanallah viewnya...

PANTAI ANOI HITAM
Pantai Anoi Hitam berarti Pantai yang memiliki pasir berwarna Hitam. Pantai ini seperti tak terawat lagi, karna jalan masuknya sudah dipenuhi oleh semak2, dan ombak dipantai ini cukup tinggi, jujur aku juga gak berani terlalu mendekati laut..ngeri sendiri liat ombaknya..Namun tidak dengan kedua temanku Evi dan Poppy..mereka sangat menikmati deburan ombak dan justru berfoto2 tiada lelahnya.


Evi dengan gayanya

Poppy juga senang bermain dengan ombaknya

Pantainya langsung Laut Lepas..ngeri ah..

Selanjutnya kami diajak Pak Ruslan ke Resort Anoi Hitam,berhubung Beliau ada kenalan, jadi kami dibolehkan masuk kesana..





Setelah berkeliling melihat suasana resort kami diantar ke bunker Jepang, yang tak jauh dari resort ini.

BUNKER JEPANG,
Bunker Jepang ini sepertinya tidak terawat, dimana jalan menuju keatas nya sudah banyak sampah baik sampah daun2 maupun sampah kantong makanan..baru ditempat inilah saya melihat sampah bertebaran disepanjang jalan, dan Kondisi Bunker nya pun sangat memprihatinkan. Padahal view disini sangat bagus. Masuk gratis mungkin jadi alasan kawasan benteng ini tidak terawat,

view dari Atas Bunker Jepang

Tempat Bersantai

Kondis Bunker nya

Hari menjelang sore, kami diantar oleh Pak Ruslan ke penginapan di Sumur 3, Setelah proses check ini selesai, kami beristirahat sejenak sembari menunggu maghrib, karna sore itu mendung dipastikan sunset tidak akan kami dapatkan.

Lepas Maghrib Pak Ruslan menjemput kami lagi ,untuk makan malam di Sabang Fair, Sabang Fair ini tempat jual makanan dan taman bersantai. Sebenarnya kami mau dibawa kesini untuk melihat Sunset namun karena cuaca mendung, ya gak jadilah... Disini aku memesan Sate Gurita, dan yang lain memesan Mie Aceh.. hehehe ludes dalam sekejap. Yang jelas disini makanan semua cocok dengan lidahku.. Alhamdulillah... 

Sate Gurita 10 Tusuk Rp 22.000

Perut sudah terisi kami pun dibawa kepasar untuk berbelanja  souvenir dari sabang.
Perjalanan hari ini berakhir sesuai dengan rencana,Dan hujan pun menemani kami pulang kepenginapan. By By sabang..


Cp Pak Ruslan, ( Driver yang sabar dan Baik Hati )
0823 6350 7279




Nol Kilometer - Gua Sarang -Pantai Gapang- Pantai Pasir Putih -Aneuk Laot Sabang - Aceh

Ketika berada Disabang, rasanya tak lengkap jika kita hanya mengunjungi satu tempat saja, karena wisata alam di Sabang sangat banyak. Liburan Maret 2016, aku dan ke 3 temanku mendatangi beberapa tempat wisata dengan menyewa mobil seharian Rp 550.000 include supir dan bensin.
Jam 8 pagi kami dijemput dari Iboih, karna kami memang menginap dikawasan ini.
Daftar tempat wisata yang kami kasi ke Drivernya, Yakni Kilometer O, Gua Sarang, Pantai Gapang, Pantai Pasir Putih Keuneukeai, Danau Aneuk Laot, Anoi Hitam,Benteng Jepang,

NOL KILOMETER
sepertinya tempat ini wajib dikunjungi oleh siapapun yang berwisata kesabang, termasuk kami. Dimana Tugu ini merupakan simbol batas wilayah Indonesia. Tugu O Kilometer ini terletak didaerah hutan  wisata , dimana saat kami turun dari mobil, monyet2 pun jelas keliatan berkeliaran disana, namun hati2 ya..mereka cukup beringas jika kita mendekatinya, pengalaman karna ingin foto mereka eeh malah dikejar, Alamak alangkah takut dan terkejutnya kami. Seketika wajah kami berubah pucat semua...hedewww


Meski Hujan Tak menyurutkan Hati kami untuk mengabadikan Moment di O KM


Tugu yang masih dalam Pembangunan

Setelah menunggu hujan yang tak reda2 dan menunggu certificate yang tak siap2 dikarenakan gingset sang penjual susah hidup, maka kami melanjutkan perjalanan selanjutnya, karena terlalu sia sia jika kami hanya menunggu dan menunggu, sementara waktu terus berjalan.

GUA SARANG
Selanjutnya Pak Ruslan sang driver membawa kami ke wisata Gua Sarang..Sarang apakah itu ??? ternyata sarang walet.. karena hujan tak reda reda, kami pun tak berani masuk ke gua sarang, jalannya licin banget, Alhasil narsis narsis cantik saja deh dibawah rerintikan hujan.


Cakep Kan view nya

Kawasan bersantai di Gua Sarang

PANTAI GAPANG- SABANG
Pantai gapang memiliki pasir putih yang sangat lembut, air dipesisir pantainya juga bersih, Riuk ombak yang datang sangat memecah suasana hening di pantai ini. Saat kami datang pengunjung pun tidak ramai, karena sebagian besar yang berwisata kesini lebih senang melakukan Diving diseberang pantai ini.,Pantai gapang juga menyediakan penginapan serta cafe2 sehingga kita tak perlu khawatir soal makanan selama berada dikawasan pantai Gapang.

Pesisir Pantai Gapang

Penginapan dan Restauran di Pantai Gapang



Tempat Mendaftar Lumba _lumba Diving

Melihat Ombak sang Pemecah kesunyian




Hello Pantai Gapang


Damai  ya Vi.. :)
PANTAI PASIR PUTIH -KEUNEUKEAI
Selanjutnya kami ke Pantai Pasir Putih, disini banyak rumah penduduk, Dan tak jauh dari pantai pasir putih ini ada pemandian air panasnya juga, Namun ketika kami lihat lokasi pemandian terlalu dekat dengan rumah warga, kami agak segan untuk berendam, alhasil cuma lewat ajah :) 

Pantai yang Luas dan Masuk Gratis

Jeng Poppy sedang menikmati keindahan Lautnya


Bahagia Bersama


Selanjutnya kami makan siang, karena memang sudah jam 1, Nah Pak Ruslan mengajak kami untuk menikmati Curry Kambing. katanya enak..ya Udah kami mah ikut ajah, secara perut juga udah kriuk kriuk, Siap makan siang diteruskan mampir kemasjid Balohan untuk Sholat zuhur.

1 porsi Rp 30.000, kuah karinya kental dan dagingnya lembut..
DANAU ANEUK LAOT
Danau ini terletak didekat perkampungan warga, saat kami tiba disana banyak anak2 sedang bermain ditepian danau dan ada juga yang berkumpul di Gazebo yang disediakan didekat taman nya.


Taman disekitar Danau, Gazebonya pas untuk merebahkan badan yang penat..

Danau nya tenang, suasananya pun desa banget disini..

Suasana disini tenang...





view dari atas jalan raya sabang menuju danau  Aneuk Laot


# Part 1 





Sabtu, 02 April 2016

Pulau Rubiah Sabang - Aceh

Hai hai hai.... Kamu senang dengan wisata bawah laut ?? Sama aku juga..Nah saat ini lagi gencar gencarnya para pecinta snorkeling datang ke sabang, Terutama ke Pulau Rubiah untuk menikmati wisata lautnya yang memiliki berbagai macam jenis ikan.




Welcome to Rubiah Island
Untuk sampai kesabang, dari Kota Banda Aceh, tepatnya dari Terminal bus,  aku dan 3 kawanku menaiki taxi yang ada disana cukup membayar Rp 50.000/ taxi, Kami diantar sampai pelabuhan Ulee-Lheue, namun kami ketinggalan kapal cepat jam 9.30 jadinya kami naik Kapal KMP BRR yang perjalanannya hampir 2 jam, ( dari jam 10.30 - 13.00 ) dan kami memilih duduk di VIP room dengan biaya sebesar Rp 58.000, ruangannya adem karena ada AC, sehingga kami bisa mengistirahatkan badan dengan nyaman, yang ekonomi sekitar Rp 30.000 sudah termasuk pajak.
Jadwal Kapal BRR senin, selasa, kamis, dan jum'at  jam 14.00
Jadwal Kapal BRR rabu, sabtu dan minggu Jam 10.30 dan 16.30

Setelah sampai dipelabuhan Balohan Sabang, kami naik Taxi lagi menuju Iboih dengan biaya Rp 50.000 per orang , setelah menempuh perjalanan kurang lebih 45 menit , kami sampai di Iboih ,dan check in di Yulia Resort.. Setelah Proses checkin selesai, kami tak buang2 waktu karena hari juga sudah menunjukkan pukul 4 sore, namun panasnya masih terasa banget. 

Tepat di depan Pantai Iboih ialah Pulau Rubiah,  Pulau yang dari kejauhan sudah nampak penuh dengan  ramainya orang yang melakukan snorkeling, maklum saja kami sampai saat itu hari sabtu.. Namun tak mengurungkan niat teman2ku untuk mengambang dan menyelam..dan aku pun juga tak sabar melihat ikan2 yang katanya banyak disana, Cukup nyebrang 5 menit dari resort, kami sudah sampai Di Pulau Rubiah, dan setelah membeli umpan ikan berupa indomie rebus 1 bungkus Rp 5.000 kami pun mulai beraksi..


Suasana Pantai yang ramai oleh pengunjung 


Tanda Sah Ke Pulau Rubiah ( senyum2 sendiri Baca Tulisan nama Makam nya )
Waaahh baru saja menyelam, teman2 sudah bersorak...disini ikannya banyaaaakkk...ayo ayo kesini..dan mulailah kami menikmati snorkeling , Dan waaahh gemes deh liat ikan2nya banyaakkk rasanya pengen kutangkap..heheheh .. Namun setelah aku disengat Bayi ubur2..aku lebih memilih mengapung dipelampung cantikku yang kubawa dari Batam, dan teman2 tetap memilih menyelam. 2 jam tak terasa, tangan sudah berkerut karna kedinginan di air, membuat kami memutuskan untuk balik ke penginapan.. Berat hati rasanya namun apa daya harus keluar dari air.

Aksi teman ku EVI..dapat Spot foto Tulisan SURVIVOR di dalam Laut
Mbak Sri yang sedang memberi makan ikan..



Siapa yang gemes Liat Ikan sebanyak ini ??

Karang Batik, Spot didepan Pulau Rubiah
Karang Batik Juga

Yang saya salut dari Pulau Rubiah ini ya, dimana begitu banyak pengunjung namun pantai nya tetap bersih, dan mereka taat dengan peraturan, untuk tidak mengambil karang, membuang sampah dsb, Patut dicontoh deh ketaatan pengunjung di Pulau Rubiah, oh ya, masuk kerubiah gratis ya, hanya saja biaya untuk nyebrang dari Penginapan Yulia ke rubiah kami dikenakan biaya Rp 150.000 pp/ per kapal muatan 8 orang. dan Sewa Life Jacket , Fin dan Kacamata sekitar Rp 40.000an.


View Pulau Iboih yang berdepanan sama Pulau Rubiah

View dari Penginapan Kami























Jumat, 01 April 2016

Gampong Nusa Dan Tarian Rapa'i Geleng Aceh


Bukit Tempat Masyarakat Gampong Nusa Menyelamatkan diri dari Tsunami

Seperti nya nama Gampong Nusa ( Kampung Nusa ) yang berada di Jalan Banda Aceh - Meulaboh Km 9.5 ini sama sekali tidak pernah kudengar, Aku baru tau setelah kaki ini berada di Aceh, Dari Rencana perjalanan yang diberikan temanku, aku memang tau bahwa hari terakhir di Aceh, kami akan mengingap dirumah warga, menikmati Wisata Social Ecoturism, dimana wisata ini kami akan membaur bersama warga disana, menikmati makan malam bersama, melihat tarian rapai geleng, makan pagi, dan juga melihat sunrise bersama sebagian warga Gampong Nusa.

Oke setelah kami berkeliling wisata Di Aceh, Jam 19.00malam kami sampai di perkampungan, Kedatangan kami disambut hangat oleh seorang Ibu bernama Khairiyah, Ibu ini adalah Bidan yang sangat Ramah dan dari Beliaulah kami banyak mengetahui kebudayaan dan kegiatan yang ada di Gampong Nusa ini.,Setelah beramah tamah dan memperkenalkan diri, kami diantar kesalah satu rumah warga tempat kami menginap, dan kami pun berkenalan dengan pemilik rumah. Kamar sudah disediakan, dan kami pun bergegas mandi, maklum badan sudah begitu gerahnya seharian berjalan., 
Saya merasa berada dirumah Nenek sendiri, dimana rumah tersebut semua berbahan kayu, saya senang banget, pemilik rumah ramah dan sangat baik pada kami. 


Rumah Tempat kami Menginap

Ruang Tamu  Tempat kami Menginap, dan kami memilih ngampar disini daripada dikamar

Setelah semua siap mandi, kami diundang kerumah Kak Rubama,untuk menyantap makan malam, setelah tiba disana, wow...hidangan sudah menunggu dengan beraneka ragam masakan tentunya khas Aceh..Selain kami ber4, ternyata ada juga Tamu dari Kuala Lumpur ( Jurnalis ) dan Backpacker Aceh, bisa dibayangkan donk betapa ramainya dan asiknya makan malam kami kali ini. Perut Kenyang hati senang...


Makan Malam Bersama BackPack Aceh, Jurnalis dari KL,

Lanjut kami diajak untuk melihat tarian Rapa'i Geleng, dimana tarian ini dimainkan oleh kaum lelaki, baik dari anak2 maupun orang dewasa. Ada 1 orang yang menjadi pemimpin syair malam itu, dan yang lainnya menabuh rapa'i ( semacam Rebana ), perlahan syair didendangkan dan penabuh pun mulai beraksi dengan tarian nya yang awalnya lambat mengikuti irama syair, namun semakin lama mulai cepat, dan menjadi semakin cepat, diikuti gerak badan mereka yang begitu kompak.. Subhanallah gumamku dalam hati.. Hebat mereka ya...  Oh iya tahun 2015 kemaren pemain rapa'i geleng ini diundang kejepang loh untuk menghadiri sebuah festival, Bangganya :). jam 23.00 Pertunjukkan Rapa'i dan kumpul2 malam ini selesai, dan kami pulang untuk mengistirahatkan badan


Pemain Rapa'i anak2..

Pemain Rapa'i dewasa

Latihan Rapa'i 


Bolu Aceh Apo Pasiran

Kue Khas Aceh " kue karah "

Jam 5.30pagi setelah sholat subuh, kami sarapan pagi yang sudah disediakan oleh pemilik rumah, setelah siap makan, kami lanjut mendaki bukit yang tak jauh dari pemukiman warga,, Subhanallah ademnya suasana disini, Sejuk mata melihat hamparan sawah yang luas dan ditemani oleh bukit bukit yang menjulang tinggi

Pemandangan dibelakang yang ku suka...


foto bersama sebelum meninggalkan bukit


Hallo sunrise 

Bye Bye...kami pulang ya

Jam 8.00 kami sudah kembali ke rumah warga, dan aku makan lagi..hehehe efek menanjak bukit  dan ketagihan masakan tuan rumah.. sambil makan kami ngobrol2 lagi dengan warga disana... Aduhaii nyaman banget kurasa berada disini., warganya baik dan ramah2..Namun apa daya kami harus melanjutkan perjalanan pulang, karena siang ini harus balik ke Batam
Terimakasih Tuhan... untuk kesempatan ku bisa berada diantara masyarakat Gampong Nusa..


Foto Bersama sebelum pulang...

Jika kalian ke aceh mampirlah ke sini, dan rasakan kehangatan seperti  berada diantara keluarga sendiri, oh iya kami membayar Rp 160.000 selama disini, sudah termasuk makan malam, snack , sarapan pagi, penginapan, dan antar jemput dari pelabuhan. 
Cp : Husaini Sani / 082166076131
Cp : Kak Rubama Nusa Creation Community / 0813 6069 8810 / 0852 7790 6241