Tampilkan postingan dengan label Wisata Indonesia. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Wisata Indonesia. Tampilkan semua postingan

Jumat, 20 Mei 2016

Wisata Pulau Samosir Sumatera Utara




Jika kita berlibur Ke Sumatera Utara, Tujuan kita pastinya melihat keindahan Danau Toba yang sudah di akui oleh dunia keindahan disekelilingnya, Nah ditengah tengah Danau Toba ini ada sebuah pulau yang menarik perhatian untuk kami kunjungi, dan nama pulau tersebut adalah Samosir.

Senin, 25 April 2016

Pesona Danau Toba - Sumatera Utara Medan


Langit Cerah Dari Danau Tob
Tgl 23 Maret 2016, jam 20.00 malam aku tiba dibandara International Kualanamu Medan, sembari menunggu kedatangan 2 temanku yg dari balikpapan dan jakarta, aku memilih duduk dan makan disekitaran Musholla yang ada dibandara, setelah perut terisi aku mencari posisi paling nyaman untuk merebahkan badan..pilihan aman buatku saat itu adalah Musholla..kenapa?

Senin, 18 April 2016

Rumah Cut Nyak Dhien - Aceh

Rasanya kita semua pernah mendengar nama CUT NYAK DHIEN, seorang pejuang wanita yang dilahirkan di Aceh pada tahun 1848, Pejuang yang sangat gigih meneruskan perjuangan sang suami Teuku Umar melawan penjajah Belanda. 

Saat berlibur ke Aceh, saya tak menyia nyiakan ajakan sang tour Guide untuk membawa kami kerumah Cut Nyak Dhien. karena selama ini saya tau Cut Nyak Dhien ini dari buku sejarah saja.
Rumah beliau berada di Desa Lampisang, Kecamatan Peukan Bada, Kabupaten Aceh Besar. Rumah Panggung yang terbuat dari kayu ini bukanlah rumah asli beliau, karna rumah aslinya sudah dihancurkan oleh belanda, Namun Rumah ini hanya replika nya saja, dibangun oleh Depdikbud dan di resmikan oleh Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Bapak Fuad Hasan pada tahun 1987.

Saat kami tiba dan masuk kedalam rumah Cut Nyak Dhien, suasana sejuk pun terasa, maklum saja rumah ini semua berbahan kayu, dan perabotan yang ada pun semua terbuat dari kayu juga, Rumah ini cukup besar dan pastinya bersih, Suasana di sekitar halaman rumah pun hijau dan asri. Sekitar 20 menit kami berkeliling didalam rumah, sambil mendengarkan cerita dari penjaga rumah tersebut.. 

Duhai penerus bangsa, ketika kamu berada dalam rumah ini, rasakan lah bagaimana perjuangan seorang wanita yang begitu gigihnya melawan penjajah, agar bangsa indonesia tidak diperlakukan semena mena oleh negara Lain. Dari dalam hati saya berucap syukur, telah memiliki Pahlawan wanita seperti Beliau. 




Teuku Umar & Cut Nyak Dhien



Lantai nya bersih banget




















Jumat, 15 April 2016

Taman Putroe Phang dan Taman Sari Gunongan- Banda Aceh

Saat memilih berlibur ke Banda Aceh, pastikan kita mengatur itennary perjalanan ketempat wisata yang akan kita kunjungi, karena Aceh ternyata memiliki banyak tempat wisata yang untuk bersantai, sayang kan jika ke Aceh hanya menghabiskan waktu di satu tempat saja ?

Tour 1 hari ini, kami gunakan untuk berkeliling kota Banda Aceh, Selain berkunjung dari Masjid Ke Masjid dan mendatangai Museum Tsunami Aceh, kami juga mendatangi sebuah taman yang menurutku sangat nyaman untuk tempat bersantai, bermain, bahkan untuk foto2. Taman ini bernama Taman Putroe Phang, Taman yang diresmikan kembali maret 2009 ini terbilang bersih, karena masyarakat yang berkunjung kesini taat dengan peraturan untuk tidak membuang sampah sembarangan, sehingga saat bersantai disini, mata pun sangat nyaman memandang taman ini.. eeitt.. bukan hanya tempat bersantai saja loh , ternyata ada sejarah nya juga taman ini dibuat dahulunya.

Secara garis bersarnya saja ya, Taman Putroe Phang ( Taman Putri Pahang ) adalah taman yang dibuat oleh Sultan Iskandar Muda semasa kepemimpinannya ( 1607-1636 ) untuk sang Permaisuri tercintanya yang berasal dari Kerajaan Pahang Malaysia. Dibangun Taman ini bertujuan agar Sang Permaisuri tidak merasa kesepian jika ditinggal Sultan menjalankan Tugas. Wah wah sebegitu besarnya cinta sang Sultan ya kepada Permaisurinya.. :) :)

Tak jauh dari taman nampak sebuah bangunan kecil ditengah2 kolam, Bangunan ini seperti kubah dan disebut Pintoe Khop. Nah Pintoe Khop ini merupakan pintu gerbang yang menghubungkan taman dengan istana dahulunya.



Pintoe Khop






Tempat mandi Sang Permaisuri

Selain itu di Area taman ini juga terdapat 2 jembatan gantung, untuk menyebrangi kolam ini, Jembatan ini nampak cantik dan kokoh, sehingga saat kami melewati berlima goyangan nya pun tidak begitu terasa. Ada juga disediakan tempat duduk lengkap dengan payungnya yang biasa dipakai oleh anak anak remaja bersantai, kemudian fasilitas palyground-Nya yang lumayan bikin anak anak kecil betah bermain.

Jembatan Gantung yang kokoh


Suasana Kolam yang tenang dan bersih


tempat Bersantai

Play ground untuk anak anak



Gerbang yang atap dicat pink..jadinya cerah eeii
Setelah puas berkeliling ditaman Putroe Phang, kami dibawa ke Taman sari Gunongan yang lokasinya tak jauh dari sini. Suasana disini pun sepi, tenang dan bersih, Saat ini hanya kami ber lima disini, Alhasil kami sangat puas berkeliling disini. Gunongan ini cantik sekali, bentuknya seperti bunga bersegi segi dan atasnya berbentuk mahkota, Sebelum sampai kepuncak gunongan ini, kami harus melalui pintu besi dan lorong2...aaah kukira disini tempat yang cocok untuk bermain petak umpat, ternyata ini tempat sang Permaisuri bercengkrama dengan dayang2 nya, tempat berganti pakaian dan mengeringkan rambut seusai berenang di kolam pemandian..

Saya tidak sedang dijeruji besi..namun di Gunongan sang Permaisuri

Gunungan yang cantik dan Kokoh



Makam Sultan Iskandar Thani  (Menantunya Sultan Iskandar Muda )
Bangunan ini bukti dan nyata , bahwa begitu besar rasa cinta sang Raja kepada Permaisurinya..Patut berbangga Hati melihat bukti sejarah ini masih tetap terawat sampai saat ini. Yuk ah ikut menjaga keberadaan Sejarah ini, ketika berkunjung kesini ceritakanlah kembali kepada Dunia semampumu..








Kamis, 07 April 2016

Museum Tsunami Aceh




Tampak Dari Depan

Rancangan  Bapak Ridwan Kamil

Liburan Ke Aceh takkan lengkap jika tidak mengunjungi bangunan yang berdiri kokok ditengah Kota. MUSEUM TSUNAMI ACEH  Sebuah bangunan yang diprakarsai oleh Bapak Muhammad Ridwan Kamil atau biasa disapa Kang Emil ini diresmikan pada bulan februari 2008 oleh Presiden Susilo Bambang Yodhoyono. Dan bangunan ini akhirnya menjadi primadona untuk meningkatkan pariwisata di Aceh, sekaligus mengenang Musibah yang terjadi  pada tanggal 24 Desember 2004 

Desain Museum Tsunami ini sungguh indah dan luar biasa, dari luar saja saya sudah menggumam sendiri, betapa hebat nya Kang Emil ini ya.

Saat pertama kami masuk dalam ruangan, tiba2 kami harus melewati tempat yang gelap, dan ditemani suara deruh ombak,seakan akan  saya saat itu berada dikegelapan laut, sesekali percikan air yang jatuh dari atas  membasahi sedikit pakaian saya. Setelah melewati lorong ini, kami melihat ruangan yang penuh dengan batu2 seperti nisan.. ( mulai merinding saya, karena ruangan ini cukup hening dan sangat tenang ) heeheh maaf, ternyata saya salah, Batu batu ini ternyata sebuah layar dimana kita bisa menyaksikan peristiwa terjadinya tsunami.. terdiam sejenak menyaksikan  peristiwa saat itu, dan tanpa terasa menetes air mata saat saya menonton peristiwa itu.

Jalan yang Menurun Gelap serta Ditemani gemuruh Air


Batu2 kukira Nisan ternyata sebuah Layar Tv... ( Malunyeee )
Tak Mau Larut dengan kesedihan, kami beranjak ke ruangan lain, kami berhenti di ruangan Sumur Doa, Ruangan ini hanya menggunakan cahaya dari atas corong yang berlafas ALLAH dan dari pintu masuk saja ,namun lantunan ayat suci alqur'an didalamnya lagi2 membuatku merinding dan pilu, apalagi ruangan yang berbentuk corong ini didindingnya ditempel nama nama korban tsunami.  dan diujung corong ini terdapat tulisan ALLAH, diartikan sebagai tanda bahwa kita semua akan kembali kepada Nya kelak, Ya Allah lagi2 aku takjub dengan interior bangunan ini sekaligus aku sedih..begitu banyak nama2 korban yang tertera disana.


Ujungngya sebuah Corong Berlafaz ALLAH

Nama2 korban Tsunami yang ditempel di dinding 

Lanjut kami memasuki ruangan yang penuh foto2 peristiwa Tsunami, lagi2 melihat foto2 ini keluar lagi air mataku...Aaahh hati ku benar2 dibuat terharu selama didalam ruangan ini, apalagi Museum ini juga menyediakan Ruangan seperti Bioskop kecil, dimana kita bisa menonton langsung peristiwa Tsunami seperti dilayar lebar..Suara pilu dan isak tangis korban, membuatku tak tahan untuk menahan air mata , Alhasil setelah film selesai diputar,,mataku pun memerah..


Galery Museum yang Penuh Foto2 menyayat Hati


Foto Kapal2 yang diterjan Tsunami


Hati Ibu Mana yang kuat melihat Foto diatas ????

Kami mulai keluar dari ruangan yang penuh kepiluan ini,dan menjelajahi satu persatu bagian2 bangunan yang dirancang super bagus ini.. diluar museum ini terdapat sebuah kolam, dimana kolam ini dikelilingi oleh batu2 yang bertuliskan nama nama negara yang membantu dalam peristiwa Tsunami, serta diatas langit2 bangunan ini juga terdapat bendera nama nama negara yang bertuliskan damai,




Bendera2 diatas dari Berbagai Negara dan bertuliskan DAMAI

Masyarakat Aceh patut berbahagia, karena adanya Museum Tsunami ini , Kota Aceh menjadi ramai didatangi oleh pengunjung baik dari dalam daerah maupun dari manca negara, dan pastinya Semua yang datang kesini kagum dengan Bangunan dan isi dari  Museum ini.

Oh iya, masuk ke Museum Tsunami ini tidak dipungut biaya, artinya gratis, jadi sangat disayangkan jika sudah ke Aceh namun tidak mampir kesini untuk mengenang peristiwa bersejarah, Jam buka museum Tsunami Aceh  Setiap Hari jam 9.00wib -16.15 wib , Jum'at Tutup dari jam 12.00- 14.00wib dan Hari Libur Nasional Tutup.

Mari berkunjung ke Museum Tsunami Aceh :) 

































Selasa, 05 April 2016

Pantai Lampuuk - Aceh Besar



Kukira hanya kota Sabang saja yang memiliki Pantai yang membuatku takjub, Namun Pantai Lampuuk yang berada di Aceh besar kecamatan Lhoknga juga memiliki garis pantai dan ombak yang luar biasa bagusnya...

Sore ini setelah kami berkeliling ke kota banda aceh, Sang Driver mengajak kami melihat sunset dipantai Lampuuk, Maklum 2 hari disabang kami gagal melihat sunset karena cuaca hujan, Namun Hari ini cuaca yang panas membuat matahari begitu cantik bersinar,,

Saat mobil diparkir Disekitaran rumah makan, aku masih belum melihat keindahan pantai ini, mungkin sudah begitu banyak bangunan2 orang yang berjualan, sehingga menutupi pantainya ,Namun ketika kaki sampai dipesisirnya...woooooowwww senyum ku langsung sumringah, bukan aku saja, ke3 temanku juga takjub dengan keindahan pantai disini,...Ya Tuhan..Indah sekali CiptaanMu ini.. Pantai yang dulunya hancur lebur karena hantaman Tsunami, kini kembali tampil cantik dan sangat menakjubkan...

Teriknya panas disana tak lagi kuhiraukan, karena mengelilingi pantai ini jauh lebih menyenangkan, Sesekali ombak yang saling berkejaran memecah suasana pantai, dan suara riuh para pengunjung yang sedang berenang ketika dihantam ombak membuat ku tertawa ,dan bisa ikut merasakan betapa serunya jika aku yang berada disana....

Aaahhhh...Aku tidak bisa bercerita banyak deh tentang pantai ini, cukup foto aja yang berbicara, betapa cantiknya mereka dimataku.. Subhanallah

Sisi Kanan Pantai

Lihatlah betapa senangnya mereka bermain dipantai ini..



Santai2 bersama kawan baru disana



Evi yang selalu khilaf kalo ketemu pantai... :) 


Saya Juga boleh donk nongol dicamera



Sisi kiri pantai menjelang sunset








Suasana yang mulai tenang

Mari Pulang..membawa kebahagiaan dan rasa syukur hari ini..

 Pastikan kalian kesini ya kalo berada di Aceh. Karena kecantikan pantai ini benar2 memukau..












Pantai Sumur 3 Sabang - Aceh

Saat Temanku Evi mengatakan bahwa liburan Ke Aceh kali ini kami akan menginap di Sumur 3 Sabang , aku langsung browsing tentang pantai sumur 3 ini, memang kelihatannya bagus. Namun aku tidak begitu bersemangat dan tidak begitu memuja2 keindahan pantai ini, karena di Kepri juga aku sudah sering mendatangi pantai yang dihiasi pohon kelapa. Pikirku Liburan disabang dan Aceh aku hanya ingin sampai di O Km, Rubiah dan Masjid Baiturahman tentunya.

Namun ketika aku melihat langsung pantainya...Terpana, kagum, alias cuma bisa terdiam,  melihat keindahan lautnya.. ya Allah bagus banget pantai disini..Pasir putihnya bersih, Lelah yang kurasa sekejap mata menjadi hilang, ketika didepan mata Tuhan memberikan Vitamin Sea kepada kami. Apalagi temanku Ev dan Poppy, sepertinya mereka jauh lebih bersemangat untuk langsung nyebur kepantainya.

Siap checkin dan menuju kamar, kami pun membuka pintu terasnya, dan view cantik itu terlihat jelas didepan kami..Ya Tuhan..Ini resort benar2 memanjakan mata kami, 1 kamar ini memiliki 1 kasur besar, dan 3 kasur kecil, jadi kami tinggal pilih saja mau merebahkan badan dimana. Tea, Kopi, Gula,tempat masak air sudah tersedia, sedangkan Air panas dan Dingin dikamar mandi pun sudah tinggal buka krannya,  Komplete banget dah hari ini, Dapat penginapan Rp 400rban dengan view cantik dan kamar yang nyaman. Resort ini bernaman Freddies Santai Sumurtiga. Yang nginap disini kebanyakan bule, karena Freddies juga seorang bule yang ramah dan tentunya bahasa indonesia juga sudah lancar..car..car..

Ketika Kami  Datang Langsung dikasi Vitamin Sea 

Si Evi yang gak Tahan liat Pantainya

Pantai nya Panjang...

Ketika Langit Biru berubah menjadi Hitam


Tamu yang siap Berenang Dipantai

Mau Nembak sopo toh Mbak Ku sayang... hahahah












Teras Dengan View Laut



Menunggu Sunrise ditemani secangkir Tea dan deruan Ombak sebelum check out