Tampilkan postingan dengan label WISATA BATAM -KEPRI. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label WISATA BATAM -KEPRI. Tampilkan semua postingan

Senin, 11 September 2017

Senangnya Menginap di Bintan Beach Resort Hotel Tanjungpinang

Weekend kali ini, saya dan keluarga ingin menghabiskan waktu berlibur ke kota Tanjungpinang. Dan setelah mendapat rekomendasi dari teman, hotel yang harganya sesuai kantong kami , maka kami pun memilih Bintan Beach Resort sebagai tempat untuk menginap kami malam ini.

Spot foto yang ada di Bintan Beach Resort
Sore itu, setelah kami menghabiskan liburan di Lagoi, kami menuju hotel untuk beristirahat. Perjalanan dari TreasureBay Lagoi menuju Tanjungpinang, kami tempuh sekitar satu jam. 

Letak Bintan Beach Resort ternyata berada ditengah kota Tanjungpinang, dan berada tak jauh dari kawasan rumah penduduk. Awalnya aku sedikit ragu dengan keberadaan hotel ini, namun setelah sampai di receptionistnya, senyum ku pun mulai merekah, karena diluar dugaanku. Hotel ini memiliki lobby yang sangat nyaman, ruangannya terbuka, dan penataan  sofa sofa, membuat lobi ini terkesan elegan.

Tampak Depan Hotel Bintan Beach Resort

Receiptionist Bintan Beach Resort
Melirik kearah sebelah kanan receptionist terpampang harga kamar permalam, dari lantai 1 hingga lantai 3. Ternyata hotel ini tidak memiliki lift, sehingga harga kamar di hitung lebih murah lima puluh ribu berdasarkan lantai berapa kita menginap.

Harga Kamar di Bintan Beach Resort

Lobby Bintan Beach Resort
Setelah proses checkin selesai, kami pun menuju lantai 3 dan masuk kekamar. Ada 2 tempat tidur, Tv model lama, Ac, dua gelas aqua, lemari pakaian, meja rias, 2 kursi santai, dan dikamar mandinya, sudah tersedia sabun, pasta gigi, shampoo dan dua handuk. Air panas dari shower pun berfungsi dengan baik.

Lorong Lantai 1 Bintan Beach Resort

Twinbed di kamar Bintan Beach Resort

Kamar Mandi di Bintan Beach Resort

Tidur ku malam ini cukup nyenyak, karena AC yang ada ternyata tidak begitu dingin, namun berbeda dengan adikku, ia merasa kepanasan, maklum saja Ia terbiasa dengan suhu 18c, sementara aku 25c, dan itu ia utarakan keesokan harinya saat kami sedang bersantai.

Pagi jam 6 aku sudah memilih duduk direstaurant, sembari melihat tamu tamu yang sudah berenang di kolam, restaurant ini cukup luas sehingga aku leluasa memilih bangku. Ada beberapa menu yang disediakan pagi ini, diantaranya Lontong sayur, bubur ayam, roti, dan aneka minuman seperti susu, teh, kopi.

Restaurant di Bintan Beach Resort

Kursi Restaurant di Bintan Beach Resort
Sarapanku di Bintan Beach Resort
Setelah selesai sarapan pagi, aku memilih berjalan disekitar taman sembari melihat keindahan view dari Bintan Beach Resort. Ada kolam renang, ada taman yang nyaman untuk bersantai, ada juga view laut, yang bisa dimanfaatkan untuk jogging. Sungguh menyenangkan berada di sini. 2 Jam kami menghabiskan waktu bersantai ditaman dan tepi laut ini,  dan tak terasa panas matahari pun mulai menyengat di tubuh. Aku dan keluarga memilih kekamar untuk bersiap siap check out karena ingin melanjutkan perjalanan selanjutnya di Tanjungpinang.

Kolam Renang Bintan Beach Resort


Kolam Renang Bintan Beach Resort

Taman Bersantai di Bintan Beach Resort

Taman yang ada di Bintan Beach Resort
Taman Tepi Laut dari Bintan Beach Resort

Bintan Beach Resort
Jl. Pantai Impian No.1 Kp. Baru
Tanjungpinang 
Telp : 0771-23661






































Senin, 28 Agustus 2017

Camping Manja di Danau Pemancingan Poyotomo Bintan

View Gunung Bintan dari Pemancingan Poyotomo
Ulala....weekend kali ini aku beruntung banget dikasi cuaca yang cukup cerah, meski sedikit di kasi hujan rintik rintik, namun itu pun berlangsung tidak lama. Harap harap cemas juga kurasakan jika hujan kembali turun dengan deras, karena rencana kali ini aku dan beberapa teman dari Kalimantan datang berlibur untuk camping di salah satu Danau pemancingan yang ada di Bintan. Coba bayangkan jika sedang tertidur pulas ditenda hujan pun turun ? nah mau pindah kemana kami tidur ? apalagi daerah ini alam terbuka, pastilah kami kedingingan, banyak nyamuk, belum lagi hewan hewan kecil yang gak keliatan oleh mata.. duuuuhhh rasanya bakalan nyesek lah kalo itu terjadi.

Perjalanan menuju pemancingan Poyotomo ini kami tempuh sekitar 45 menit dari simpang lagoi, maklum saja sebelum kesini, kami mengisi liburan disekitaran kawasan Lagoi. Jam 6.15wib, kami sampai dilokasi. Setelah lapor dengan yang menjaga parkir, bahwa kami akan menginap, maka mobil kami diarahkan untuk parkir pas didepan rumah warga.

Masuk kelokasi kami membayar Rp 10.000 per orang, kemudian sewa tenda Rp 50.000/tenda untuk 2-3 orang lengkap dengan sleepingbag nya. Dari kejauhan aku sudah tersenyum, melihat 2 tenda yang sudah dipasang oleh pengelolanya.

Tenda Kami saat di Poyotomo
Karena perut kami sudah keroncongan, akhirnya kami mengisi perut dulu dikantin yang mereka sediakan, menu disini cukup beragam, ada Bakso Jantan, Soto Betawi, Sup Tulang, Ayam Goreng Kampung, Gadogado,dan masih banyak yang lainnya, dengan kisaran harga Rp 20.000-30.000 dan rasanya tidak mengecewakan. 

Hari semakin gelap, kantin hanya beroperasi sampai jam 7 malam, lampu lampu disekitaran danau pemancingan pun mulai menghiasi taman disekitar danau. Hal pertama yang aku cari adalah toilet, maka akupun menuju toiletnya, waaahhh aku senang banget, toilet disini bersih dan tersedia tissue. Musholla nya juga ada. Ini tempat benar benar membuat ku sukaaaaaaaaa.... Camping manjah ini mah **bisikkudalamhati**

Toilet di Poyotomo
Musholla di Poyotomo
Kantin di Poyotomo
Batrai handphone habis karena dipakai seharian ? tenang...colokan listrik tersedia, kompor juga disediakan, air panas atau biasa dari dispenser juga ada. Nah loh ?? asik banget kan fasilitas yang mereka berikan sama tamu yang camping? 

Malam hari, ada beberapa pengunjung yang ikut meramaikan danau poyotomo, mereka memancing ikan, sementara kami menghabiskan malam, dengan mengobrol, makan kwaci, kue2 , menikmati air hangat. Jam 22.00 aku pun pamit untuk tidur duluan, dan teman teman yang lain masih melanjutkan obrolan mereka, ntah sampai jam berapa, karena saat sampai di dalam tenda, aku pun tewas..hahahaha **tidur pake nyenyak banget **

Menghabiskan Malam dengan Menonton Video Drone
Jam 4.30 sayu sayu suara orang mengaji mulai terdengar, pertanda azan akan tiba. Aaah sebentar lagi pagi akan datang, semoga aku bisa mendapatkan momen sunrise. Aku pun keluar tenda, ketika langit mulai terang, ya Tuhan...betapa nyaman kurasa suasana disini, tenang...tenaaaang sekali, hanya ada kami berlima, sehingga aku pun puas hati mengexplore area pemancingan poyotomo ini.

Menikmati keindahan Gunung Bintan Sebelum sunrise  di Poyotomo
Sunrise yang Muncul dari Poyotomo
Menikmati Keindahan Alam dari Poyotomo
Menuju Pintu Keluar dari Poyotomo
Aaaahh begitu cepat rasanya waktu berlalu, jam sudah menunjukkan pukul 7.30wib, artinya kami pun harus keluar dari sini, bukan karena waktu camping sudah habis, namun kami masih melanjutkan perjalanan ke tempat wisata yang lain. Aaaahh sepertinya aku jatuh cinta sama  taman Pemancingan Poyotomo, dan sampai tulisan ini aku buat, keindahan alamnya masih lekat diingatan.

I will be back someday....


Pemancingan Poyotomo
Bintan Buyu, Teluk Bintan
Open : 10.00wib- 19.00wib
Contact  : Ibu Nani
Hp : 0811-7002-229



























Senin, 14 Agustus 2017

Hutan Wisata Alam Dan Telaga Bidadari Batam

Sepertinya Telaga Bidadari semakin digemari oleh masyarakat Batam, untuk sejenak menikmati suasana alam yang jauh dari keramaian kota. Tak terkecuali oleh saya sendiri, yang tertarik bergabung dengan beberapa teman yang merencanakan untuk trekking ke hutan wisata ini.

Salah Satu View yang bisa jadi spot foto 
Tak perlu mempersiapkan perbekalan begitu banyak, karena wisata hutan dan telaga ini masih berada di tengah tengah kota. Cukup sebotol mineral water, dan jajanan tradisional yang mengisi ransel kecilku hari ini.

Jam 7.30 kami berkumpul di ujung kampung aceh, sembari menitipkan motor kepada warga disana. Jam 8.00 yang hadir hanya 6 orang, kami pun memulai perjalanan. Kami berjalan cukup santai, dan sesekali bercanda, baru 30 menit berjalan, nafas ku mulai terasa lelah **efekkurangolahraga** namun kaki tetap berusaha melangkah. 

Teman teman yang lain, ada yang membuat video, ada yang ngobrol, dan aku lebih memilih bernyanyi untuk melupakan bahwa kaki ini mulai capek. 

Huuufff...sekitar 1 jam 30 menit kami sampai di atas telaga, eaaa... ternyata airnya sedikit, tetap bersyukur masih ada, coba kalo kering kelontang apa kata hatikuuuu ????  dan yang paling surprise buat ku disini ternyata ada seseorang yang meminta uang kebersihan sebesar Rp 3.000/ orang disana. Okelah tak masalah, yang penting area telaga bersih ya bang :)  maklum waktu pertama kali aku kesini, duuuhh disambut dengan sampah berserakan dimana mana, sakit mata dan hati melihatnya :( 

Telaga Bidadari
Kami tiba, sudah ada komunitas sepeda yang sampai disana, namun mereka cuma sebentar, setelah istirahat sejenak, kami memilih nyebur di Telaga..aduuhhh kali ini aku puas banget berenang disini, secara pengunjung cuma kami ber 6, alhasil moment ini kami manfaatkan untuk berfoto foto sepuasnya.... makasih ya buat fotographer nya  :) 

Yang penting Happy yah guys

Telaga Bidadari

Telaga Bidadari

Hayoo Tebak ini tangan siapa ??

Puas sesi foto foto dan berenang, kami bersantai kembali sembari  menikmati jajanan yang dibawa, setelah itu aku memilih berganti pakaian di balik hutan dan bebatuan... maklum lah ya, di kawasan hutan ini belum ada sarana toilet dan ganti pakaian, jadiii pintar pintar sajalah disini.

Makasih Fotonya Babang @rahaps
Hari menjelang siang, pengunjung mulai ramai, seperti biasalah, kalo sudah ramai begitu, kami memilih pulang, pun rasanya udah puas juga basah basahan di Telaga Bidadari ini. Dan hujan rintik rintik pun menemani perjalanan kami. Terimakasih untuk kebersamaan hari ini ya :)  













Rabu, 12 Juli 2017

Taman Coastal Area Tanjung Balai Karimun


Libur hari raya Idul Fitri, aku dan temanku mencoba menjelajah salah satu kota kecil yang masih termasuk dalam Provinsi Kepulauan Riau yakni Tanjung Balai Karimun.

Coastal Area Tanjung Balai Karimun
Dari Batam menuju Tanjung Balai Karimun bisa melalui 2  pelabuhan, yakni Pelabuhan Domestik Sekupang dan Pelabuhan Harbour Bay Batu Ampar.

Karena rumah kami di daerah Batu Aji, maka kami memilih pelabuhan Sekupang, karena lebih dekat, dan pastinya harga tiket ferry lebih murah disini, sekali jalan Rp 85.000+ pass pelabuhan Rp 10.000, sementara jika lewat Harbourbay Rp 120.000 sekali jalan.


Lama perjalanan dari Batam menuju Tanjung Balai Karimun adalah  1,5 jam, dan tibalah kami di kota Tanjung Balai Karimun.

Kesan pertama sampai di pelabuhan biasa saja, tidak mewah, tidak megah dan juga tidak sumpek, Saat keluar dari pelabuhan, kami memilih arah jalan kekanan, dan yang pertama kami lihat lihat saat sampai di karimun adalah Hotel, dimana kami memang tidak memesan Hotel sebelum nya, namun sebelum mencari Hotel yang sesuai budget, kami berjalan saja menuju jalan raya, dan ketika bertemu warga, kami bertanya letak Coastal Area, ternyata arah kami sudah benar, tinggal terus saja berjalan, maka kami akan sampai di taman kebanggaan warga Tanjung Balai Karimun.

Jalan Menuju Coastal Area Balai Karimun
Memasuki gerbang Coastal Area jalanan begitu bersih, dan sudah banyak warga yang memilih bersantai di tepian laut Coastal. Saya cukup takjub melihat banyak nya burung burung yang ada dijalan raya, mereka sepertinya sudah terbiasa dengan keberadaan manusia didekatnya.

Bersama Kawanan Burung di Coastal Area Tanjung Balai Karimun
Coastal Area dimanfaatkan bagi warganya untuk berolahraga, bersantai, mengadakan festival musik, acara keagamaan, dan taman bermain. Banyak pedagang yang menjajakan makanan, penyewaan sepeda untuk anak anak , penyewaan sepatu roda, mandi bola, bahkan jualan accesories pun ada, sehingga wajar saja, Coastal Area menjadi wisata andalan warga Tanjung Balai Karimun.

Bermain2 di Coastal Area Tanjung Balai Karimun

Bermain2 di Coastal Area Tanjung Balai Karimun
Saat perut mulai terasa lapar, kami pun mampir ke warung Tige Saudare, kami memesan beberapa macam lauk dan es kelapa, setelah selesai memesan, aku berjalan disekitar warung, dan menemukan tulisan LENDOT, alhasil aku pun bertanya, apa Lendot itu ?  Ternyata Lendot itu makanan khas Tanjung Balai Karimum, yakni Siput yang dicampur dengan sayur kangkung dan dikasi kuah tepung kanji. Aku tidak memesannya saat itu, karena kami sudah memesan kangkung terasi, alhasil aku jadi penasaran, dan akan mencobanya jika aku ke Balai Karimun lagi.

Gerai Tige Saudare  dekat Coastal Area Tanjung Balai Karimun
Setelah perut terisi kami melanjutkan berjalan di sekitaran Coastal Area, aku cukup takjub dengan jalanan yang besar dan bersih, jujur  aku merasa betah menghabiskan waktu berlama lama disini sampai tak terasa langit pun mulai gelap.

Menjelang Maghrib di Coastal Area

Pilihan Tempat Sampah Sesuai Jenis Sampah di Coastal Area


Wisata Jembatan di Coastal Area Tanjung Balai Karimun
Coastal Area Tanjung Balai Karimun
Malam menyambut, kami pun bergegas mencari hostel terdekat dan murah, dari rekomendasi pemilik warung Tige Saudare lah kami diantar menuju Jalan Tengku Umar. karena didaerah sini banyak terdapat Hotel dan Wisma, satu persatu Wisma dan Hotel kami masuki, akhirnya kami memilih menginap di Wisma Lika, dengan harga Rp 100.000 /malam free wifi.


Wisma LIKA Tanjung Balai Karimun

Kamar dari Wisma LIKA  ( Kasur+ Tv + AC Kamar Mandi tanpa air panas )

Lokasi Wisma Lika terletak di jalan Teuku Umar No. 38 Telp : ( 0777 ) 22645-22646  cukup jalan kaki saat keluar dari pelabuhan belok kekiri , sekitar 10 menit saja sudah sampai.











Selasa, 18 April 2017

Serunya Bermain Cable Ski di Batam Wake Park Bengkong

Mendengar permainan Cable Ski biasanya kesan pertama itu harganya MUAHAL ! dan hanya orang orang berduit lah yang sanggup menikmati water sport ini. karena dihari sabtu dan minggu harga bermain cable ski ini  Rp 250.000/ jam. Namun jangan minder duluan, karena Batam Wake Park yang ada di Bengkong ini memberikan harga promo di weekday hanya RP 50.000/ hari, Nah loh ?? masih gak pengen nyobain main watersport yang seru ini ?


promo dari Batam Wake park


Beralamat di kawasan golden city bengkong, Batam wake park ini hadir untuk meramaikan permainan yang penuh tantangan di atas air.  Ada dua area danau buatan yang disediakan bagi peserta yang ingin bermain cable ski.

1 Danau kecil 
Disinilah tempat bagi pemula belajar cara memainkan wakeboarding/ cable ski. pertama tama kita wajib memakai life jacket, helmet, wakeboarding dan mengikatnya dengan erat.  Kemudian pelatihnya akan mengajari teknik teknik bermain cable ski. Kedengarannya simple dan mudah ya ? Tapi percayalah, kamu akan grogi dan nervous saat melakukannya, namun keseruannya akan kamu dapatkan ketika sudah bisa berhasil berdiri cantik diatas wakeboarding ini. Terjatuh? Terhempas ? pasti..namun jangan khawatir, sang operator yang mengendalikan cable nya, akan menarik mu kembali. wooww seruuu bangeeett..



Siap siap main Cable Ski di Batam Wake Park

Posisi Bermain Cable Ski 
2.  Danau Besar 

Danau ini untuk yang sudah biasa berselancar menggunakan wakeboarding, Disini cable nya sudah otomatis dikendalikan oleh program, sehingga sang operator hanya memantau saja, sehingga saat kita terjatuh di tengah danau, kita harus berenang sendiri ketepian. Bermain cable ski di danau besar ini awalnya membuat nyali saya ciut, bagaimana tidak ?? yang bermain disini adalah mereka yang sudah ahli mengendalikan wakeboardingnya, sementara saya ?? ini lah pertama kali saya kesini memberanikan diri untuk bermain. Dan benar saja..ketika cableski mulai ditarik, saya pun ikut tertarik dan terhempas di tengah hahahah...bukannya sakit, malah saya tertawa, dan ketagihan memulainya kembali. Jika yang berdiri saya selalu terjatuh, saya mencoba dengan posisi duduk, dan saya berhasil sampai diujung danau, dan kemudian guuubrakkk... saya pun terhempas kembali..keseruan ini membuat saya ingin mencobanya lagi..lagi..dan lagi.. seruuuu guyss..

Para pemain cable ski yang sudah ahli

Bermain Cable Ski di Danau Besar

2.5 jam bermain, membuat saya mulai menggigil dan mulai lapar, apalagi jam juga sudah menunjukkan pukul 6sore, artinya wakepark juga sudah tutup, dengan berat hati saya dan beberapa teman juga harus berganti pakaian. 

Selain untuk bermain cable ski, Batam Wake Park juga memiliki cafe yang cukup luas dan nyaman untuk bersantai, dengan beberapa menu cemilan yang mereka sediakan, area untuk bersantai juga cukup bersih.

Cafe di Batam Wake Park

Area Bersantai di Batam Wake Park

Kami harus pulang karena malam mulai menyapa, Namun keseruan di Batam Wake Park membuat saya ingin datang kembali dan mencoba cable ski didanau besar. 

Buat kamu ??? mumpung ada promo dari Batam Wake Park hayuukk manfaatkan kesempatan ini. dan rasakan keseruannya berada di atas wakeboarding.

BATAM WAKE PARK
Bengkong Laut - Batam
Jam Operasional : 09.00wib- 18.00wib
Contact Person : Ko Wira
Reservasi  : +62 0812 6899 7171
Email : ask@bwprk.com