Tampilkan postingan dengan label KEUANGAN. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label KEUANGAN. Tampilkan semua postingan

Hingga saat ini kesadaran berasuransi di tengah masyarakat Indonesia sejauh ini masih rendah. Industri asuransi di Indonesia memang terus bertumbuh, akan tetapi bila dibandingkan negeri tetangga seperti Singapura dan Malaysia, industri asuransi di Indonesia masih ketinggalan. Terutama dari sisi penetrasi produk ke masyarakat. Masih rendahnya penetrasi produk asuransi di Indonesia tidak bisa dilepaskan dari tingkat literasi keuangan yang masih rendah. 


Hal Keliru Soal Asuransi



Berikut ini pandangan keliru yang berkembang di masyarakat, dan bagaimana pandangan yang lebih tepat mengenai asuransi.


1. Membuang Uang Percuma

Masih banyak kalangan yang menganggap, membeli asuransi sama saja membuang uang percuma. Malah, tak sedikit yang menilai membeli asuransi sebagai langkah investasi. Pandangan seperti itu sebenarnya salah kaprah. 


Asuransi dalam kamus perencanaan keuangan adalah salah satu strategi manajemen risiko finansial. Dengan membeli produk asuransi, kita mengalihkan risiko keuangan pada pihak ketiga yaitu perusahaan asuransi. 


Gampangnya begini, sebagai manusia biasa Anda memiliki risiko untuk sakit. Sakit membuat Anda harus berobat yang menguras biaya. Kondisi sakit juga membuat Anda tidak bisa bekerja. Dengan membeli asuransi kesehatan, ketika risiko sakit itu menimpa Anda, biaya berobat dan kerugian akibat produktivitas yang terhenti, Anda alihkan ke perusahaan asuransi. 


Perusahaan asuransi yang akan membayar biaya berobat tersebut. Padahal jika sudah mengetahui berbagai keuntungan dari asuransi pasti merasa bahwa bukanlah hal percuma memiliki asuransi. Contohnya seperti manfaat asuransi jiwa agar yang bisa dirasakan keuarga yang ditinggalkan.


2. Asuransi dan Penghasilan

Banyak yang salah kaprah dalam tujuan membeli asuransi. Pada saat memiliki penghasilan, banyak orang yang langsung membeli asuransi. Padahal langkah ini belum tentu benar. Membeli asuransi diperlukan jika Anda telah memiliki tanggungan seperti anak atau istri. 


Saat itulah sebagai pencari nafkah Anda mengalihkan risiko kematian atau kesehatan diri dan keluarga kepada perusahaan asuransi. Jika belum memiliki tanggungan, belum ada kondisi mendesak bagi Anda untuk memiliki asuransi. Memiliki premi asuransi kecelakaan kerja untuk diri anda sendiri tentunya juga penting agar saat hari tua tenang.


3. Asuransi jiwa tak wajib

Demikian juga dengan asuransi jiwa. Selama ini asuransi jiwa sering disepelekan sehingga tak banyak yang membeli asuransi jenis ini. Padahal jika Anda sudah bekerja dan memiliki tanggungan yang akan terpengaruh kesejahteraan hidupnya bila Anda meninggal dunia, maka memiliki proteksi jiwa adalah wajib hukumnya bagi Anda. 


Asuransi jiwa tersebut akan berfungsi menggantikan kontribusi finansial Anda kepada para ahli waris yang selama ini menjadi tanggungan Anda. Sebaliknya, bila Anda sudah bekerja tetapi tidak menanggung siapapun, belum perlu bagi Anda membeli asuransi jiwa. Jadi, perlukah anak muda membeli produk asuransi? Untuk asuransi kesehatan, Anda bisa menjadi peserta BPJS Kesehatan, untuk mengcover risiko-risiko terkait kesehatan. Bagaimana dengan asuransi jiwa? Bila Anda saat ini sudah menanggung hidup orang lain, seperti orangtua, adik, atau saudara, maka lebih baik memiliki asuransi jiwa. 


4. Salah mengasuransikan diri

Dan jangan salah mengasuransikan diri. Pencari nafkah, suami atau istri, itulah yang diasuransikan. Bukan anak atau istri/suami. Artinya risiko si pencari nafkah ditanggung oleh perusahaan asuransi. Jika mengalami kematian, misalnya, ahli waris seperti anak dan istri, akan tetap menjalani kehidupannya dengan dana risiko dari perusahaan asuransi. 


Maklum, masih banyak konsumen yang salah dalam membeli asuransi, terutama asuransi jiwa. Pencari nafkah membeli asuransi untuk anak atau istri, padahal mereka bukan pencari nafkah. Istri, jika sebagai pencari nafkah bersama suami, dapat membeli asuransi jiwa dengan ahli waris anaknya atau keluarganya.


Semoga tulisan diatas bisa membuat kita lebih mengerti arti asuransi, dan tidak keliru dalam mengartikan manfaatnya untuk masa depan.
Read More

Biaya pendidikan mahal bisa menjadi halangan untuk menapaki jenjang pendidikan yang lebih tinggi. Di Amerika Serikat, mungkin kamu sudah tidak asing sama istilah student loan. Kamu juga bisa mendapatkannya di Indonesia melalui program pinjaman online, lho. CekAja punya rekomendasi pinjaman online untuk dana pendidikan yang bisa jadi pertimbanganmu. 



6 Pinjaman Online untuk dana kuliah


Dana Cita

Platform yang didirikan oleh Susli Lie ini bercermin sama pengalamannya yang menerima Manfaat dari pendidikan tinggi. Maka dari itu, lulusan Yale University ini berinisiatif untuk membuka pinjaman online bagi mereka yang ingin melanjutkan pendidikan tinggi. 


Di sini, kamu bisa mengajukan pinjaman online tanpa jaminan dengan masa pembayaran sampai 12 bulan untuk biaya semester dan sampai 24 bulan untuk uang gedung. Nah, ada biaya yang perlu kamu keluarkan, nih. Pertama adalah biaya persetujuan dengan besaran 3% dari jumlah pembiayaan yang diberikan atau minimal Rp 100 ribu. Selanjutnya adalah biaya platform sekitar 0 -1,75% per bulan dari total pembiayaan berbentuk bunga flat. 


Sayangnya, pinjaman online yang mereka berikan dalam bentuk mitra kerja sama. Beberapa lembaga yang sudah bekerja sama adalah President University dan Institut Teknologi PLN. Tapi, mereka terbuka untuk kerja sama, kok. Coba saja dulu!


Dana Didik

Dengan tagline-nya #SemuaBisaKuliah, Dana Didik fokus sama memberikan pinjaman online untuk mahasiswa. Platform dengan sistem peer to peer (P2P) lending ini mempertemukan peminjam dan pendananya, lho. Jadi, yang diuntungkan tidak hanya peminjam, tapi juga pendana dengan sistem bagi hasil. 


Berbeda dengan Dana Cita yang masih cukup terbatas jangkauannya, Dana Didik memberikan pinjaman online untuk para mahasiswa dari beragam universitas, mulai dari universitas negeri hingga swasta. Mereka memberikan tenor pinjaman online selama 12-24 bulan dengan jumlah pinjaman mulai dari Rp 100 ribu sampai dengan Rp 40 juta. 


Syarat mengajukan pinjaman online di platform ini pun cukup gampang. Kamu harus berkewarganegaraan Indonesia yang sudah terdaftar di perguruan tinggi dan dibuktikan sama kartu identitas. Plus, memiliki orang tua atau wali yang berpenghasilan.


Pintek

Kalau 2 pinjaman online sebelumnya berfokus membantu mahasiswa untuk membayar dana pendidikannya, Pintek membuka kesempatan untuk pengajuan pinjaman online semua jenjang, lho! Mulai dari preschool hingga perguruan tinggi dengan jenis politeknik hingga akademi. Selain itu, mereka juga membantu pembiayaan pinjaman online untuk pendidikan nonformal atau kursus. 


Ada 2 cara cicil dalam pinjaman online Pintek. Cara cicil Reg dikhususkan untuk kamu yang masih kuliah dengan cara mencicil uang pangkal yang diberi tenor sampai 12 bulan dan uang semester yang bisa kamu cicil selama 6 bulan. Pilihan cicilan pinjaman online lain adalah Pro, khusus buat kamu yang kuliah sertifikasi atau sudah tahun akhir dan punya pekerjaan. Saat kamu kuliah, kamu bisa mencicil bunganya dulu dan besaran pokoknya kamu pikir nanti saja. Baik sekali, kan?


Cicil

Perusahaan teknologi finansial ini memberikan fasilitas pinjaman online untuk pembiayaan uang kuliahmu dengan menganalisis beragam variabel, salah satunya profil akademis siswa. Mereka menawarkan cicilan yang ringan yang memiliki margin 2-3% flat setiap bulannya. Dalam hal ini, Cicil meng-cover uang semester, uang pangkal, dan paket uang pangkal dan semester 1 untuk mahasiswa baru. 


Mereka memberikan jangka waktu pinjaman online mulai dari 2 sampai 24 bulan. Nah, besaran cicilan per bulannya bakal disesuaikan juga sama besaran uang muka yang kamu bayar. Cicil memberikan pilihan penjamin, yaitu diri sendiri atau orang tua/wali yang dikategorikan menjadi karyawan, profesional, dan wirausaha. Dokumen yang harus kamu siapkan untuk mengajukan pinjaman online adalah KTP, KTM, KK, dan bukti tagihan dari kampus. Kalau kamu sudah berpenghasilan tetap, kamu bisa menjamin dirimu sendiri dengan memberikan lampiran slip gaji.


KoinPintar

Pinjaman online lain yang bisa kamu coba selanjutnya adalah KoinPintar dari KoinWorks. Mereka menyediakan dana pendidikan untuk formal maupun nonformal. Buat kamu yang sedang kuliah D3 dan S1, kamu bisa mengajukan pinjaman online DEKADE (Dana Edukasi Masa Depan) dengan tenor 3-10 tahun! Wah, sangat fleksibel, kan? Proses pendaftaran pinjaman online untuk pendidikan ini hanya memakan waktu 15 menit. 


Setelah itu, mereka akan memberikan informasi tentang tingkat suku bunga, baru kamu bisa mengunggah dokumen yang diperlukan. Proses pendanaan akan berlanjut dan pinjaman pun dapat dicairkan. Sudah tertarik? Sebelum mendapat dananya, kamu perlu mempersiapkan dokumen siswa, dan pasangan kalau ada, serta penanggung. Dokumen yang perlu kamu unggah nantinya adalah mutasi rekening selama 3 bulan terakhir, KTP, KK, dan bukti pendapatan.


Buana Multidana

Seperti namanya, Buana Multidana sebenarnya tidak hanya berfokus ke dana untuk pinjaman online pendidikan, tetapi juga berbagai macam pinjaman online. Maka dari itu, tidak heran kalau mereka berani memberikan jumlah pinjaman yang cukup besar sampai Rp 250 juta dengan jangka pinjaman hingga 36 bulan. .


Persyaratan umum sebagai ketentuan pinjaman adalah berumur 21-60 tahun, fotokopi data diri, KK, akta nikah (kalau ada), serta fotokopi PBB 2 tahun terakhir. Jadi, pinjaman online dari Buana Multidana ini lebih cocok kamu mintakan ke orang tua atau walimu saja, ya! Soalnya, mereka juga mewajibkan adanya jaminan berupa BPKB kendaraan bermotor. 


Mengajukan pinjaman online untuk dana pendidikan memang cepat, tapi suku bunganya tinggi. Apalagi pada umumnya, fintech pinjaman online pendidikan bakal menyuruhmu untuk membayar dana kuliah sebesar 20% dulu. Kalau kamu butuh dana pendidikan, mending ajukan saja melalui https://www.cekaja.com/pinjaman-online/ Kamu bisa mendapat plafon tinggi dengan bunga kurang dari 1 persen per tahun.

Read More
Dalam investasi tentunya ada yang namanya risiko dan risiko ini berbanding lurus hubungannya dengan imbal hasil yang didapatkan. Semua jenis investasi mulai dari reksadana sampai saham pasti ada risikonya, meskipun dengan jenis risiko yang berbeda.


Di pendanaan Peer-to-Peer (P2P) Lending juga ada risikonya, dimana risiko terbesar adalah risiko gagal bayar (non-performing loan atau NPL). Gagal bayar atau NPL adalah situasi dimana peminjam (borrower) terlambat mengembalikan pokok pinjaman lebih dari 90 hari.


Di Akseleran juga ada pinjaman yang sifatnya Tak Tertagih, yaitu Pinjaman NPL yang setelah lebih dari setahun proses penagihan dianggap sangat sulit untuk kembali dananya.


Lalu, ketika terjadi Gagal Bayar di P2P Lending, apakah kita perlu panik? dan bagaimana cara memitigasi risiko Gagal Bayar di P2P Lending ini?


Gagal Bayar P2P Lending



Yang perlu dicek ketika terjadi Gagal Bayar di P2P Lending

  • Cek apakah ada agunan di campaign pinjaman yang kamu berikan

Jika campaign pinjamanmu menggunakan agunan misalnya berupa invoice/PO/SPK/Kontrak ataupun inventory/peralatan/tanah & bangunan, maka pinjaman Gagal Bayar memiliki kemungkinan yang lebih besar untuk diatasi.


Hal ini karena agunan-agunan tersebut memiliki kekuatan hukum yang dapat digunakan oleh agen fasilitas P2P Lending (misalnya Akseleran) untuk menagih pinjaman yang Gagal Bayar ini, kalau perlu sampai ke ranah hukum.


  • Cek apakah ada proteksi asuransi di campaign pinjaman yang kamu berikan

Jika campaign pinjamanmu ada proteksi asuransinya, maka danamu relatif terjamin. Biasanya pihak agen fasilitas P2P Lending (seperti Akseleran) hanya perlu waktu untuk memproses klaim asuransi kredit ini ke pihak asuransi.


Waktu untuk klaim asuransi ini berbeda-beda, kalau di Akseleran umumnya membutuhkan waktu 14 hari kerja untuk proses klaim dan 14 hari kerja lagi untuk proses pencairannya, sekitar total 1,5 bulan hari kalender. Proteksi asuransi kredit di Akseleran melindungi 85% pokok pinjaman yang tertunggak lebih dari 90 hari milik Lender.


  • Cek Pendapatan Bunga Bersih kamu (Net Interest Income)

Ini juga merupakan hal yang perlu dicek sebelum kita panik karena adanya gagal bayar. Kita perlu cek apakah Net Interest Income kita masih positif setelah dikurangi kerugian dari NPL dan Tak Tertagih.


Misalnya setelah mendanai pinjaman di Akseleran selama 1 tahun, kita sudah menerima pendapatan Bunga sebesar Rp. 5,000,000, sedangkan jumlah pinjaman yang NPL + Tak Tertagih adalah sebesar Rp. 1,000,000. Maka kita bisa melihat Net Interest Incomenya sebesar Rp. 5,000,000 dikurangi Rp. 1,000,000 yaitu Rp. 4,000,000.


Dengan ini kita bisa melihat sebenarnya Lenders masih mendapat manfaat ekonomi atau mendapatkan pendapatan tambahan dari pendanaan di P2P Lending, meskipun terjadi NPL.


Jika Net Interest Income ini masih positif, maka kita tidak perlu terlalu khawatir ketika terjadi Gagal Bayar.


  • Cek Email Update Penagihan (Collection)

Akseleran selalu memberi update kepada Lenders yang pinjamannya mengalami keterlambatan, NPL, dan Tak Tertagih.


Pada email update penagihan Akseleran, akan tertera berapa jumlah yang sudah terbayar, berapa jumlah yang terlambat dibayar, dan juga langkah-langkah yang diambil oleh Akseleran agar pengembalian dana bisa dilakukan oleh Borrower.


Dengan mengetahui langkah-langkah ini, tentunya kita bisa lebih tenang dalam menanggapi keterlambatan pembayaran pinjaman kita dari Borrower.


  • Risiko Gagal Bayar adalah bagian dari Pendanaan P2P Lending

Sama seperti risiko capital loss yang diterima oleh setiap investor di investasi saham, risiko Gagal Bayar adalah risiko yang perlu diterima oleh setiap Lenders yang mendanai pinjaman di P2P Lending. Tanpa adanya risiko tentunya kita tidak bisa mendapatkan bunga yang tinggi.


Dengan adanya kesadaran adanya risiko gagal bayar setiap kita mendanai, tentunya kita akan lebih menerima jika ternyata terjadi gagal bayar di P2P Lending.


Namun kita bisa loh untuk memitigasi risiko gagal bayar ini. Bagaimana caranya?

Yang perlu dilakukan untuk memitigasi risiko Gagal Bayar di P2P Lending

  • Diversifikasikan pemberian pinjamanmu ke banyak borrower dan banyak campaign

Diversifikasi atau menyebar pendanaan ke banyak campaign pinjaman merupakan cara yang mudah tetapi sangat signifikan dalam menurunkan risiko Gagal Bayar di P2P Lending.


Sebagai gambaran umum, jika kamu memiliki dana Rp. 100,000,000 dan hanya mendanai 2 pinjaman dengan jumlah sama (masing-masing Rp. 50,000,000), maka jika terjadi NPL di salah satu pinjaman tersebut, kamu akan rugi langsung 50% dari danamu.


Di lain sisi, jika kamu menyebar dana tersebut ke 50 pinjaman (masing-masing Rp. 2,000,000), maka jika 1 pinjaman mengalami NPL maka kamu hanya akan mengalami kerugian 2% dari total danamu.


Diverifikasikan ke banyak campaign dan juga banyak borrower yang berbeda untuk mengurangi risiko Gagal Bayar di P2P Lending.


  • Sesuaikan nominal pemberian pinjaman sesuai dengan rating pinjaman tersebut

Dalam memberikan pinjaman, sebaiknya nominal pinjaman kita sesuaikan dengan tingkat risiko (rating) dari pinjaman tersebut untuk memitigasi risiko gagal bayar di P2P Lending.


Misalnya, kita ingin mendanai 3 campaign dengan rating berbeda yaitu Campaign 1 (Rating A+), Campaign 2 (Rating B), dan Campaign 3 (Rating C). Rating A memiliki risiko paling kecil, sedangkan Rating C memiliki risiko terbesar.


Dengan dana Rp. 100,000,000 kita bisa membagi jadi Rp. 50,000,000 (50%) untuk Campaign 1, Rp. 35,000,000 (35%) untuk Campaign 2, dan Rp. 15,000,000 (15%) untuk Campaign 3.


Dengan komposisi tersebut, penyebaran dana kita akan sesuai dengan risiko yang diberikan.

Perlu diperhatikan, komposisi di atas hanya contoh ilustrasi pembagian per rating saja, sebaiknya diversifikasikan pendanaan ke lebih banyak campaign, sehingga total pendanaan per campaign maksimal sekitar 2% dari total dana kamu.


  • Pilih campaign pinjaman yang memiliki agunan dan proteksi asuransi

Agunan dan Proteksi Asuransi Kredit adalah keamanan tambahan yang dapat dipergunakan oleh Lender untuk mengurangi risiko Gagal Bayar di P2P Lending, seperti yang sudah dijelaskan di atas.


Di Akseleran, tidak semua campaign pinjaman memiliki agunan maupun proteksi asuransi, tetapi tentunya bunganya juga menyesuaikan dengan tingkat risiko ini.


Kombinasikan pemberian pinjaman kepada campaign pinjaman yang beragunan, berasuransi dan tanpa agunan & tanpa asuransi untuk mendapatkan hasil yang optimal.


Kembangkan Dana Sekaligus Berikan Kontribusi Untuk Ekonomi Nasional dengan Melakukan Pendanaan Untuk UKM Bersama Akseleran!


Bagi kamu yang ingin membantu mengembangkan usaha kecil dan menengah di Indonesia, P2P Lending dari Akseleran adalah tempatnya. Sebagai platform pengembangan dana yang optimal dengan bunga hingga 21% per tahun kamu dapat memulainya hanya dengan Rp100 ribu saja.


Yuk! Gunakan kode promo AKSLSEO saat mendaftar untuk memulai pengembangan dana awalmu bersama Akseleran. Untuk syarat dan ketentuan dapat menghubungi (021) 5091-6006 atau email ke cs@akseleran.co.id.

Read More
Memiliki kendaraan mobil bukan hanya digunakan sebagai aset pribadi seperti alat berkendara, namun juga bisa dimanfaatkan untuk berbisnis. Salah satunya adalah sebagai modal memulai persewaan mobil. Namun tahukah Anda bahwa selain kendaraan mumpuni yang nyaman, Anda juga wajib memiliki asuransi mobil murah untuk persewaan Anda! Mengapa? 

Resiko menyewakan mobil Sebelum memahami manfaat asuransi mobil murah untuk Anda, mari kita cari tahu dan kenali apa saja resiko menyewakan mobil.

Memang, menyewakan mobil bisa membawa keuntungan untuk Anda. Apalagi pada akhir pekan akan selalu ada calon pelanggan potensial yang membutuhkan kendaraan maupun supir untuk mengantarkan berkeliling kota. Bukan cuma dalam kota, Anda juga bisa mengembangkan layanan untuk melakukan pengantaran antar kota seperti travel.

Tapi pernahkah Anda memahami bahwa terdapat resiko-resiko besar dari menyewakan mobil apalagi tanpa kehadiran asuransi mobil murah?

Pentingnya Asuransi Mobil Murah

Berikut adalah resiko-resiko penyewaan mobil tanpa asuransi mobil murah:

1. Tidak tahu medan yang akan ditempuh
Salah satu pendapatan utama dari menyewakan mobil adalah untuk berwisata, misalnya sekeluarga yang baru saja mampir ke kota Anda membutuhkan sebuah kendaraan untuk ke pantai. Ternyata akses menuju pantai sangat berbatu dan mobil Anda ternyata tidak cocok untuk menempuh. Bagaimanapun, mereka tetap ingin tiba di tujuan. Bisa-bisa pulang-pulang kendaraan Anda tergores dan penyok di beberapa tempat. Siap-siap saja terkejut apalagi jika Anda belum punya asuransi mobil murah.

2. Tingginya tingkat kecelakaan di jalan
Tahukah Anda bahwa rata-rata terdapat 296 kecelakaan setiap harinya di seluruh Indonesia? Mengerikan sekali, bukan? Ini artinya ada banyak kemungkinan musibah yang tentu tidak dapat diprediksi. Okelah jika 1 atau 2 kendaraan mengalami lecet atau gores, bagaimana jika seluruh kendaraan sewaan Anda mengalami musibah dalam satu waktu? Apalagi jika kerusakannya termasuk sedang atau parah? Anda bisa menghemat waktu untuk memperbaikinya jika memiliki asuransi mobil murah.

3. Pengendara yang belum terlatih
Beberapa dari pelanggan Anda mungkin enggan untuk menyewa supir dari pihak persewaan mobil Anda. Ini karena mereka mungkin ingin menikmati waktu bersama keluarga atau agar lebih murah.

Anda perlu waspada, karena tidak semua pengemudi sudah terlatih. Belum lagi dengan kondisi mobil yang mungkin berbeda dengan milik mereka biasanya, tentu membutuhkan adaptasi dulu.

4. Resiko dicuri
Faktanya, banyak penyewa yang memberikan KTP palsu atau orang lain untuk menjadi jaminan mobil sewa Anda. Mereka pun bisa melenggang bebas tanpa perlu takut dicari. Anda pun bisa rugi ratusan juta, yang seharusnya bisa diatasi dengan asuransi mobil murah seperti Total Loss Only.

5. Adanya kerusakan yang tidak diketahui 2 pihak atau bahkan pura-pura tidak tahu
Akui saja, bahwa terkadang Anda tidak tahu bahwa terdapat kerusakan internal yang terjadi pada kendaraan sewaan Anda. Jika hal tersebut muncul saat penyewa mengembalikan, tentu saja mereka bisa bertanggungjawab. Namun bagaimana jika Anda tidak mengetahuinya? Apakah mereka akan mengaku?

Apakah 5 resiko di atas sudah membuat Anda takut? Bagaimana pun juga, resiko tetaplah resiko yang bisa saja terjadi tanpa diprediksi. Inilah mengapa asuransi mobil murah bisa menyelamatkan Anda dari kepusingan dan kerepotan bilamana musibah terjadi. 

Pentingnya Asuransi Mobil Murah
Sumber foto : cekaja.com

Konsep asuransi mobil murah 
Mungkin Anda belum tahu apa sih manfaat asuransi mobil murah untuk kendaraan sewaan Anda. Apalagi dengan membayar biaya premi setiap bulan atau tahunnya yang mungkin lebih tinggi dari biaya sewa masuk! Sebagai pebisnis, tentu Anda perlu tahu kemana biaya premi tersebut pergi, bukan? Asuransi mobil murah merupakan investasi jangka panjang untuk melindungi kendaraan Anda dari segala musibah yang terjadi di masa depan. Khususnya jika hal tersebut bukan diakibatkan kecerobohan Anda, seperti penyewa Anda.

Jika Anda mengalami tabrakan mulai dari ringan hingga berat atau bahkan kehilangan, asuransi mobil murah bisa menggantinya segera! Tentu setelah selesai mengurus administrasi asuransi mobil murah Anda. Di sinilah peran asuransi mobil murah bisa menghindarkan Anda dari berbagai urusan dan kerumitan hingga stres yang seharusnya tidak perlu! Anda bisa mendapatkan layanan servis gratis di bengkel mitra ataupun mendapat uang tunai sebagai bentuk ganti rugi sesuai polis yang disepakati.

Inilah mengapa asuransi mobil murah menjadi penyelamat di kala Anda membutuhkan bantuan secepatnya. Asuransi merupakan perlindungan masa depan yang ‘menjamin’ kesejahteraan ekonomi Anda. Apalagi sebagai pebisnis Anda tidak bisa membuang-buang waktu untuk mengurus hal-hal kecil seperti itu, bukan?

Cari penyedia asuransi mobil murah untuk persewaan mobil
Terkadang, penyedia asuransi mobil murah memiliki penawaran berbeda untuk pemilik bisnis persewaan mobil. Inilah mengapa Anda perlu memahami polis dan jangan lupa bertanya. Jika tidak, bisa berabe di masalah pengajuan klaimnya, ya!

Ketahui apa yang ingin Anda klaim: kerusakan atau kehilangan?
Ada 2 asuransi mobil murah di Indonesia: All Risk dan Total Loss Only. Pada asuransi mobil murah All Risk, Anda bisa mengklaim segala kerusakan mulai kecil hingga berat, bahkan tidak jarang ada yang menanggung kehilangan! Sedangkan asuransi mobil murah Total Loss Only hanya menanggung kehilangan saja. Tentunya, biaya premi asuransi mobil murah Total Loss Only lebih murah dibanding All Risk.

Coba bandingkan harganya, yuk!
Sebagai pengusaha cerdas, Anda pasti perlu mencari asuransi mobil murah mana yang menawarkan harga yang efisien dan sepadan dengan pertanggungannya. Lupakan cara menelfon CS satu-satu: Anda bisa menggunakan Cekaja.com untuk cara perbandingan yang lebih mudah.

Cukup buka halaman Cekaja.com dan masukkan data kendaraan Anda. Jangan lupa untuk jenis pertanggungannya adalah bisnis. Langsung deh, katalog harga asuransi mobil murah yang sesuai dengan kendaraan dan mobil Anda keluar dengan cepat. Anda pun bisa membuat keputusan yang lebih efektif dan cepat tentunya!

Bagaimana, sudah menyadari pentingnya asuransi mobil murah untuk kendaraan sewaan Anda? Mulai keputusan finansial cerdas Anda bersama Cekaja.com!


Cekaja.com merupakan platform toko finansial online di Indonesia yang menghadirkan informasi serta layanan mutakhir untuk membantu memutuskan keputusan terkait finansial yang pastinya menguntungkan untuk Anda. Buat masa depan Anda lebih baik bersama Cekaja.com.



Artikel ini merupakan gues posting dari Ulul Albab
Read More
Sebelum adanya pandemi Covid-19, masyarakat Indonesia tentunya sudah sangat akrab dengan kartu kredit bahkan beberapa tahun terakhir ini sering menggunakannya untuk belanja online. Setelah memasuki pandemi Covid-19, penggunakan kartu kredit semakin tinggi terutama di department store, restoran atau tempat belanja offline lainnya. Lantas, apa yang membuat kartu kredit sangat istimewa? Apa saja layanan dan fitur yang dimiliki credit card hingga menjadi pilihan utama di masa pandemi Covid-19?

Manfaat Kartu Kredit
Sumber foto: cekaja.com

Berikut 5 Manfaat Memakai Kartu Kredit Selama Covid-19

Berbeda dengan kartu debit, credit card menggunakan sistem pascabayar yang mengharuskan penggunanya untuk melunasi pembayaran setelah mendapatkan fasilitasnya. Meski sering disebut-sebut sebagai hutang modern, faktanya penggunaan kartu kredit masih sangat tinggi di dalam negeri.
Selengkapnya mengenai manfaat kartu kredit di tengah Covid-19 simak di bawah ini:

1. Tidak Perlu Repot Ke ATM Atau Teller Untuk Transfer
Cukup sekali input nomor kartu kredit beserta informasi lainnya, Anda sudah bisa belanja kapan saja tanpa perlu registrasi ulang. Berbeda saat Anda memilih transfer menggunakan debit card, Anda harus pergi ke teller bank atau ATM untuk melakukannya.

Mungkin ada fasilitas M-banking atau SMS banking. Sayangnya, fasilitas tersebut hanya bisa dijangkau jika Anda sudah melakukan registrasi sebelumnya. Membayar elalui minimarket juga bukan pilihan terbaik mengingat setiap harinya kasir berinteraksi dengan banyak orang.

2. Bisa Belanja Online Di Merchant Seluruh Dunia
Keunggulan lain memiliki kartu kredit di tengah Covid-19 adalah kemudahan ertransaksi secara global. Jika sebelumnya Anda hanya bisa belanja online di marketplace dalam negeri. Menggunakan credit card memungkinkan Anda menjangkau gerai atau toko online luar negeri.

Agar pengalaman belanja online di merchant luar negeri tidak mengecewakan. Pilih marketplace online yang sudah punya nama dan terkenal transparan. Pilih dan temukan produk-produk unggulan dengan harga lebih terjangkau di situs belanja global.

3. Mencegah Interaksi Berlebihan Dengan Kasir
Belanja online memang menyenangkan tapi terkadang ada kebutuhan yang harus Anda beli secara langsung. Misalnya makanan beku atau makanan segar, kedua jenis makanan ini tidak bertahan lama di suhu ruang. Jika tidak dikirim dan diterima dalam satu hari, resikonya makanan rusak dalam perjalanan. Agar tetap aman ketika belanja di supermarket, minimarket atau toko-toko lainnya.

Usahakan bertransaksi menggunakan kartu kredit. Dengan demikian, Anda akan terhindar dari penularan Covid-19 karena tidak menggunakan uang cash ketika membayar belanjaan. Setelah kartu kredit digunakan, lakukan tindakan sterilasasi sesegera mungkin.

4. Pegangan Terbaik Disaat Keadaan Darurat
Tahukah Anda jika kartu kredit bisa menjadi jaminan bahkan metode pembayaran di rumah sakit? Cara ini bisa Anda lakukan jika butuh pengobatan secepat mungkin tapi tidak memegang uang cash yang mencukupi.

Supaya manfaat yang didapatkan tidak merugikan di masa depan. Minta bank penerbit kartu kredit Anda untuk memberikan suku bunga rendah sehingga jumlah tagihan rumah sakit yang terekam di credit card nanti tidak membengkak.

5. Tambahan Diskon dan Cashback Saat Belanja Offline
Belanja offline mungkin bukan pilihan utama di tengah pandemi Covid-19. Tapi jika nda benar-benar terpaksa untuk melakukannya, gunakan kartu kredit sebagai metode pembayaran utama. Anda bisa beli makanan, pakaian atau kebutuhan sehari-hari di toko offline menggunakan credit card. Selain lebih aman, penggunaan kartu kredit juga memungkinkan Anda menerima manfaat diskon atau cashback dari toko tersebut.

Keuntungan Belanja Online Dengan Kartu Kredit Saat Pandemi Covid-19 Bagi yang belum pernah belanja online sama sekali karena satu dan lain hal. Mulailah melakukan aktivitas ini terutama di masa pandemi Covid-19. Tidak hanya memudahkan Anda membeli produk yang diinginkan tapi turut melindungi Anda dari resiko penularan virus.

Manfaat Kartu Kredit Untuk Belanja Online
Sumber foto :cekaja.com

Simak sejumlah keuntungan belanja online memanfaatkan layanan kartu kredit di
bawah ini:

1. Jauh Lebih Aman dan Nyaman
Metode pembayaran yang ditawarkan oleh masing-masing marketplace online berbeda tergantung kebijakan yang dijalankan. Pada umumnya, metode pembayaran langsung (COD) transfer ATM, bayar via minimarket menjadi metode pembayaran paling laris. Tapi amankah melakukan pembayaran seperti itu di tengah pandemi Covid-19? Jika Anda ingin mendapatkan keamanan dan kenyamanan ekstra selama belanja online, gunakan kartu kredit Anda. Jika khawatir dengan pengeluarannya, buatlah anggaran dan rencana belanja. Sehingga jumlah pengeluaran bulanan kartu kredit bisa dikontrol dengan mudah.

Belanja menggunakan kartu kredit bisa diselesaikan dengan sangat cepat. Cukup konfirmasikan data credit card Anda di situs bersangkutan, maka produk apa pun siap dikemas dan dikirimkan ke rumah Anda.

2. Rekaman Transaksi Direkam Dengan Jelas dan Akurat
Tidak perlu takut mengalami kerugian selama belanja menggunakan kartu kredit karena seluruh riwayat transaksi di marketplace online terekam dengan baik. Jika Anda menemukan adanya aktivitas mencurigakan, Anda bisa menghubungi bank penerbit kartu kredit kapan pun Anda membutuhkannya.
Bukti rekaman transaksi akan menjadi bukti outentik yang menjelaskan kapan transaksi dilakukan, di mana transaksi dilakukan dan berapa jumlah dana yang hilang. Jika masih takut tertipu, Anda bisa mencoba tips aman belanja online dengan kartu kredit.

3. Mendapatkan Keuntungan Dari Cashback
Saat belanja di department store atau toko offline, Anda memiliki kesempatan untuk menerima cashback atau diskon. Hal yang sama juga berlaku ketika Anda belanja online. Sejumlah marketplace menawarkan cashback menarik untuk pelanggan setia mereka yang melakukan transaksi menggunakan kartu kredit.

Cashback yang berhasil dikumpulkan bisa dimanfaatkan kembali untuk belanja online di lain kesempatan. Semakin sering Anda belanja tentu semakin banyak pula keuntungan yang akan Anda dapatkan.

Setelah Anda menyadari besarnya manfaat memiliki kartu kredit di masa pandemi Covid-19. Gunakan kartu Anda untuk berbagai transaksi. Bagi yang belum memiliki credit card bisa menggunakan jasa cekaja.com untuk melakukan pengajuan. Silahkan klik link berikut untuk informasi lebih lengkap https://www.cekaja.com/kartu-kredit/ 

Cekaja.com merupakan penyedia layanan profesional di bidang finansial yang tidak hanya memberikan pengetahuan lengkap seputar produk-produk perbankan. Tapi turut membantu masyarakat untuk menerima manfaatnya termasuk mengajukan pembuatan
kartu kredit di bank yang diinginkan.


Artikel ini merupakan guest posting dari Ulul Albab
Read More
Previous PostPostingan Lama Beranda