Tampilkan postingan dengan label KALIMANTAN-BARAT. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label KALIMANTAN-BARAT. Tampilkan semua postingan
Kota Pontianak merupakan ibu Kota Provinsi Kalimantan Barat, dikota yang memiliki cuaca yang cukup panas ini, kita tidak akan menemukan pantai yang berwarna biru, hijau tosca, dengan hamparan pasir putih yang lembut, tidak ada air terjun, bahkan tidak ada gunung yang bisa didaki. Namun kita akan menemukan beberapa wisata budaya yang bisa dikunjungi yang pastinya tetap bisa memberikan kesan yang sangat menyenangkan, dan beberapa tempat wisata ini bisa di jelajahi dalam waktu satu hari saja.


Tugu Khatulistiwa Pontianak

Setelah urusan saya selesai bersama keluarga, saya hanya memiliki sisa waktu 1 hari untuk bersantai di kota Pontianak. Nah pilihan saya kali ini ingin menjelajah wisata kota Pontianak dengan menggunakan sepeda motor, maklum saja saat ini mencari angkutan umum atau Oplet di pontianak sudah susah, karena rata rata masyarakat disini sudah memilih menggunakan kendaraan pribadinya.

Tempat wisata yang pertama saya kunjungi adalah :

1. TUGU KHATULISTIWA
Tugu Khatulistiwa merupakan salah satu icon kota Pontianak. Hal yang selalu dinanti oleh masyarakat lokal dan wisatawan lainnya adalah saat  terjadinya kulminasi matahari  dimana matahari tepat berada di atas kepala, sehingga menghilangkan semua bayangan benda benda disekitaran. ketika terjadinya kulminasi, bayangan tugu khatulistiwa pun akan menghilang beberapa detik saat diterpa sinar matahari. Peristiwa kulminasi ini terjadi dua kali dalam setahun yakni pada bulan maret dan september.

Jam operasional tugu khatulistiwa yakni setiap hari senin - jum'at dari pukul 07.30 -17.00 wib dan sabtu - minggu dari pukul 08.00-16.00wib. Memasuki area tugu, kita tidak dikenakan biaya sepeserpun alias gratis, hanya saja kita di persilahkan mengisi buku tamu.


Monumen Tugu Khatulistiwa

Suasana Dalam Tugu Khatulistiwa

2. RUMAH BETANG

Setelah berkunjung ke Tugu Khatulistiwa, saya kembali ke pusat kota Pontianak, cukup memakan waktu perjalanan sekitar 45 menit mengendarai sepeda motor , saya sudah sampai di rumah Betang / rumah Panjang yang berada di jalan Sutoyo. 

Rumah Betang adalah rumah tradisional yang menjadi rumah adat dari Suku Dayak. Ciri khas bangunan rumah Betang adalah ukirannya, dan semua bahan bangunan rumah ini terbuat dari kayu ulin, mulai dari tiang peyangga, dinding, lantai, hingga tangganya.

Rumah Betang sering dijadikan tempat bermacam kegiatan, festival budaya, latihan menari,  dan acara adat suku dayak. Tak heran rumah Betang selalu ramai dikunjungi saat sore hari.

Rumah Betang Jl. Sutoyo Pontianak

Rumah Betang Jalan Sutoyo Pontianak

3. MASJID RAYA MUJAHIDIN

Sebelum makan siang, Saya menyempatkan diri untuk menunaikan sholat zuhur. Cukup mengendarai motor 4 menit dari rumah Betang, saya sudah sampai di sebuah masjid yang cukup megah, ya masjid Raya Mujahidin namanya , merupakan masjid terbesar di kota Pontianak.

Masjid Mujahidin Pontianak

Ruangan Masjid Mujahidin

4. RUMAH RADAKNG

Usai sholat dan menyantap makan siang, saya kembali melanjutkan perjalanan saya kerumah Radakng. Nah rumah Radakng ini terletak di jalan Sutan Syahrir kota baru Pontianak. Dari masjid Raya Mujahidin, hanya membutuhkan waktu 15 menit saja. Saya cukup terkesan melihat rumah panjang ini, begitu besar,  panjang dan tinggi, tak jauh beda dengan rumah Betang.  Dengan panjang bangunan 138meter dan lebar 5 meter serta tinggi 7 meter. rumah Radakng sering dijadikan tempat untuk mengadakan festival musik , budaya maupun gawai dayak.

Rumah Radakng Pontianak

Rumah Radakng Pontianak

5. TAMAN ALUN ALUN KAPUAS

Dari rumah Radakng menuju Taman Alun2 Kapuas saya hanya membutuhkan waktu 20 menit saja, Dan kali ini saya ingin berwisata sungai Kapuas dengan menaiki perahu Lancang Kuning. Cukup membayar Rp 15.000 saya sudah bisa bersantai diatas perahu. Hari ini saya beruntung, karena tidak perlu menunggu lama, penumpang perahu sudah penuh, artinya...pertualangan di sungai kapuas di mulai.

Betapa hilang rasa lelah ini, ketika saya kembali bisa menikmati pemandangan masyarakat yang masih mandi disungai dengan menggunakan kain kemban yang hanya dililitkan diatas dada,  anak2 yang berlari lari sambil meloncat dari jembatan langsung kesungai, aaahh jadi ingat, inilah diriku dimasa kecil, ternyata aktifitas puluhan tahun itu, masih ada sampai sekarang. Aku tersenyum dan lagi lagi tersenyum serta bergumam, semoga sampai kapanpun sungai Kapuas ini tetap menjadi kehidupan masyarakat di Pontianak. Senja mulai menunjukkan warnanya, perahu lancang kuning pun memutar arah kembali setelah sampai dibawah jembatan kapuas. Dan kemudian merapat di taman Alun Alun Kapuas.

Kapal Lancang Kuning di alun alun kapuas pontianak

Air Mancur di Alun alun kapuas pontianak

Jembatan Kapuas Pontianak

Sebenarnya masih ada Keraton/ Istana Kadariah dan masjid Jami' yang ingin saya kunjungi, Namun waktu tak memungkinkan. Perjalanan singkat ini benar benar tak terlupakan, rasa rindu akan suasana kota Pontianak terbayar dengan mengunjungi beberapa wisata yang ada, dan mencicipi beberapa kuliner. Berwisata kali ini tak perlu menguras isi dompet, kenyataannya duit didompet yang tinggal seratus ribu masih ada sisa dua puluh tiga ribu. Aku tersenyum kembali.. Aaaahh senangnya...:)













Read More

Pontianak ( Kalimantan Barat )

Kota kelahiran ku ini bukanlah pusat nya wisata alam, Ia tak memiliki pantai berlaut biru, hijau Tosca atau Pink seperti yang ada di pulau sulawesi, sumatera maupun jawa. Kota Pontianak hanya memiliki kebanggaan Tugu Khatulistiwa, Keraton Kadariah , Rumah Radank, dan  Sungai Kapuas yang katanya menjadi sungai terpanjang di Kalimantan, kalo pun ada wisata alam, aku harus menempuh perjalanan berjam2 untuk mencapai air terjun, pantai, atau danau, bahkan mencapai Pulau Simping yang sudah dinobatkan menjadi pulau terkecil didunia...

Namun aku tak berkecil hati,karena dikota Pontianak merupakan pusat wisata kuliner,dari jajanan pasar,  kue tradisional maupun kuliner lainnya,berbagai macam aku bisa temukan disini, enak murah lagi...hehehe

Dan kota pontianak bukanlah kota yang besar, ia bisa dikelilingi dalam waktu 1 hari dari ujung keujung..( siapkan pantat utk duduk dimotor berlama2 ye )

Nah kali ini aku ingin mengenalkan beberapa kuliner yang bisa kamu coba saat bertandang ke pontianak, yang pasti kuliner ini bisa jadi ciri khas kuliner kota Pontianak

CHAI KWEE
kamu bisa menemukan banyak rumah makan menjual jajanan ini..salah satunya dikawasan jalan rajawali, isi dari chaikwee ini adalah bengkoang atau daun kucai, dimakan bersama kuah sambal...

Kue Tradisional PUTU PIRING
setiap malam dijual di area sungai jawi, terbuat dari tepung beras dan dalam nya isi gula merah..rasanya kurang lebih seperti putu ayu.

kembang TAHU
dijual setiap pagi sebagai sarapan..bisa kamu dapatkan didaerah sungai jawi atau didaerah kaisar 


BUBUR PADAS
kuliner ini benar2 khas dari kalimantan , kamu bisa menemukan kuliner ini disekitaran jalan merdeka atau gang padi, terbuat dari macam2 sayuran dan dilengkapi dengan taburan kacang serta ikan teri dan kuah sambal..hmm yummiee

MI SAGU
kuliner ini enak dimakan saat musim dingin, aroma mi sagu nya benar2 menggugah selera, kamu bisa menemukan kuliner ini di gang padi kedai PEMPEK MITHA,  kedai ini selalu ramai saat jam makan siang... karena hanganya hanya Rp 6.000/ perporsi

NASI GORENG IIN
nasi goreng ini sangat terkenal dipontianak, terletak dikawasan jalan johar, pas dipersimpangan lampu merah..bukaya dari sore..namun kalo malam kesini, siap2 mengantri ya,,karena laris banget ni kuliner.. 

DURIAN
siapa yang tak kenal buah musiman ini....kalo kamu bertandang kepontianak tepat dimusim buah durian, kamu bisa menikmati sepuasnya durian ini , dengan harga seperti dibandrol, bahkan bisa  Rp 5.000/buah jika sudah benar2 puncak musimnya.. kawasan Jl Tengku Umar selalu dipenuhi penjual durian ini..makan disana semakin malam semakin ramai...

SOTONG PANGKONG
kuliner ini menjadi ciri khas pada saat bulan ramadhan, namun karena peminatnya cukup banyak, makan jajanan ini dijual setiap hari dari sore ampe tengah malam, kamu bisa menemukannya di Jalan merdeka ,berjejer penjual menjual sotong pangkong ini..dinamakan sotong pangkong,  karna setelah dibakar sotongnya di pukul2 menggunakan martil sampai tipis dan lembut, kemudian disajikan bersama kuah cabe+kacang...aduhaaaiii tak cukup sekali makan ini..bawaannya pengen nambah nambah dan nambah lagi...harganya sesuai ukuran ya,..semakin besar ukuran yang kamu pilih semakin mahal..berkisar dari Rp 5.000 sampai 20.000

Sebenarnya masih banyak lagi kuliner lainnya yang bisa kamu dapatkan dipontianak, siapkan saja isi dompet dan perutnya...selamat mencoba ya teman2,



Read More