Tampilkan postingan dengan label KALIMANTAN BARAT. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label KALIMANTAN BARAT. Tampilkan semua postingan

Senin, 11 Juni 2018

Berwisata Mengelilingi Sungai Kapuas di Pontianak Dengan Kapal Lancang Kuning

Ini bukan pertama kalinya saya menaiki sebuah kapal kayu yang menjadi kapal wisata saat bertandang ke kota kelahiran saya Pontianak. Namun baru kali ini Saya sempat menuliskannya. Liburan yang singkat ini, lagi lagi Saya antusias untuk naik kapal kayu yang lebih populer disebut Kapal Lancang Kuning,  untuk menikmati suasana sungai kapuas.

Kapal Lancang Kuning Pontianak

Selasa, 20 Juni 2017

Berlibur Kerumah Nenek di Desa Segedong Kalimantan Barat

Tak pernah kusangka sebelumnya, rumah yang tadinya roboh, sekarang telah berdiri kembali, mungkin inilah rejeki yang dititipkan oleh Allah kepada kakakku, sehingga ia bisa membangun kembali rumah datok kami, yang tadinya hanya tinggal puing puing kayu saja.

Rumah ini adalah milik datokku, dan emakku lahir disini, menikah disini, dan melahirkan beberapa anak pun dirumah tua ini.

Rumah Datok 
Rumah Datok sebelum di Bangun ulang
Anak datok hanya 4 orang, dan itu pun semua wanita, dan emakku anak ke2, yang mana saat ini hanya tertinggal 2 yang masih hidup. Sementara emakku, kakaknya dan datok nenekku pun telah tiada.

Ketika aku kecil, rasanya disinilah aku selalu dibawa emakku berlibur, berjalan kaki sekitar 3km, dan jika aku  merasa lelah, emak biasanya menunggu orang yang lewat menggunakan sampan, dan aku ditumpangkan kesampan tersebut, dan emakku lanjut berjalan kaki. Kalo ditanya apa emakku tidak takut anaknya dibawa lari ? jawabannya tidak, karena datokku cukup dikenal di desa kecil ini. dan beliau sangat dihormati, sehingga tak mungkin cucunya diapa apakan orang desa ini.

Ponakan Sedang bermain dirumah Enyang nya
Dirumah datok ini cukup besar, berdinding dan berlantai kayu, dan rumah ini cukup tinggi, sehingga kolong rumah bisa kujadikan tempat bermainku, tempat datok beternak ayam, dan tempat menyimpan kayu bakar dan kelapa kering. Sedangkan parit kecil yang ada didepan rumah, merupakan parit favoritku untuk belajar berenang.

Ruang Tamu 

Dapur 
Sekarang rumah ini didirikan dengan bentuk yang sama, tetap berbahan kayu, berdinding kayu, dan berlantai kayu. Menetes airmataku melihat rumah ini, karena masih bisa kurasakan betapa rumah ini kebanggaanku disaat liburan berlangsung. Aku pasti dibawa kesini, bermain bersama anak2 yang lain, berenang, bermain sampan, dan menikmati air kelapa, serta dimasakkan ayam goreng sama datok. 

Jembatan ini tempat aku bermain perosotan dengan pelepah pinang, dan dari jembatan ini aku sering melompat dan berenang
Terimakasih kakakku, Idemu membangun rumah datok, dan menjadikan tempat kumpul keluarga, patut aku acungkan jempol, Tujuanmu mulia, agar kenangan emak tidak hilang dirumah ini.


Musholla yg sudah tak terpakai lagi dan orang yang memancing ikan gabus

Roti Kaleng Favorit Datok 
Semoga saat bisa kembali ke Pontianak, aku bisa menginap lagi disini. Karena aku suka dengan suasana pagi yang segar, dimana suara burung bersahut sahutan menyambut hadirnya sang mentari.




Jumat, 16 Juni 2017

Wisata Nusantara Mempawah Kalimantan Barat

Selain Wisata Mangrove dan Pantai Kijing yang saya kunjungi selama berada di kota Mempawah, kali ini saya lagi lagi ditemani oleh ibu hamil yang baik hati mengunjungi sebuah taman bersantai yang bernama Wisata Nusantara.

Tepi Laut Taman Wisata Nusantara
Taman ini masih menjadi favorit wisata bagi masyarakat kota Mempawah, karena posisinya memang berada ditepi jalan raya, sehingga sangat mudah menemukannya, dan katanya taman ini dibuka sampai malam.

Memasuki taman Wisata Nusantara, kita wajib membayar parkir motor sebesar Rp 2.000 dan biaya masuk sebesar Rp 10.000/ orang.

Didalam kawasan taman ini ada beberapa arena permainan anak2, kolam renang, Flyingfox, engkol perahu , dimana untuk menikmati wahana ini dikenakan tambahan biaya bekisar Rp 5.000- 25.000, namun ada juga yang bisa dinikmati secara gratis, seperti perosotan dan ayunan yang ada disekitaran taman.

Sebagian Sudah Ada Yang Rusak

Permainan Untuk Anak Anak
Gazebo dan beberapa Ayunan di Taman Nusantara
Area Kolam Renang di Wisata Nusantara

Area Kolam Yang Terbengkalai di Wisata Nusantara
Menurut saya, taman ini kurang terawat, dilihat dari beberapa wahana yang mulai kotor, dan rusak namun masih ada spot terbaik untuk bersantai, yakni diujung jembatan. dimana saat sore hari, waktu yang pas berada disini sembari menikmati suasana laut dengan suara ombak yang memecah karang.


Pulau Penibung yang Terlihat jelas dari Ujung Jembatan

Selain tempat bersantai dan bermain, Wisata Nusantara ini juga merupakan sebuah hotel & Resort, dimana jika ingin lebih lama berada di taman ini, pengunjung bisa menginap disini.

Wisata Nusantara Hotel & Resort
Jalan Raya Pontianak - Mempawah Km 73.5
Telepon : 0561 -7046999












Jumat, 09 Juni 2017

Wisata Pantai Kijing Mempawah Kalimantan Barat

Sebelum saya mengunjungi wisata mangrove yang ada di kota Mempawah, Saya mengunjungi sebuah pantai tua yang sudah ada sejak saya masih kecil. Namanya Pantai Kijing.

Terakhir kepantai ini saat perpisahan bersama teman teman SMP tahun 1995, nah bayangin aja sudah 22 tahun  saya tidak pernah kesini lagi.  Mungkin 2017 ini kesempatan saya untuk sedikit mengenang kembali masa masa remaja saya bersama teman teman bermain dan berlari lari disekitaran pantai kijing.

Bebatuan yang ada di Pantai Kijing
Cuaca saat itu cukup panas, dan terasa membakar kulit. Namun dengan cuaca cerah begini pantai tampak indah, apalagi saat itu air sedang pasang. Nah inilah kesempatan saya untuk mengexplore Pantai. Dan sayapun membela belakan diri  menempuh perjalanan sekitar 1jam 45 menit menggunakan motor dari Pontianak menuju kota mempawah ini.

Jejeran pohon kelapa menyambut kedatangan saya di pos penjagaan, dan saya membayar biaya masuk Rp 10.000/orang. Sepanjang jalan masuk kawasan pantai kijing, pohon kelapa inilah yang melindungi saya dari panasnya cuaca siang ini.

Pintu Masuk kawasan Pantai Kijing

Sepanjang Jalan diapit oleh pohon kelapa
Hari minggu ini pengunjung cukup ramai, ada yang memasang tenda, ada yang sedang makan siang, dan ada pula yang sedang duduk2 saja sembari berselfi, namun ada juga yang berani mandi dibawah sengatan matahari.
Bersantai di Gazebo
Pengunjung sedang bermain air
Untuk cafe sangat banyak disini, sehingga tak perlu khawatir kelaparan, dan untuk pedagang keliling juga ada yang lalu lalang sepanjang pantai ini.

Tak banyak perubahan yang saya liat dari kondisi pantai dan bangunan disini. Hanya musholla nya saja yang sudah seharusnya diperbaiki dan dijaga, karena kondisinya kotor.



Menikmati kembali Suasana di Pantai Kijing





Gerbang Utama Pantai Kijing

Note:
** Menggunakan kendaraan pribadi lebih disarankan, karena untuk masuk kedalam kawasan pantai cukup jauh.
** Jaga kebersihan ya guys, saya begitu sedih melihat sampah berserakan di atas pasir dan rumput selama berada di kawasan pantai Kijing.


Pantai Kijing tahun 1995 



Selasa, 06 Juni 2017

Wisata Mempawah Mangrove Park Kalimantan Barat

Saat ini wisata mangrove sedang gencar gencarnya di buka di tiap kota yang ada di Indonesia, namun sebenarnya apa sih hutan mangrove itu ? dan apa manfaatnya ? Nah dibawah ini sedikit saya jelaskan apa itu mangrove dan manfaatnya berdasarkan info yang ada di pos Mempawah Mangrove Conservation ( MMC )

Tempat Bersantai di Mempawah Mangrove Park
Apa itu Mangrove ?
Dalam bahasa inggris kata mangrove digunakan baik untuk komunitas tumbuhan yang tumbuh di daerah jangkauan pasang surut maupun untuk individu - individu jenis tumbuhan yang menyusun komunitas tersebut. Hutan mangrove dikenal juga dengan istilah tidal forest, coastal woodland, dan hutan payau, Selain itu hutan mangrove oleh masyarakat Indonesia dan negara Asia Tenggara lainnya yang berbahasa Melayu sering disebut dengan HUTAN BAKAU.

Lokasi  Mempawah Mangrove Park
Apa saja manfaat Hutan Mangrove ?
1. Menjaga agar garis pantai tetap stabil
2. Melindungi pantai dan sungai dari bahaya erosi dan abrasi
3. Menahan badai / angin kencang dari laut
4. Menahan hasil proses penimbunan lumpur, sehingga memungkinkan terbentuknya lahan baru
5. Menjadi wilayah penyangga, serta berfungsi menyaring air laut menjadi air daratan yang tawar
6. Mengolah limbah beracun, penghasil O2 dan penyerap CO2
7. Tempat berlindung, bersarang dan berkembang biak dari burung serta satwa lain.

Hutan Mangrove Mempawah Park yang sudah jadi tempat wisata
Nah saat saya berlibur di kota Mempawah Kalimantan Barat, saya berkesempatan mengunjungi wisata hutan mangrove ini, Lokasi mangrove tepat disamping Taman Makam Pahlawan kota Mempawah.

Seperti biasa kendaraan kita akan disambut oleh tukang parkir yang akan meminta uang retribusi Rp 2.000.  Setelah memarkirkan kendaraan, kita akan berjalan sedikit dan akan menemukan kembali pos tiket, cukup terjangkau kok harganya Rp 5.000/ orang saja untuk masuk kedalam hutan mangrove ini.

Tiket Masuk Hutan Mangrove Mempawah Park
Area wisata Mangrove sepertinya masih tahap penyelesaian, sehingga masih ada beberapa orang yang sedang mempersiapkan tempat duduk untuk bersantai, Namun secara keseluruhan, para pengunjung sudah bisa menikmati area wisata ini dengan leluasa.

Semoga saja, Hutan Mangrove yang didirikan oleh Mempawah Mangrove Conservation ( MMC ) ini, tetap terjaga kebersihan dan kelestariannya, Sehingga menjadi tempat wisata kebanggaan bagi masyarakat kota Mempawah.

Pos Informasi mengenai Hutan Wisata Mangrove
Dan dari area wisata hutan mangrove ini, pengunjung juga bisa menyebrang ke pulau Penibung dengan biaya Rp 20.000/ orang pp, konon katanya sunset dari pulau Penibung ini sangat bagus, sayang saat saya kesana, air sedang surut, dan pengunjung tidak ada yang ingin menyebrang, sehingga saya pun mengurungkan niat untuk menyebrang kalo hanya sendiri.

Pulau Penibung yang Tampak dari Hutan Mangrove
Tetap jaga kebersihan ya guys...Dan saya mengucapkan terimakasih kepada sahabat terbaik, yang meski dalam keadaan hamil besar, tetap keukeh ingin menemani saya mengunjungi wisata yang ada di mempawah. 



Ibu Hamil juga pengen Narsis :) 


Salam dari Sarahjalan.com











Sabtu, 06 Mei 2017

Berwisata Murah Di Kota Khatulistiwa Pontianak

Kota Pontianak merupakan ibu Kota Provinsi Kalimantan Barat, dikota yang memiliki cuaca yang cukup panas ini, kita tidak akan menemukan pantai yang berwarna biru, hijau tosca, dengan hamparan pasir putih yang lembut, tidak ada air terjun, bahkan tidak ada gunung yang bisa didaki. Namun kita akan menemukan beberapa wisata budaya yang bisa dikunjungi yang pastinya tetap bisa memberikan kesan yang sangat menyenangkan, dan beberapa tempat wisata ini bisa di jelajahi dalam waktu satu hari saja.


Tugu Khatulistiwa Pontianak

Setelah urusan saya selesai bersama keluarga, saya hanya memiliki sisa waktu 1 hari untuk bersantai di kota Pontianak. Nah pilihan saya kali ini ingin menjelajah wisata kota Pontianak dengan menggunakan sepeda motor, maklum saja saat ini mencari angkutan umum atau Oplet di pontianak sudah susah, karena rata rata masyarakat disini sudah memilih menggunakan kendaraan pribadinya.

Tempat wisata yang pertama saya kunjungi adalah :

1. TUGU KHATULISTIWA
Tugu Khatulistiwa merupakan salah satu icon kota Pontianak. Hal yang selalu dinanti oleh masyarakat lokal dan wisatawan lainnya adalah saat  terjadinya kulminasi matahari  dimana matahari tepat berada di atas kepala, sehingga menghilangkan semua bayangan benda benda disekitaran. ketika terjadinya kulminasi, bayangan tugu khatulistiwa pun akan menghilang beberapa detik saat diterpa sinar matahari. Peristiwa kulminasi ini terjadi dua kali dalam setahun yakni pada bulan maret dan september.

Jam operasional tugu khatulistiwa yakni setiap hari senin - jum'at dari pukul 07.30 -17.00 wib dan sabtu - minggu dari pukul 08.00-16.00wib. Memasuki area tugu, kita tidak dikenakan biaya sepeserpun alias gratis, hanya saja kita di persilahkan mengisi buku tamu.


Monumen Tugu Khatulistiwa

Suasana Dalam Tugu Khatulistiwa

2. RUMAH BETANG

Setelah berkunjung ke Tugu Khatulistiwa, saya kembali ke pusat kota Pontianak, cukup memakan waktu perjalanan sekitar 45 menit mengendarai sepeda motor , saya sudah sampai di rumah Betang / rumah Panjang yang berada di jalan Sutoyo. 

Rumah Betang adalah rumah tradisional yang menjadi rumah adat dari Suku Dayak. Ciri khas bangunan rumah Betang adalah ukirannya, dan semua bahan bangunan rumah ini terbuat dari kayu ulin, mulai dari tiang peyangga, dinding, lantai, hingga tangganya.

Rumah Betang sering dijadikan tempat bermacam kegiatan, festival budaya, latihan menari,  dan acara adat suku dayak. Tak heran rumah Betang selalu ramai dikunjungi saat sore hari.

Rumah Betang Jl. Sutoyo Pontianak

Rumah Betang Jalan Sutoyo Pontianak

3. MASJID RAYA MUJAHIDIN

Sebelum makan siang, Saya menyempatkan diri untuk menunaikan sholat zuhur. Cukup mengendarai motor 4 menit dari rumah Betang, saya sudah sampai di sebuah masjid yang cukup megah, ya masjid Raya Mujahidin namanya , merupakan masjid terbesar di kota Pontianak.

Masjid Mujahidin Pontianak

Ruangan Masjid Mujahidin

4. RUMAH RADAKNG

Usai sholat dan menyantap makan siang, saya kembali melanjutkan perjalanan saya kerumah Radakng. Nah rumah Radakng ini terletak di jalan Sutan Syahrir kota baru Pontianak. Dari masjid Raya Mujahidin, hanya membutuhkan waktu 15 menit saja. Saya cukup terkesan melihat rumah panjang ini, begitu besar,  panjang dan tinggi, tak jauh beda dengan rumah Betang.  Dengan panjang bangunan 138meter dan lebar 5 meter serta tinggi 7 meter. rumah Radakng sering dijadikan tempat untuk mengadakan festival musik , budaya maupun gawai dayak.

Rumah Radakng Pontianak

Rumah Radakng Pontianak

5. TAMAN ALUN ALUN KAPUAS

Dari rumah Radakng menuju Taman Alun2 Kapuas saya hanya membutuhkan waktu 20 menit saja, Dan kali ini saya ingin berwisata sungai Kapuas dengan menaiki perahu Lancang Kuning. Cukup membayar Rp 15.000 saya sudah bisa bersantai diatas perahu. Hari ini saya beruntung, karena tidak perlu menunggu lama, penumpang perahu sudah penuh, artinya...pertualangan di sungai kapuas di mulai.

Betapa hilang rasa lelah ini, ketika saya kembali bisa menikmati pemandangan masyarakat yang masih mandi disungai dengan menggunakan kain kemban yang hanya dililitkan diatas dada,  anak2 yang berlari lari sambil meloncat dari jembatan langsung kesungai, aaahh jadi ingat, inilah diriku dimasa kecil, ternyata aktifitas puluhan tahun itu, masih ada sampai sekarang. Aku tersenyum dan lagi lagi tersenyum serta bergumam, semoga sampai kapanpun sungai Kapuas ini tetap menjadi kehidupan masyarakat di Pontianak. Senja mulai menunjukkan warnanya, perahu lancang kuning pun memutar arah kembali setelah sampai dibawah jembatan kapuas. Dan kemudian merapat di taman Alun Alun Kapuas.

Kapal Lancang Kuning di alun alun kapuas pontianak

Air Mancur di Alun alun kapuas pontianak

Jembatan Kapuas Pontianak

Sebenarnya masih ada Keraton/ Istana Kadariah dan masjid Jami' yang ingin saya kunjungi, Namun waktu tak memungkinkan. Perjalanan singkat ini benar benar tak terlupakan, rasa rindu akan suasana kota Pontianak terbayar dengan mengunjungi beberapa wisata yang ada, dan mencicipi beberapa kuliner. Berwisata kali ini tak perlu menguras isi dompet, kenyataannya duit didompet yang tinggal seratus ribu masih ada sisa dua puluh tiga ribu. Aku tersenyum kembali.. Aaaahh senangnya...:)













Kamis, 26 November 2015

Berburu Kuliner Khas Kota Pontianak


Pontianak ( Kalimantan Barat )

Kota kelahiran ku ini bukanlah pusat nya wisata alam, Ia tak memiliki pantai berlaut biru, hijau Tosca atau Pink seperti yang ada di pulau sulawesi, sumatera maupun jawa. Kota Pontianak hanya memiliki kebanggaan Tugu Khatulistiwa, Keraton Kadariah , Rumah Radank, dan  Sungai Kapuas yang katanya menjadi sungai terpanjang di Kalimantan, kalo pun ada wisata alam, aku harus menempuh perjalanan berjam2 untuk mencapai air terjun, pantai, atau danau, bahkan mencapai Pulau Simping yang sudah dinobatkan menjadi pulau terkecil didunia...

Namun aku tak berkecil hati,karena dikota Pontianak merupakan pusat wisata kuliner,dari jajanan pasar,  kue tradisional maupun kuliner lainnya,berbagai macam aku bisa temukan disini, enak murah lagi...hehehe

Dan kota pontianak bukanlah kota yang besar, ia bisa dikelilingi dalam waktu 1 hari dari ujung keujung..( siapkan pantat utk duduk dimotor berlama2 ye )

Nah kali ini aku ingin mengenalkan beberapa kuliner yang bisa kamu coba saat bertandang ke pontianak, yang pasti kuliner ini bisa jadi ciri khas kuliner kota Pontianak

CHAI KWEE
kamu bisa menemukan banyak rumah makan menjual jajanan ini..salah satunya dikawasan jalan rajawali, isi dari chaikwee ini adalah bengkoang atau daun kucai, dimakan bersama kuah sambal...

Kue Tradisional PUTU PIRING
setiap malam dijual di area sungai jawi, terbuat dari tepung beras dan dalam nya isi gula merah..rasanya kurang lebih seperti putu ayu.

kembang TAHU
dijual setiap pagi sebagai sarapan..bisa kamu dapatkan didaerah sungai jawi atau didaerah kaisar 


BUBUR PADAS
kuliner ini benar2 khas dari kalimantan , kamu bisa menemukan kuliner ini disekitaran jalan merdeka atau gang padi, terbuat dari macam2 sayuran dan dilengkapi dengan taburan kacang serta ikan teri dan kuah sambal..hmm yummiee

MI SAGU
kuliner ini enak dimakan saat musim dingin, aroma mi sagu nya benar2 menggugah selera, kamu bisa menemukan kuliner ini di gang padi kedai PEMPEK MITHA,  kedai ini selalu ramai saat jam makan siang... karena hanganya hanya Rp 6.000/ perporsi

NASI GORENG IIN
nasi goreng ini sangat terkenal dipontianak, terletak dikawasan jalan johar, pas dipersimpangan lampu merah..bukaya dari sore..namun kalo malam kesini, siap2 mengantri ya,,karena laris banget ni kuliner.. 

DURIAN
siapa yang tak kenal buah musiman ini....kalo kamu bertandang kepontianak tepat dimusim buah durian, kamu bisa menikmati sepuasnya durian ini , dengan harga seperti dibandrol, bahkan bisa  Rp 5.000/buah jika sudah benar2 puncak musimnya.. kawasan Jl Tengku Umar selalu dipenuhi penjual durian ini..makan disana semakin malam semakin ramai...

SOTONG PANGKONG
kuliner ini menjadi ciri khas pada saat bulan ramadhan, namun karena peminatnya cukup banyak, makan jajanan ini dijual setiap hari dari sore ampe tengah malam, kamu bisa menemukannya di Jalan merdeka ,berjejer penjual menjual sotong pangkong ini..dinamakan sotong pangkong,  karna setelah dibakar sotongnya di pukul2 menggunakan martil sampai tipis dan lembut, kemudian disajikan bersama kuah cabe+kacang...aduhaaaiii tak cukup sekali makan ini..bawaannya pengen nambah nambah dan nambah lagi...harganya sesuai ukuran ya,..semakin besar ukuran yang kamu pilih semakin mahal..berkisar dari Rp 5.000 sampai 20.000

Sebenarnya masih banyak lagi kuliner lainnya yang bisa kamu dapatkan dipontianak, siapkan saja isi dompet dan perutnya...selamat mencoba ya teman2,