Sunday, 2 December 2018

Susah Move On Dari Keindahan Laut Sabang dan Aceh

Telpon dari teman yang berada di Jakarta membuatku sedikit kaget dan galau, gimana tidak ajakan trip dadakan  Sabang - Banda Aceh membuatku panas dingin, antara mau ikut atau gak. Jika tidak ikut aku pasti menyesal ucapku dalam hati , karena Sabang dan Banda Aceh merupakan Tempat Wisata  yang memang ingin aku kunjungi sejak terjadinya musibah besar Tsunami. 

Syukur nya teman ku itu memberikan itenary dan rincian share cost, sehingga setelah aku baca baca ternyata masih cukup dengan isi celengan recehku, akhirnya deal, aku ikut dengan jalan jalan dadakan ini untuk menikmati salah satu Wisata Indonesia yang memiliki keindahan alam yang luar biasa.

Pantai Iboih


Bersyukur dijaman sekarang ini , membeli tiket pesawat itu gak perlu pergi ke konter, atau ke travel karena dengan menggunakan aplikasi PegiPegi yang sudah aku download di handphone, aku langsung  bisa membeli tiketnya dengan mudah dan cepat, karena sistem pembayaran nya pun bisa menggunakan kartu kredit.



Langsung  deh aku browsing tiket Batam - Aceh,  kemudian pilih maskapai dan jam keberangkatan, trus isi data diri sesuai kartu tanda penduduk , dan pilih cara pembayaran , tak lupa aku memasukkan kode discount dikolom pembayaran agar aku bisa mendapatkan potongan harga. Setelah itu bayar, dan selang beberapa menit, e tiket kuterima melalui email... Duuh senang banget, awal desember ini aku mulai  menikmati liburan dari kota yang memang aku impikan sejak lama.




Ketika hari yang ditunggu tunggu tiba, aku pun sampai bandara udara Aceh, dan mepo bersama teman2 yang lain juga disini. Setelah berkumpul semua, kamipun langsung menjalankan itenary yang pertama, yakni ke pantai lampuuk, dengan ditemani oleh pak supir dimana saat kami merental mobil lengkap dengan supirnya juga :) 

Pantai  Lampuuk

Lokasi Pantai lampuuk berada diwilayah barat Aceh, sekitar 15 Kilometer dari kota Banda Aceh, karena belum ada transportasi umum yang lewat sampai pantai lampuuk, makanya kami merental mobil berikut supirnya. Pantai lampuuk memiliki garis pantai yang cukup panjang yakni sekitar 5 meter, dengan ombak yang cukup tinggi membuat kami dan para pengunjung tetap berhati hati saat menikmati keindahan lautnya. Namun keindahan pasir putih nan lembut, dan warna air laut yang hijau dan biru membuat kami benar benar merasa betah berada disini. Untuk kuliner, sudah tersedia di sekitaran Pantai Lampuuk dan rasanya pun enak enak. 

Pengunjung menikmati Pantai Lampuuk


Enggan pulang menikmati sunset

Meski enggan meninggalkan Pantai Lampuuk yang indah ini, kami harus melanjutkan itenary selanjutnya, 

Gampong Nusa

Karena malam ini kami akan menginap dirumah warga, sekalian kami mau melihat anak anak dari Gampong Nusa berlatih tarian Rapai Geleng.  Gampong Nusa sudah terkenal di malaysia dan singapura juga, terbukti saat kami tiba di sana, kami juga berkenalan dengan wisatawan dari negara tersebut.  Asiknya menginap di Gampong Nusa, para wisatawan akan mendapatkan hidangan makan malam dengan lauk pauk khas Aceh.


Makan bersama wisatawan dari Malaysia 



Ikut Berlatih bermain musik Rapai Geleng

Rapa'i geleng ini tidak hanya dimainkan oleh anak anak saja, namun orang dewasa pun juga memainkannya, bahkan mereka sudah pernah diundang ke Jepang loh. waaah ikut bangga ya tarian khas Indonesia sudah dikenal diluar sana.

Setelah puas menyaksikan mereka berlatih, kami pun pulang kerumah untuk beristirahat. Keesokan paginya, setelah kami diberi sarapan nasi goreng, kami diajak kepuncak. dimana puncak ini tempat para warga Gampong Nusa menyelamatkan diri dari terjangan Tsunami :( 

Bersama Penduduk Gampong Nusa, menyaksikan Sunrise 

Matahari mulai naik, kami pun bergegas turun kebawah karena pagi ini kami akan melanjutkan perjalanan kami ke Sabang. Setelah mandi dan berberes beres, tak lama kembali pak supir menjemput kami untuk mengantarkan kami ke pelabuhan Ulee- Lheue  ,namun kami ketinggalan kapal cepat yang jam 9.30 jadinya kami naik Kapal KMP BRR yang perjalanannya hampir 2 jam, ( dari jam 10.30 - 13.00 ) dan kami memilih duduk di VIP room dengan biaya sebesar Rp 58.000, ruangannya adem juga  karena ada AC, sehingga kami bisa mengistirahatkan badan dengan nyaman, yang ekonomi sekitar Rp 30.000 sudah termasuk pajak.


Jadwal Kapal BRR senin, selasa, kamis, dan jum'at  jam 14.00

Jadwal Kapal BRR rabu, sabtu dan minggu Jam 10.30 dan 16.30

Setelah sampai dipelabuhan Balohan Sabang, kami naik Taxi lagi menuju Iboih dengan biaya Rp 50.000 per orang , setelah menempuh perjalanan kurang lebih 45 menit , kami sampai di Iboih.

Snorkling di Pulau Rubiah


Tepat di depan Pantai Iboih ialah Pulau Rubiah,  Pulau yang dari kejauhan sudah nampak penuh dengan  ramainya orang yang melakukan snorkeling, maklum saja kami sampai saat itu hari minggu,  Namun tak mengurungkan niat teman2ku untuk mengambang dan menyelam..dan aku pun juga tak sabar melihat ikan2 yang katanya banyak disana, Cukup nyebrang 10 menit dari Pantai Iboih, kami sudah sampai Di Pulau Rubiah, dan setelah membeli umpan ikan berupa indomie rebus 1 bungkus Rp 5.000 kami pun mulai beraksi..

Waaahh baru saja menyelam, teman2 sudah bersorak...disini ikannya banyaaaakkk...ayo ayo kesini..dan mulailah kami menikmati snorkeling , Dan waaahh gemes deh liat ikan2nya banyaakkk rasanya pengen kutangkap..heheheh .. Namun setelah aku disengat Bayi ubur2..aku lebih memilih mengapung dipelampung cantikku yang kubawa dari Batam, dan teman2 tetap memilih menyelam. 2 jam tak terasa, tangan sudah berkerut karna kedinginan di air, membuat kami memutuskan untuk berhenti, Berat hati rasanya namun apa daya harus keluar dari air.


Motret Ikan dari Atas Pelampung saja

Teman Ku Mbak Sri sedang memberi makan ikan di Pulau Rubiah

Yang saya salut dari Pulau Rubiah ini ya, dimana begitu banyak pengunjung namun pantai nya tetap bersih, dan mereka taat dengan peraturan, untuk tidak mengambil karang, membuang sampah dsb, Patut dicontoh deh ketaatan pengunjung di Pulau Rubiah, oh ya, masuk kerubiah gratis ya, hanya saja biaya untuk nyebrang dari pantai Iboih ke rubiah kami dikenakan biaya Rp 150.000 pp/ per kapal muatan 8 orang. dan Sewa Life Jacket , Fin dan Kacamata sekitar Rp 40.000an.


Freddies Santai Sumurtiga

Setelah snorkling akhirnya, kami kembali di jemput oleh supir menuju Resort Santai Sumur Tiga, yang telah kami pesan dari pegipegi juga. Proses pemesanan juga mudah loh ya, sama seperti kita pesana pesawat  dan kereta, yakni, pilih hotel sesuai nama daerahnya, pilih tanggalnya, masukkan data diri, kemudian lakukan pembayaran deh, selang beberapa menit, konfirmasi pembelian Hotel akan kita terima melalui email.



Pertama masuk ke sumur tiga, agak ragu ragu juga dengan hotelnya karena masuk dalam gang kecil gitu, namun setelah sampai di hotelnya, Ya ampun,,,aku takjub banget dengan indahnya pantai sumur tiga, asli gak sabaran buat main disana deh. lautnya keceeeeeee 

View dari Depan Hotel

Cafe Sumur Tiga

Kamar di Freddies Santai Sumurtiga

Setelah proses check in selesai, kamipun masuk kekamar dan meletakkan barang barang, karena aku agak pusing, jadi kedua temanku saja yang langsung nyemplung lagi dipantai, sementara aku memilih istirahat, dan sore hari baru aku turun ke pantai, itupun langit tiba tiba mendung, namun aku tetap bisa menikmatinya hingga menjelang maghrib.  Setelah puas dan langit pun gelap, akhirnya kami kembali ke Hotel untuk beristirahat.

Ombak yang mulai tinggi, dan awan yang mulai gelap
Dalam setiap perjalananku sekarang, aku selalu memanfaatkan applikasi dari Pegipegi , Alasannya pegipegi itu sudah terhubung langsung dengan lebih dari 7.000 pilihan hotel, 20.000 rute penerbangan, serta lebih dari 1.600 rute kereta api dan Kereta Api Bandara ( Railink ).  Selain itu pilihan pembayaran yang mudah bisa dilakukan dengan cara transfer bank maupun kartu kredit. So tak perlu banyak alasan deh mau berwisata ke seluruh Indonesia, karena ada  pegipegi. Customer servicenya 24 jam loh, siap memberikan pelayanan yang terbaik untuk kita semua. :) 
















8 comments:

  1. Bolak balik ke Banda baru tau tentang Gampong Nusa, kudet banget aku ya hahaha. Untung baca postingan ini. Btw tempat nginepnya kece, sering direkomendasikan banyak orang.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Gampong Nusa masuk dalam eco wisata, enak loh suasana disana...adeemm

      Delete
  2. Akk, terpesona keindahan lautnya,cantik sekali..wonderful Indonesia..

    ReplyDelete
  3. nah kalo jalan jalan trus dapet nilai lokal jadi istimewa sekali...apalagi bisa main alat musik bareng dan makan bareng...nuansa kebersamaannyaseru yaaa...

    ReplyDelete
  4. pantai lampuuk, dulu kena tsunami disana, sekarang udah cantik lagi..

    -Traveler Paruh Waktu

    ReplyDelete
  5. Akhir tahun lalu sempet eksplore Sabang ... emang seruuuu

    ReplyDelete
  6. Aduuuh..keren banget tempatnyaaa..jadi mupeng nih..

    ReplyDelete
  7. Yuk kak main ke Sabang lagi, nyelam kitah. Cakep bener euyyyy

    ReplyDelete